DFSK Ungkap Penjualan Glory 560 Lebih Dari 1.300 Unit

29/06/2019

Pasar mobil

3 menit

DFSK Ungkap Penjualan Glory 560 Lebih Dari 1.300 Unit
Merek China DFSK mengklaim penjualan Glory 560 sudah lebih dari 1.300 unit dari sejak diluncurkan di IIMS 2019 akhir April lalu. By the way, bagaimana bisa diklaim sebanyak itu sementara data penjualan belum tercatat di GAIKINDO?

Upaya mengenalkan produk terbaru Glory 560 digencarkan DFSK pasca peluncuran di pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 akhir April lalu. PT Sokonindo Automobile (Sokon) selaku Agen Pemegang Merek (APM) dan distributor secara masif melakukan roadshow ke berbagai daerah di Indonesia. Hasilnya, DFSK mengklaim sampai saat ini penjualan Glory 560 sudah lebih dari 1.300 unit.

Foto menunjukkan DFSK Glory 560 yang tampil gagah dan menawan

DFSK Glory 560, SUV bermesin turbo dengan harga terjangkau

Informasi itu disampaikan Marketing GM PT Sokonindo Automobile, Permata Islam di sela acara peresmian diler baru DFSK Serang. Menurut Arta, jumlah penjualan Glory 560 yang masuk merupakan akumulasi hasil selama pameran dan pasca pameran. "Seperti yang kita infokan, saat IIMS kemarin Glory 560 terpesan 1.000-an unit. Jumlah tersebut saat ini terus bertambah, untuk pastinya belum kita rekap tapi sekitar 300-an unit, jadi 1.300-an sampai sekarang," tutur Arta di Serang, Banten, Kamis (27/6/2019).

>>> Serius Kenalkan Glory 560 ke Masyarakat, DFSK Tambah Outlet di Kota Bandung

Terkait data penjualan Glory 560 yang tidak tercatat di data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Arta menuturkan hal tersebut disebabkan adanya kendala hari kerja yang sempit usai pameran karena memasuki masa mudik lebaran dan pengiriman belum bisa dilakukan. "Sebenarnya dari Mei sudah kita kirim, tapi berhubung usai IIMS langsung momen Lebaran jadi memang prosesnya sedikit lama. Tapi kita upayakan sepanjang Juni sampai Agustus ini terpenuhi," kata Arta.

GAIKINDO telah merilis data penjualan mobil untuk bulan Mei 2019 dengan jumlah unit terjual sebanyak 84.146 unit. DFSK yang notabene merupakan merek baru meraih 0.3% pasar dengan total penjualan sebanyak 1.266 unit. Angka tersebut dicapai berkat tiga model yang telah dipasarkan yaitu Glory 580 sebanyak 494 unit, Super Cab sebanyak 612 unit dan Glory 560 sebanyak 160 unit.

>>> Ingin beli mobil baru? Dapatkan daftarnya di sini

Foto menunjukkan DFSK Super Cab di depan salah satu diler resmi

Super Cab beri kontribusi paling besar terhadap penjualan DFSK

Seperti diketahui Glory 560 merupakan model ketiga DFSK yang telah dipasarkan di Indonesia. Mobil yang diluncurkan di pameran IIMS 2019 ini ditawarkan ke konsumen dengan beragam kelebihan. Bukan hanya desain yang terlihat agresif, berbagai fitur juga telah ditanamkan ke dalam DFSK Glory 560, seperti layar sentuh 8 inci dengan navigasi GPS, radio, sambungan Bluetooth, Mirroring Smartphone (Apple, Android) sampai kamera belakang untuk memudahkan parkir.

DFSK Glory 560 juga mengedepankan fitur keselamatan dengan berbagai fitur mutakhir seperti Electric Parking Brake (EPB), rem cakram di keempat roda plus fitur Anti-Lock Braking System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD) dan Emergency Brake Assist (EBA). Tidak lupa juga disematkan fitur keselamatan canggih seperti Hill Hold Control (HHC), Electronic Stability Control (ESP), dan Traction Control System.

DFSK Glory 560 tersedia dalam dua varian mesin, yakni 1,5 liter Turbocharger dengan tenaga maksimum mencapai 152 Hp dan torsi hingga 230 Nm serta mesin 1,8 liter Naturally Aspirated dengan tenaga puncak 140 Hp dan torsi 187 Nm. Untuk harga jual, DFSK Glory 560 dibandero mulai Rp 189 juta hingga Rp 239 juta unit.

>>> Baca di sini Review DFSK Glory 560 2019!

Seperti apa tampilan luar dalam dan rasa berkendara Glory 560 ini, simak tayangan berikut!

 

>>> Berita terkini dan menarik dunia otomotif lainnya di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top