Dimensi Tak Berubah, KIA Jamin Sonet 7-Seater Tak Ambles saat Diisi Penuh

11/04/2021

Pasar mobil

4 menit

Tak ada perubahan dimesin yang dilakukan pada KIA Sonet 7-Seater. Meski begitu, KIA menjamin mobil ini tak akan ambles sekalipun diisi penuh penumpang.

KIA Sonet kini bisa memuat tujuh orang penumpang. Seperti diketahui, sebelumnya Sonet yang meluncur perdana di Indonesia pada November 2020 hanya bisa diisi paling banyak oleh lima orang.

Meski bisa memuat tujuh orang, tak ada perubahan dimensi yang dilakukan KIA pada Sonet 7 Seater. Kalau dimensi tak berubah, mengapa mobil ini bisa memuat tujuh penumpang?

>>> Senjata Sonet 7-Seater Hadapi Persaingan Sengit Rush-Terios

KIA Sonet

Ubahan lantai membuat mobil bisa lebih lega

Ubahan Dilakukan pada Lantai KIA Sonet 7-Seater

Adalah floor pan yang direka ulang oleh pabrikan dari Negeri Ginseng tersebut sehingga kabin lebih lega dan memungkinkan memuat tujuh orang di dalamnya. 

"Jadi floor pan di lantainya, lantainya diturunkan ban serepnya dipinddahkan kenapa direndahkan memungkinkan baris kedua untuk sliding dan recline dan juga menambahkan baris ketiga ditambah kursi dan menambah ruang di baris ketiga," ungkap Marketing Development Division Head KIA Ario Soerjo saat peluncuran Sonet 7 Seater. 

Dengan dimensi 4.120 mm X 1.790 mm X 1.615 mm (PxLxT) dan jarak sumbu Roda 2.500 mm, KIA menjamin bahwa meski diisi tujuh penumpang Sonet 7 tak akan ambles. Kursi baris ketiga KIA Sonet 7-Seater ini mampu menampung dua orang dengan nyaman berkat kemampuan kursi baris keduanya yang kini dapat dimaju-mundurkan. Jika tidak digunakan, kursi baris ketiga juga dapat dilipat hingga menyuguhkan ruang bagasi yang rata untuk menyimpan barang.

KIA Sonet

Tak ada perubahan dimensi yang dilakukan KIA pada Sonet 7-seater

Sementara kursi baris kedua terbagi 60:40 yang dapat dengan mudah dilipat ke depan untuk memberikan akses leluasa bagi penumpang masuk ke baris ketiga. Selain itu sandaran kursi baris kedua kini juga dapat diatur tingkat kemiringan sehingga mampu menyuguhkan kenyamanan dalam berkendara. Tak hanya itu, dengan melipat sandaran kursi baris kedua dan ketiga, dapat menyuguhkan ruang penyimpanan yang semakin lega.

"Kita tahu dengan adanya 7 seater akan ada penambahan beban dari kendaraan itu sendiri yang akan bertambah. Yang sudah dilakukan adalah ada penymepurnaan kalibrasi suspensi dimana kita bisa memastikan dengan isi 7 penumpang mobil tidak akan berat ke belakang atau suspensinya jeblok. Itu sudah dicoba," tegas Ario. 

>>> KIA Sonet 7-Seater Mengaspal di Indonesia, Harga Mulai Rp 199 Jutaan!

Mesin Juga Tak Berubah

KIA Sonet

Interior Sonet

Selain dimensi yang tak berubah, mesinnya pun demikian. KIA Sonet 7-Seater dibekali mesin baru 1.5L Gamma II Smartstream Engine. Mesin 4-silinder 1493cc ini menghasilkan tenaga puncak 115 PS dan torsi maksimal 144 Nm yang disandingkan dengan transmisi manual 6-speed atau transmisi iVT (Intelligent Variable Transmission) dengan 8-speed virtual gear. 

Di samping itu, untuk mendukung kenyamanan dalam mobil tersemat beragam fitur Remote Engine Start, Wireless Smartphone Charger, dan Tire Pressure Monitor System. Kemudahan berkendara juga masih didukung dengan adanya Drive Mode dan Traction Control yang dimilikinya.

"Mesin tidak melakukan perubahan, sudah cukup powerful dan efisien. Kenyamanannya tidak berubah meskipun dijadikan 7 penumpang," pungkas Ario. 

>>> Hyundai-Kia Tepis Kabar Produksi Apple Car

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top