Desain Truk Jadi Acuan Unsur Fungsional Hingga Karakter

31/05/2021

Pasar mobil

3 menit

Desain truk bukan hanya berhubungan dengan aspek fungsional semata karena ternyata juga menunjukkan berbagai unsur karakter teknis yang unik dan spesifik

Tidak perlu menjadi seorang truck enthusiast untuk bisa membedakan antara desain American truck dan desain European truck. Yang pasti, dibutuhkan sedikit pendalaman untuk memahami kenapa  kedua desain truk tersebut tampil dengan perbedaan yang sangat kontras.

gambar truk

Perbedaan desain bukan semata "dengan hidung dan tanpa hidung"

Tentunya yang paling mudah untuk membedakan desain truk antara Amerika dan truk Eropa adalah dengan melihat tampilan mereka secara keseluruhan. Berikut ini adalah pembahasan khusus tim Cintamobil.com mengenai desain truk yang mempengaruhi fungsi hingga karakternya.

>>> Tips Aman Mengemudi di Sekitar Truk

Truk Amerika

Pada umumnya, desain truk di Amerika Serikat dan Australia menganut “bahasa tubuh” yang disebut “conventional cab”. Secara teknis, desain truk seperti itu mengacu pada posisi kabin yang berada di belakang mesin sehingga serupa dengan kendaraan konvensional. Posisi pengemudi berada jauh di bagian belakang dan memantau kondisi lalu lintas jalan sambil menikmati pemandangan kap mesin berukuran panjang ketika sedang mengemudikan truknya.

gambar truk

Truk Amerika menganut desain hidung panjang dan kabin konvensional

Faktor lainnya adalah banyak pengemudi truk di Amerika Serikat berstatus owner operator sehingga mereka menjadikan truk sebagai rumah berjalan dan butuh truk dengan kabin lapang untuk tidur. Selanjutnya, kondisi jalan di Amerika Serikat yang didominasi jalur lurus dan lebar memungkinkan untuk melaju kencang hingga di atas 100 km/jam sehingga truk berkabin konvensional dengan wheel base panjang memberikan kenyamanan dan stabilitas.

Gambar Tesla Semi Truck sedang membawa mobil Tesla

Tesla Semi Truck berdesain 'semi' bonnet guna memenuhi peraturan di Amerika

Pada awalnya, sampai dengan awal tahun 1980-an, desain truk di kawasan Amerika Utara menganut model cab over engine karena menyesuaikan regulasi tentang panjang total (truk dan kontainer). Sejalan dengan relaksasi peraturan yang tidak membatasi panjang total  truk beserta kontainer, maka truk model cab over engine mulai digeser oleh truk konvensional dengan hidung panjang. Namun, truk model cab over engine masih populer di Amerika Utara terutama untuk segmen pasar medium & light-duty truck. O iya, peraturan tentang panjang total truk di Amerika Serikat justru membatasi panjang minimal truk adalah 14,63 meter dan tidak ada batasan panjang total. 

Truk Eropa

Mayoritas truk Eropa menganut desain model cab over engine alias mesin di bawah kabin (dan pengemudi duduk di atas mesin). Ada banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut, salah satunya adalah regulasi Uni Eropa yang membatasi panjang total truk (truk atau tractor head dan kontainer muatan) atau panjang maksimum tidak melebihi dari 18,75 meter.

gambar truk

Regulasi panjang maksimum menjadi faktor pendorong desain cab over engine pada truk Erop

Memang ada pengecualian untuk panjang total truk pada beberapa negara Eropa, namun secara keseluruhan tidak jauh dari angka tersebut. Dengan demikian, desain truk model cab over engine adalah jawaban untuk regulasi 18,75 meter tadi. Faktor lain yang tidak kalah penting adalah kondisi lalu lintas dan jalan di Eropa yang relatif padat, sempit, berliku dan lahan parkir terbatas.

Foto Mitsubishi Fuso Fighter FN61M

Truk di Tanah Air juga tanpa 'hidung' agar lebih lincah bermanuver

Truk dengan hidung rata tentunya memudahkan pengemudi untuk bermanuver melalui kondisi tersebut. Dan terkait dengan aspek servis, kabin jungkit (tilt cab) menjadi  solusi untuk mengakses mesin. Nah, senada dengan desain truk-truk di Eropa, di Indonesia juga mayoritas menggunakan truk bonetless guna memaksimalkan daya angkut dan juga mempermudah manuver di lahan terbatas.

>>> Ragam Karoseri Truk Sesuai dengan Kebutuhan Pemakainya

Penulis
Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.
 
back to top