Akhirnya! Taksi Terbang EHang 216 Mendarat di Jakarta

01/09/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Taksi terbang Ehang 216 merupakan kendaraan udara masa depan berteknologi otonom yang dirancang untuk perjalanan udara sesuai permintaan di wilayah perkotaan.

Prestige Motorcars telah berjanji untuk memboyong taksi terbang ke Tanah Air pada April lalu. Dikenal sebagai Ehang 216 kendaraan udara otonom yang dapat lepas landas dan mendarat vertikal listrik ini siap mewarnai langit Indonesia.

>>> IIMS 2021: Prestige Mau Bawa Taksi Terbang Ehang 216 ke Indonesia

Gambar menunjukan Ehang

Taksi terbang EHang sudah ada di dealer Prestige Image Motorcars, Jakarta (Instagram @bambang.soesatyo)

Akhirnya EHang 216 Tiba Juga di Jakarta

Janji itu kemudian dipenuhi oleh Prestige. Taksi terbang bernama EHang yang dijanjikan oleh Prestige Motorcars akhirnya mendarat juga di Jakarta. Taksi terbang EHang kini sudah berada di dealer Prestige Image Motorcars, Jakarta Utara. Hal itu diketahui dari postingan Instagram Stories @_rudysalim, yang diunggah pada 31 Agustus 2021.

"Unfolding soon," ujar Rudy Salim dalam unggahan foto EHang di Instagram Stories-nya.

Rudy Salim sempat mengatakan bahwa EHang tidak memerlukan adanya seorang pilot. Dikatakan juga bahwa untuk bisa menerbakan drone otonom ini dalam jarak 30 sampai 40 km itu hanya Rp 300 ribu

"EHang ini sama sekali tidak membutuhkan pilot karena kalau kita beli helikopter kita memerlukan seorang pilot dan engineer untuk memperbaikinya dan mengemudikan helikopter tersebut. Dan untuk biaya menerbangkan helikopter tersebut membutuhkan USD 8 per detik. Sedangkan karena Ehang ini adalah pesawat listrik biaya penerbangganya untuk 30 sampai 40 km itu hanya Rp 300 ribu,"  kata Rudy Salim saat mempresentasikan taksi otonom di IIMS Hybrid 2021 April lalu.

>>> Mau Beli Mobil Bekas? Ini Lokasi Dealer Toyota Bekasi

Gambar menunjukan Ehang

Taksi terbang EHang (Instagram @Shelviawt)

Taksi Terbang EHang 216

EHang 216 merupakan pesawat dengan ketinggian rendah, daya tinggi, dan dapat mengemudi sendiri yang dibuat menggunakan bahan komposit karbon dan logam untuk mencapai rasio kekuatan terhadap berat yang diperlukan. Panjang kendaraan furistrik ini adalah 5,61 m, tingginya 1,76 m, dan beratnya mencapai 360 kg. Pesawat ini mampu membawa muatan hingga 260 kg.

EHang 216 memiliki struktur yang dapat menampung hingga dua penumpang dengan ruang kaki dan ruang bagasi yang cukup. Badan pesawatnya didukung oleh roda pendarat tipe selip yang kaku, yang memastikan jarak yang cukup antara tanah dan rotor.

Badan pesawat dilengkapi dengan empat penyangga berbentuk V yang diperpanjang, yang tersebar pada jarak yang sama sehingga menyisakan ruang untuk masuk dan keluar penumpang. Selain itu EHang  216 juga memiliki dua pintu sayap camar berengsel di bagian atas, yang menempati lebih sedikit ruang dan memastikan bentuk aerodinamis. 

EHang 216 juga dapat melakukan penerbangan otonom sepenuhnya menggunakan sistem kontrol penerbangan lanjutan di dalam pesawat, sistem navigasi cerdas, dan sistem pemosisian global (GPS). 

>>> 76 SPBU Ramah Lingkungan Pertamina Beroperasi, Apa Kelebihannya?

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top