Di India Inden 8 Bulan, Bagaimana Penjualan Nissan Magnite di Indonesia?

13/01/2021

Pasar mobil

4 menit

Penjualan Nissan Magnite di India laris manis bahkan inden mengular hingga 8 bulan lamanya. Tapi bagaimana dengan penjualan Nissan Magnite di Indonesia?

Magnite tampaknya berhasil menjadi primadona terbaru dari Nissan. Setidaknya hal itu terlihat di India kala Nissan Magnite pertama kali dikenalkan bulan lalu. Sebagai anak baru di segmen sub-4 meter SUV, Nissan Magnite nyatanya mampu memikat masyarakat India dengan menorehkan 32.800 pemesanan hanya dalam waktu satu bulan. 

Impresifnya pemesanan Magnite pun membuat Nissan kewalahan. Bagi konsumen yang berniat meminang Magnite di India kabarnya harus rela menunggu hingga delapan bulan lamanya khususnya untuk varian tertentu.

Mesin Magnite

Magnite usung mesin 1.0L turbo

>>> Nissan Magnite Jadi Mobil Murah Paling Aman Versi ASEAN NCAP

Penjualan Nissan Magnite di Indonesia Sesuai Harapan

Lamanya waktu inden sebenarnya bisa memberikan dampak buruk bagi merek itu sendiri. Konsumen bisa saja kabur karena terlalu waktu menunggu itu dan justru beralih ke merek lain. Untuk mengantisipasi membludaknya penjualan Nissan Magnite, pabrikan Jepang itu juga telah memulai produksi dalam tiga shift di pabrik kawasan Tamil Nadu. 

Nissan Magnite tak hanya dijual di India. Belakangan Nissan Magnite juga ditawarkan untuk masyarakat Indonesia. Kalau di India laris manis bagaimana dengan penjualan Nissan Magnite di Indonesia? Sayang, meski pemesanan Magnite sudah dibuka Nissan masih enggan buka-bukaan terkait jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). 

"Hingga saat ini SPK sesuai harapan kami, tapi sesuai company policy kami tidak bisa menyebutkan angka," kata Head of Marketing-Communication PT. Nissan Motor Distributor Indonesia, Julian Olmon kala dikonfirmasi Cintamobil. 

Sekadar informasi, Nissan Magnite meluncur di Indonesia pada akhir Desember 2020 tanpa seremoni. Nissan Magnite adalah model pertama yang diluncurkan untuk Indonesia di bawah rencana transformasi Nissan NEXT dan model Nissan pertama di Indonesia yang menampilkan logo baru Nissan.

Nissan Magnite

Magnite usung logo baru Nissan

>>> Nissan Magnite Meluncur Di Indonesia, Pakai Mesin Turbo Harga Rp 200 Jutaan

Pasang Strategi Harga Terjangkau

Penempatan harga juga menjadi salah satu strategi tersendiri bagi Nissan. Pasalnya, SUV bermesin 1.0L turbo tersebut dibanderol mulai Rp 208,8 juta sampai Rp 238,8 juta. Tapi harga tersebut hanya berlaku selama periode peluncuran. 

Meski harganya terbilang terjangkau, Nissan Magnite juga bisa menarik perhatian karena hasil uji tabrak ASEAN NCAP yang cukup memuaskan. UV compact berharga terjangkau itu sukses mengatongi empat bintang dalam uji kecelakaan tersebut. Tentunya ini menjadi informasi yang cukup positif mengingat Magnite merupakan salah satu produk murah dari Nissan.

Dan menurut penilaian organisasi tersebut, total point yang didapat dari Nissan Magnite menjadikan mobil ini sebagai mobil termurah yang pernah ada dengan peringkat keamanan tertinggi di India.

ASEAN NCAP melakukan pengujian untuk melihat dampak yang ditimbulkan dari Magnite jika terjadi tabrakan dari arah depan, belakang, dan sisi kiri serta kanan. Berdasarkan pengujian itu, skor keseluruhan dari SUV sub-empat meter dari Nissan ini meraih empat bintang.

>>> Komparasi Nissan Magnite vs Daihatsu Rocky vs KIA Sonet: Mana SUV Murah Terbaik?

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor. Roles Sebagai Editor di Cintamobil.com, Dina berperan menulis sekaligus mengedit tulisan agar lebih enak untuk dibaca dan juga mengontrol pemberitaan yang lebih layak. Di samping itu, tetap memantau pergerakan berita di industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. Specialities Memantau pergerakan berita di industri otomotif sekaligus menulisnya dengan cepat Mengedit berita Experience - GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019 - IIMS 2017, 2018, 2019 - IMOS 2016, 2018 - Geneva International Motor Show 2017 - Tokyo Auto Salon 2019

 
back to top