Difungsikan Juga Sebagai Tanggul, Jalan Tol Semarang-Demak Bakal Dimulai Mei 2019

27/02/2019

Pasar mobil
Share this post:
Difungsikan Juga Sebagai Tanggul, Jalan Tol Semarang-Demak Bakal Dimulai Mei 2019
Pernah diberitakan rencana pembangunan jalan Tol Semarang-Demak dimulai akhir 2018, hingga kini belum juga terealisasi. Kabar terbaru pembangunan tol pinggir laut ini bakal dilakukan Mei 2019 hingga dua tahun kedepan.

Pemandangan jalur Kaligawe Semarang, macet dan rob

Rob dan macet jalur pantura Semarng-Demak jadi pemandangan sehari-hari

Jalan Tol Semarang-Demak yang direncakanan dibangun pinggir laut sudah sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Selain mengurangi tensi kemacetan yang kerap terjadi di jalan Kaligawe Semarang, Tol Semarang-Demak diharapkan bisa mengurangi dampak pasang air laut yang menyebabkan rob di beberapa kawasan pemukiman dan industri. Hingga kini realisasinya belum terlihat dan masih dalam proses administrasi.

Kabar terkini Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) baru saja mengundang para konsorsium yang berminat terhadap pembangunan jalan Tol Semarang-Demak untuk memasukkan penawaran tender. Tercatat ada beberapa konsorsium lokal dan mancanegara yang sudah lulus dalam proses pra kualifikasi, yaitu PT Jasa Marga (Persero), PT Waskita Toll Road, PT Adhi Karya (Persero) dan PT Brantas Abipraya (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) dan PT Misi Mulia Metrical serta dua konsorsium asing PT China Harbour Indonesia dan Sinohydro Corporation Limited.

"Hari ini rencananya mulai pemasukan dokumen tender," tutur Kepala BPJT Danang Parikesit  di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (25/2/2019) lalu. Bagi pemenang tender penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) dilakukan awal Mei 2019. “Jika semua berjalan sesuai rencana lelang, proses penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) bisa dilakukan pada awal Mei 2019,” kata Danang seperti dirilis di laman resmi Kementerian PUPR, (26/2/2019).

>>> Jalan Tol Trans Jawa Resmi Berbayar, Jasa Marga Beri Diskon 15 Persen Selama 2 Bulan

Gambar Rencana Jalur Tol Semarang-Demak

Rencana pembangunan jalan Tol Semarang-Demak

Untuk diketahui, proyek yang direncanakan pemerintah ini memiliki nilai investasi sebesar Rp 15,3 triliun. Yang menarik, jalan Tol Semarang-Demak bakal memiliki fungsi ganda. Selain mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalan Kaligawe di sekitar pintu keluar tol saat ini, Tol Semarang-Demak juga bakal berfungsi sebagai tanggul di sepanjang pantai utara Kota Semarang hingga Sayung Kabupaten Demak. Keberadaannya bakal jadi solusi mengurangi dampak pasang air laut yang menyebabkan rob di sepanjang kawasan tersebut. Kawasan yang saat ini terdampak rob dan tidak berfungsi bisa difungsikan kembali secara maksimal.

>>> Jika Anda ingin mengganti mobil baru, ada baiknya Anda mengetahui harga pasarannya di sini

"Ini kan pertama kali memperkenalkan tujuan pembangunan jalan tol bukan hanya konektivitas tapi juga bagian tanggul laut Semarang. Itu untuk mengurangi dampak kenaikan muka air laut dan penurunan muka tanah di Semarang," kata Danang. "Harapannya ini bisa membangun tol sekaligus merevitalisasi kawasan di sana. Begitu jalan tolnya dibangun kawasan industri tidak lagi terdampak rob, sehingga bisa merevitalisasi industri, ada ekonomi baru di sana," ucapnya.

Sebagai penghubung dengan jalur pantura dan jalan tol Trans Jawa, jalan Tol Semarang-Demak direncanakan memiliki beberapa simpang susun untuk akses keluar masuk yaitu Kaligawe, Terboyo, Sayung dan Demak. Ditargetkan pembangunan bisa selesai dalam waktu dua tahun atau pada 2021.

>>> Agar Tetap Aman, Berikut Tips Menghadapi Pembangunan Infrastruktur di Jalan Tol

Pemandangan abrasi di wilayah Demak Jawa Tengah

Abrasi membuat banyak pemukiman di wilayah Sayung Demak terancam hilang

>>> Update berita otomotif paling aktual dan inspiratif hanya di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Bukan Kondisi Jalan, Ini Yang Bisa Bikin Ban Meletus Di Jalan Tol

22/02/2019

Pengemudian

Ramai diperbincangkan oleh sebagian kalangan kalau jalan tol - jalan tol yang baru selesai dibangun berbahaya untuk dilewati, bisa bikin ban meletus dan menyebabkan kecelakaan. Alasannya karena bentuknya rigid pavement dan bukan aspal. Bagaimana pendapat ahli tentang hal ini?

Lihat juga

Jasa Marga Beri 3 Keringanan Buat Pengguna Tol Trans Jawa

18/02/2019

Pasar mobil

Sempat dikritik karena tarif yang dianggap terlalu mahal, kini pengguna jalan tol bisa menikmati perjalanan dengan tarif lebih murah dari sebelumnya. Jasa Marga bahkan memberikan keringanan lain selain tarif 'murah' tersebut.

Lihat juga

Ada 54 Rest Area di Tol Trans Jawa, 22 Dikelola Jasa Marga

16/02/2019

Pengemudian

Mudik Lebaran 2019 masih jauh, meski demikian pos-pos pelayanan perjalanan mudik sudah dipersiapkan. Khusus jalan tol di pulau Jawa ada 54 rest area disiapkan, 22 diantaranya dikelola Jasa Marga. Sebagian sudah beroperasi penuh, namun sebagian yang lain belum beroperasi dan terus dikebut pembangunannya.

Lihat juga

Berlaku Mulai 14 Februari, Berikut Besaran Tarif Tol Bandara Soetta

12/02/2019

Pasar mobil

Setelah beberapa waktu dipertimbangkan bersama pihak-pihak terkait, Jasa Marga secara resmi mengumumkan tarif baru Tol Bandara Soetta (Soekarno-Hatta) atau Tol Prof. Dr. Sedyatmo.

Lihat juga

Hati-hati Memodifikasi Mobil, Asuransi Yang Berlaku Bisa Ditolak Klaimnya

Memodifikasi mobil saat ini masih menjadi tren dan terus berkembang. Banyaknya aksesori mobil pada mobil, apakah asuransi yang berjalan tetap bisa dijamin atau klaim?

Lihat juga