Disebut Kendaraan Paling Aman, Tesla Model S 2015 Gagal Uji Rem

12/07/2018

Pasar mobil
Share this post:
Disebut Kendaraan Paling Aman, Tesla Model S 2015 Gagal Uji Rem
Digadang-gadang sebagai kendaran listrik paling aman di jalan, otoritas pengujian otomotif Eropa melaporkan bahwa Tesla Model S gagal berhenti dalam simulasi pengeremannya.

Seperti yang dilaporkan oleh Luxembourg Wort, otoritas pengujian dan standarisasi Luksemburg (ILNAS) mengungkapkan bahwa Tesla Model S tidak dapat berhenti dan menabrak boneka mobil peraga meskipun hanya melaju 30 km/jam. Agensi tersebut merilis foto-foto pengujian, tetapi tidak meneruskan detail laporan kepada Tesla.

Menariknya, tes ini dilakukan menggunakan Tesla Model S 2015 dengan hardware autopilot generasi pertama. Tentunya, tahun model mobil tidak serta merta menjelaskan mengapa hasil tes negatif, tetapi bisa informasi penting bagi perkembangan kendaraan.

Gambar yang menunjukan mobil Tesla Model S yang menabrak boneka mobil ketika uji rem

Tesla Model S menabrak boneka mobil ketika sedang melakukan uji coba pengereman

Seperti yang diketahui, Model 2015 yang dipakai merupakan mobil bekas. Teknologi yang berbeda dari Model S 2016 dan 2017 yang mendapatkan peringkat teratas, atau ‘Superior’ dalam hal pencegah kecelakaan depan dari Insurance Institute for Highway Safety (IIHS), agensi keselamatan yang berpusat di Amerika Serikat.

>>> Dibanderol Rp7.99 Milyar, konsumen bebas kustom Bentley Bentayga Hybrid

Tes ini dilakukan di depan media yang juga menguji Volvo S90 2018. Pertarungan Tesla lama melawan Volvo terbaru ini membuat berbagai media di Luksemburg tertarik untuk melaporkan. Sementara Tesla tidak berhenti ketika kecepatan lambat, S90 mampu berhenti pada kecepatan 60 km/jam.

Gambar yang sedang menunjukan pengujian pengereman Volvo S90 2018 berwarna putih

Volvo S90 2018 mampu berhenti meskipun dari kecepatan 60 km/jam

Menanggapi hal ini, Tesla mengomentari bahwa ILNAS belum mengungkapkan rincian pengujian. Jadi, perusahaan teknologi milik Elon Musk tersebut belum bisa mengkonfirmasi apakah hasil tersebut benar atau tidak.

>>> Berita pasar mobil dari seluruh dunia bisa Anda dapatkan di sini

Menurut juru bicara Tesla, melalui Electrek mengungkapkan, “ILNAS telah menolak untuk membagikan detail pengujian kepada kami, termasuk protokol pengujian, dan oleh karena itu, kami tidak dapat mengonfirmasi bahwa pengujian tersebut valid atau akurat.”

Bahkan, Telsa mengungkapkan rasa penasaran mereka terhadap pengujian tersebut. “Kami telah memperoleh nomor identifikasi kendaraan dari mobil uji yang digunakan dan melihatnya dibangun pada tahun 2015 dan terdaftar sebagai mobil sewaan di Jerman. Kami akan terus menyelidiki untuk memahami bagaimana pengujian dilakukan dan apakah itu dilakukan dengan benar.”

>>> Tertarik membeli mobil baru? Dapatkan informasi mobil terkini hanya di Cintamobil

Gambar yang menunjukan Tesla Model 3 yang sedang melaju di jalan

Tesla Model 3 mendapatkan rating Superior dari IIHS

Di lain kesempatan, Tesla Model 3 baru-baru ini mendapatkan hasil yang lebih baik dibandingkan saudaranya yang lain. Model 3 mendapatkan peringkat “Superior” untuk sistem pencegahan tabrakan dari depan. Sedan berhenti dengan sukses untuk uji kecepatan rendah, 25 km/jam hingga berkecepatan tinggi, 40 km/jam.

>>> Dapatkan informasi berita otomotif paling lengkap hanya di Cintamobil

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top