Dihadang Pandemi, Hutama Karya Tetap Untung Besar dari Jalan Tol

02/01/2021

Pasar mobil

3 menit

Meski harus menghadapi pandemi Covid-19, profit besar tetap diraih PT Hutama Karya (HK) dari hasil mengelola jalan tol dan proyek lain selama setahun 2020.

Banyak tantangan dihadapi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya (Persero) di tahun 2020. Di tengah pengerjaan berbagai proyek besar, HK juga harus menghadapi pandemi global Covid-19. Meski demikian catatan apik berhasil ditorehkan. Dalam rilisnya, (31/12/2020), HK mengungkapkan operasional bisnisnya masih bisa menghasilkan profit besar.

Raih income Rp 14,063 triliun

Hingga kuartal III 2020 pendapatannya mencapai Rp 14,063 triliun dengan porsi pendapatan 10,46 persen dari mengelola jalan tol dan 84,31 persen dari lini bisnis jasa konstruksi. Catatan apik lainnya nilai ekuitas HK meningkat didorong pencairan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 3,5 Triliun pada Juli 2020 dan sebesar Rp 7,5 triliun di akhir tahun 2020 melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Penambahan Modal Negara ini akan digunakan untuk membiayai beberapa ruas Jalan Tol Trans Sumatera antara lain ruas Pekanbaru-Dumai, ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, ruas Simpang Indralaya-Muara Enim dan ruas Pekanbaru-Padang seksi Pekanbaru–Pangkalan.

>>> 5 Cara Menghindari Kecelakaan di Jalan Tol

Foto menunjukkan logo PT Hutama Karya di depan gedung

Hutama Karya tetap profit di tengah pandemi

Capaian di atas dinilai cukup bagus. Namun HK berharap pandemi cepat berlalu sehingga kinerja perusahaan lebih maksimal.

“Kami optimis kinerja Hutama Karya akan terus bangkit seiring perolehan sejumlah kontrak baru. Kami juga telah memaksimalkan potensi human capital yang dimiliki oleh Hutama Karya. Tentu kami berharap, di tahun depan pandemi ini dapat segera berlalu, sehingga Hutama Karya siap menorehkan kembali kinerja maksimal seperti tahun-tahun sebelumnya,” terang Direktur Utama HK Budi Harto, dalam keterangan tertulisnya, (31/12/2020).

Kontrak baru

Dipaparkan juga, hingga akhir kuartal III atau September Hutama HK telah mendapatkan kontrak proyek-proyek baru yang didominasi pekerjaan jalan dan jembatan. Nilainya mencapai Rp 11,27 triliun.

Sedangkan di awal kuartal IV atau November 2020 HK kembali mendapatkan proyek baru dari pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kemampuan PT HK untuk tumbuh dan berkembang tak lepas dari dukungan banyak faktor, salah satunya keuangan yang stabil. Hingga kuartal III 2020 perusahaan membukukan kas dan setara kas senilai Rp 8,51 Triliun.

Dari aspek solvabilitas, gross gearing ratio dan net gearing ratio masing - masing berada pada level 0,34 kali dan 0,04 kali apabila tidak memperhitungkan utang yang dijamin Pemerintah dimana 83% dari total utang perusahaan dijamin penuh oleh Pemerintah berdasarkan Perpres No. 100 Tahun 2014 Tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Sumatra.

>>> Masih Ada 641 Km Tol Trans Sumatra Yang Tengah Digarap HK

Foto pemandangan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai di senja hari

Jalan Tol Trans Sumatra, salah satu proyek terbesar PT HK dari pemerintah

>>> Berita aktual lainnya terkait otomotif ada disini!

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top