Popularitas Toyota Sienta di Indonesia tampaknya kian memudar. Meski melenggang sendiri di segmen MPV medium dan dibekali pintu geser, nyatanya Toyota Sienta belum mampu memikat hati masyarakat Indonesia. Untungnya, Sienta yang diproduksi di Karawang itu tak hanya dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik melainkan juga ekspor.
Bahkan kalau melihat penjualannya, bisa dibilang mobil MPV buatan Indonesia lebih 'laris' di luar negeri ketimbang di Tanah Air. Mengutip data distribusi yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) setidaknya dalam tiga tahun terakhir, angka ekspor Sienta buatan Indonesia lebih tinggi daripada penjualan domestik.
Persaingan mobil MPV di Indonesia cukup ketat
>>> Di Indonesia Mobil MPV Paling Laku, di Dunia Malah Terlaris ke-6
Toyota Sienta Lebih Banyak Diekspor
Misalnya sepanjang tahun 2018, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengekspor 8.267 unit Sienta ke sejumlah negara di ASEAN. Adapun negara tujuan ekspor mobil MPV buatan Karawang itu yakni Brunei Darussalam, Timor Timur, Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Kalau di pasar ekspor mencapai 8.267 unit, maka di dalam negeri Sienta hanya terdistribusi sebanyak 5.113 unit sepanjang tahun 2018. Beralih ke tahun 2019, angka penjualan Sienta belum juga menunjukan tanda-tanda pulih.
Sepanjang tahun 2019 di pasar ekspor, jumlahnya cukup menurun drastis menjadi 4.777 unit saja. Negara tujuannya pun berkurang, kini tak ada lagi Timor Leste masuk dalam daftar. Pun demikian di pasar domestik distribusinya hanya mencapai 1.030 unit ke seluruh dealer Toyota di Indonesia.
Berlanjut ke tahun 2020, pandemi melanda hampir seluruh negara di dunia. Penjualan mobil pun turut merasakan imbasnya. Penjualan mobil domestik dan juga ekspor cukup terganggu. Demikian pula dengan penjualan Sienta. Gaikindo mencatat sepanjang tahun 2020 Toyota mampu mengekspor 1.732 unit Sienta. Lalu untuk penjualan di Tanah Air pun tercatat penurunan yang cukup drastis yakni 393 unit.
Nafas Sienta sepertinya masih panjang. Meski tercatat menurun nyatanya penjualan mobil buatan Indonesia ini terus berlanjut. Pada periode Januari hingga Juni 2021 baru 388 unit Sienta terdistribusi ke dealer-dealer Toyota di Indonesia. Di pasar ekspor torehannya lebih baik yakni 748 unit. Hanya negara tujuannya kini menyusut dan tersisa Singapura serta Thailand.
Di segmen MPV medium dengan pintu geser, Sienta tak punya lawan
>>> Ini Maxus MIFA Concept, Mobil MPV China Sekencang Porsche Taycan 4S
Honda Freed Undur Diri Lebih Dulu
Di Indonesia, Sienta memang melenggang sendirian. Sebelum Sienta hadir sudah lebih dulu ada Honda Freed. Namun sejak tahun 2017, Honda memutuskan untuk tak lagi menjual mobil MPV pintu gesernya itu di Tanah Air. Keputusan ini diambil usai melihat animo masyarakat Indonesia akan mobil berbentuk kotak khas Jepang yang mulai menurun. Bisa jadi keputusan Honda ada benarnya bila berkaca terhadap penjualan Sienta dari tahun ke tahun.
Honda Freed lebih dulu undur diri
Meski begitu Toyota masih lanjut untuk menjual Sienta. Bahkan pada tahun 2020, Toyota sempat menghadirkan tipe Sienta terbaru yakni Welcab di Indonesia. Saat ini ada tiga varian Sienta yang ditawarkan di Indonesia dan dijual mulai Rp 260,1 - 296,4 juta.
>>> Rekomendasi Mobil MPV Mewah Murah yang Cocok untuk Keluarga


