Dilarang Jalan, Benarkah Mobil Diatas 10 Tahun Menghasilkan Polusi Lebih Banyak?

13/08/2019
Pemerintah Kota DKI Jakarta berencana untuk membatasi usia mobil yang melaju di jalan protokol. Pembatasan usia kendaraan roda empat yang berumur lebih dari 10 tahun ini dilakukan untuk menekan emisi dari kendaraan yang menjadi polusi. Tapi, benarkah mobil diatas 10 tahun berdampak buruk pada emisi?

Setiap benda pasti ada masa pakainya. Tak terkecuali kendaraan. Baik mobil maupun motor, sebagian komponen mobil dipastikan memiliki masa pakai. Dan salah satu masalah yang menghantui mobil tua yaitu efektivitas komponen dan mengeluarkan emisi lebih banyak. Karena itu, Pemerintah Kota DKI Jakarta menyebutkan akan melarang mobil diatas 10 tahun masuk ke jalan protokol.

kemacetan dan polusi yang terjadi di jalanan Jakarta 
Jalanan Jakarta dinilai buruk dengan tingkat polusi yang tinggi

>>> Aturan Ganjil Genap Tak Berlaku Buat Mobil Listrik, Bagaimana Dengan Hybrid?

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Atmospheric Pollution Research memproyeksikan terjadinya penurunan aktivitas kendaraan berkenaan dengan emisi polusi udara yang dihasilkan. Penelitian ini menyebutkan bahwa kontribusi emisi dari kendaraan lama semakin menurun, sehingga memperburuk efisiensi kendaraan dan mengeluarkan lebih banyak emisi karbon.

Dilansir dari Autotrader, mobil tua dengan jarak tempuh rendah memiliki masalah dengan komponen karet dan komponen lainnya, seperti material besi yang teroksidasi dan akhirnya berkarat sehingga mengurangi produktivitas mesin. Belum lagi komponen kaki-kaki yang selalu menjadi masalah serius bagi mobil yang sudah berumur.

>>> Berita pasar mobil dalam dan luar negeri lainnya bisa Anda dapatkan di sini

Bukan masalah umur

Tapi masalah emisi yang dihasilkan oleh mobil tua tidak hanya berdasarkan umur maupun jarak tempuh. Autotrader menegaskan bahwa mobil berusia 6 maupun 7 tahun yang menghabiskan sebagian besar hidupnya tergeletak di dalam garasi tidak ada bedanya dibandingkan dengan mobil berusia 10 tahun yang dirawat dengan baik.

 polusi yang dikeluarkan oleh knalpot mobil berwarna abu-abu
Mobil berusia kurang dari 10 tahun juga bisa menghasilkan polusi berlebih

Tapi secara keseluruhan, usia mobil dan jarak tempuh tidak selalu menjadi bagian penting dalam kesehatan kendaraan. Mobil berusia 5 tahun dengan jarak tempuh 100.000 km bisa jadi memiliki lebih banyak masalah, seperti penurunan kemampuan pada sistem pembakaran, dibandingkan mobil berusia 10 tahun dengan pembacaan kilometer dua kali lipat.

Masalah pada mobil diatas 10 tahun tergantung pada jenis, pemilik, serta jenis perawatan yang telah dilakukan. Karena itu, bukanlah hal yang bijak jika menyamaratakan semua kendaraan berusia 10 tahun akan menghasilkan lebih banyak emisi dibandingkan mobil yang berusia lebih muda.

>>> Berita otomotif terlengkap hanya ada di sini

Padli Nurdin

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
1

berita lain