Di Tiongkok, Orang Ogah Beli Mobil pada Musim Corona

13/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Di Tiongkok, Orang Ogah Beli Mobil pada Musim Corona
Selain kesehatan virus corona atau COVID-19 berdampak juga pada perekonomian di Tiongkok. Lalu bagaiamana kondisi beli mobil pada musim corona di Tiongkok?

Selama hampir dua bulan hingga saat ini penduduk di Tiongkok telah mengurung diri di rumah bahkan tidak pergi ke tempat kerja karena takut terinfeksi virus corona. Melalui sebuah teori dengan berkurangnya epidemi virus corona akan semakin banyak juga penduduk keluar dari rumah mereka untuk melanjutkan pengeluaran uang dengan sepenuh hati.

Gambar menunjukan ribuan mobil dijual

Bagaimana hasilnya survei membeli mobil saat musim corona di Tiongkok?

>>> Pabrik Mercedes-Benz di Bogor Tak Terganggu dari Virus Corona

Dalam sebuah survei baru yang dilakukan oleh JD Power and Associates, sebuah konsultasi pasar di Tiongkok mengungkapkan bahwa konsumen cenderung untuk berbelanja tapi tidak untuk beli mobil pada musim corona. “Belanja dapat dilakukan untuk beberapa barang konsumen, tetapi tidak harus untuk sedan atau crossover baru.” kata JD Power and Associates.

Survei yang dilakukan dari 24 hingga 28 Februari ini mengindikasikan tidak realistis untuk memperkirakan permintaan konsumen akan mobil meningkat ketika epidemi corona menurun.

>>> Ini Rekomendasi Buah untuk Mencegah Virus Corona Bagi Pengemudi

Gambar menunjukan Virus corona di jalan

Virus corona masih menghantui warga di Tiongkok

>>> Review Suzuki New Carry Luxury 2020: Enggak Perlu Pusing Modifikasi Lagi

Sebagian responden survei yang sebelumnya tidak berniat beli mobil, hanya 5,9 persen yang berubah pikiran dan akan membeli mobil baru untuk menghindari menggunakan transportasi umum, yang secara teori itu dapat mengurangi paparan mereka terhadap virus corona. Sementara itu, 21 persen responden belum berubah pikiran, tanpa rencana untuk beli mobil baru, sementara sisanya tidak yakin. 

Di antara responden yang berniat membeli mobil sebelum wabah, hasilnya juga beragam: Sebanyak 25 persen mengatakan mereka berencana untuk melakukan pembelian lebih cepat dari jadwal, 21 persen telah membatalkan rencana karena epidemi virus corona.

>>> Jangan lupa klik sini untuk update berita terbaru di pasar mobil Indonesia dan dunia

Sayangnya JD Power tidak menunjukkan mengapa epidemi telah mendorong beberapa konsumen menyerah untuk tidak membeli kendaraan baru. Tetapi ada satu kemungkinan alasan yaitu karena banyak orang lebih memilih memotong biaya untuk mengantisipasi pendapatan yang lebih rendah setelah epidemi menurun karena perekonomian belum sepenuhnya pulih.

Keputusan tersebut dinilai cukup rasional. Sejumlah besar usaha kecil dan menengah, termasuk dealer mobil, tetap tutup karena gagal menyediakan sumber daya pelindung yang memadai bagi karyawan, seperti yang disyaratkan oleh pemerintah Tiongkok.

>>> Berita otomotif menarik lainnya dari seluruh dunia ada di sini

Share this post:
Rahmat Fajar Nugraha
Penulis
Rahmat Fajar Nugraha
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

Berita lain

Pabrik Mercedes-Benz di Bogor Tak Terganggu dari Virus Corona

12/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Penyebaran virus corona di Jerman dilaporkan terus meningkat. Masifnya penyebarannya dikhawatirkan pengaruhi distribusi suplai komponen, termasuk ke Indonesia.

Lihat juga

Hindari Wabah Coronavirus, GM dan Ford Batasi Perjalanan ke China

26/01/2020

Pasar mobil

2 menit

General Motors, Ford dan pabrikan otomotif Amerika lainnya membatasi perjalanan ke China untuk melindungi karyawan dari penyebaran coronavirus yang mematikan.

Lihat juga

Wabah Virus Corona, Beberapa Pabrikan Tutup Sementara Pabriknya di China

03/02/2020

Pasar mobil

3 menit

Untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus Corona, beberapa pabrikan ambil langkah antisipatif dengan menutup sementara pabrik dan fasilitas lainnya di China

Lihat juga

Virus Corona Mewabah di Tiongkok, DFSK Berikan Bantuan Hingga Rp1 Miliar

03/02/2020

Pasar mobil

3 menit

Virus Corona saat ini masih menjadi momok bagi masyarakat China akibat persebarannya yang masif. DFSK pun peduli dengan memberi bantuan Rp 1 Miliar

Lihat juga

Wow, Wabah Virus Corona di Tiongkok Justru Bisa Tingkatkan Penjualan Mobil?

03/02/2020

Pasar mobil

3 menit

Akibat penyebaran wabah virus Corona yang begitu masif, penjualan mobil di Tiongkok malah justru diprediksi dapat meningkat. Bagaimana bisa?

Lihat juga