Kebijakan pemerintah Malaysia untuk mengeluarkan kebijakan diskon pajak mobil baru rupanya cukup manjur dalam meningkatkan penjualan mobil di tengah pandemi Covid-19. Meski terbukti dapat meningkatkan penjualan, kebijakan ini tidak akan diperpanjang di tahun depan.
Pengajuan perpanjangan telah ditolak
>>> Perlukah Rapid Test Antigen saat Pergi Libur Akhir Tahun di Jabodetabek?
Berakhir Pada 31 Desember 2020
Pemerintah Malaysia telah menyatakan bahwa tidak akan ada perpanjangan pembebasan pajak mobil melebihi jangka waktu yang ditentukan, yaitu 31 Desember. Adapun program ini berupa pembebasan pajak mobil 100% untuk pembelian mobil penumpang rakitan lokal (CKD) dan 50% untuk model impor penuh (CBU) yang telah diberlakukan sejak 15 Juni 2020.
Dilansir dari laman Paultan, hal ini terungkap dalam dokumen yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan Malaysia sebagai tanggapan atas permintaan dari Asosiasi Otomotif Malaysia (MAA) agar pembebasan pajak mobil ini dilanjutkan hingga 30 Juni 2021. MAA sendiri telah menyurati kementerian tersebut dua kali meminta perpanjangan pembebasan pajak kendaraan ini pada 16 Oktober dan 7 Desember.
Alih-alih mendapat sambutan baik karena dapat meningkatkan penjualan. Kementerian Keuangan Malaysia telah menolak wacana perpanjangan pembebasan pajak ini. Itu artinya program ini akan berakhir pada 31 Desember 2020.
“Terkait pembebasan pajak kendaraan ini, MAA sudah menerima surat penolakan perpanjangan dari pemerintah setelah 31 Desember 2020.” kata Presiden MAA Datuk Aishah Ahmad, ujarnya kepada Paultan.
>>> Jangan Sembarangan Buka Tutup Pintu Geser Mobil Elektrik
Penjualan mobil di Malaysia meningkat
Efek Pembebasan Pajak
Penjualan mobil di Malaysia beranjak naik setelah tiga bulan diberlakukannya pembebasan pajak penjualan di tengah pandemi Covid-19. Tercatat penjualan bulan Juli 2020 sebanyak 57.552 unit atau naik 13,2% dari catatan Juli 2019 yang hanya 50.854 unit.
Sedangkan penjualan bulan di Agustus 2020 lalu berada di angka 52.800 unit atau lebih rendah 8,2% atau selisih 4.752 unit dari penjualan bulan Juli. Meski begitu penjualan bulan Agustus 2020 lebih baik dari tahun 2019 meningkat sebanyak 1.652 unit. Sementara itu untuk bulan September mencapai 56.444 unit atau meningkat 7 persen dari Agustus 2020.
"Aktivitas masyarakat yang pergi ke showroom terlihat meningkat usai adanya pengumumkan pembebasan pajak dari pemerintah," kata MAA saat dikeluarkannya aturan pembebesan pajak kendaraan oleh Pemerintah Malaysia.
>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada di Cintamobil.com

