Deretan Mobil yang Tak Wajib Uji Emisi di Jakarta

13/01/2021

Pasar mobil

4 menit

Bagi Anda yang tak ingin ribet untuk melakukan uji emisi, ada alternatifnya. Berikut deretan mobil yang tak wajib uji emisi sekalipun melintas di Jakarta.

Aturan ketat uji emisi untuk kendaraan pribadi akan berlaku di Jakarta mulai 24 Januari 2021. Aturan yang disahkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Juli 2020 tersebut menyasar pada kendaraan dengan kriteria tertentu yakni berusia lebih dari tiga tahun. 

Tertuang dalam Pergub No.66 tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor, kendaraan pribadi berusia lebih dari tiga tahun diwajibkan untuk melakukan pengecekan emisi gas buang minimal satu tahun sekali. Ini berlaku untuk semua kendaraan yang beroperasi di Jakarta. Artinya, mobil non pelat 'B' yang melintas di kawasan Ibu Kota juga wajib melakukan uji emisi berkala. 

uji emisi kendaraan

Kewajiban uji emisi pada kendaraan pribadi mulai berlaku 24 Januari 2021

Bila Anda tak mau repot melakukan uji emisi, sebenarnya ada alternatif yang bisa Anda lakukan. Berikut penjelasannya.

>>> Uji Emisi Kendaraan Pribadi Juga Wajib untuk Pelat Luar Jakarta

1. Mobil Listrik

kendaraan listrik

Kendaraan listrik tak wajib melakukan uji emisi

Mobil listrik bisa dipilih sebagai alternatif bagi Anda yang enggan melakukan uji emisi. Anda bisa memilih mobil listrik murni yang sama sekali tak menghasilkan emisi sebagai tunggangan sehari-hari. 

Penggunaan mobil listrik juga menjadi satu hal yang didorong pemerintah provinsi DKI Jakarta guna mengurangi polusi udara. Saat ini, ada sejumlah pilihan mobil listrik murni yang bisa Anda beli. Ada yang harganya miliaran atau yang ratusan juta pun bisa. Pilihannya ada Tesla, Hyundai Ioniq Electric, Hyundai Kona Electric, ataupun BMW i3s. 

Selain tak wajib melakukan uji emisi, para pemilik mobil listrik juga mendapat keistimewaan lain berupa bebas melintas di jalur ganjil genap Jakarta. Tarif pajak kendaraan tahunan juga disebut bisa lebih rendah ketimbang mobil bensin. 

>>> Malas Perawatan Berkala Bisa Bikin Mobil Tak Lolos Uji Emisi Lho!

2. Mobil Baru 

pilihan mobil baru

Mobil berusia di bawah tiga tahun juga tak wajib melakukan uji emisi

Mobil yang tak wajib uji emisi lainnya adalah mobil baru. Dengan membeli mobil baru, Anda tak diwajibkan uji emisi. Seperti disebutkan sebelumnya, uji emisi ini wajib dilakukan bagi kendaraan berusia lebih dari tiga tahun. Meski demikian, Anda tak boleh lengah. Potensi untuk tak lolos uji emisi pada mobil baru pun mungkin saja terjadi. Ada baiknya untuk tetap melakukan uji emisi, agar gas buang kendaraan dan performa mobil bisa lebih optimal.

Sekadar informasi, masih dalam aturan yang sama bagi kendaraan yang tak melakukan uji emisi atau tak lolos uji emisi akan ada sanksi diberikan. 

"Setiap pemilik Kendaraan Bermotor yang tidak melakukan uji emisi gas buang dan/atau tidak memenuhi ketentuan lulus uji emisi gas buang dikenakan disinsentif berupa pembayaran parkir tertunggu mengacu pada Peraturan Gubernur mengenai tarif layanan parkir di ruang milik jalan dan/atau ruang milik jalan," bunyi pasal 17.  

Selain dikenakan disinsentif, pihak kepolisian juga berhak menilang pengendara. Namun Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih dalam tahap diskusi dengan Dinas Lingkungan Hidup terkait sanksi. Maka dari itu, bila masa sosialisasi sudah usai kepolisian belum akan melakukan penilangan. 

"Untuk penegakan hukum berupa tilang, kita belum laksanakan dulu karena masih sosialisasi kepada masyarakat. Tahap pertama sosialisasi 24 januari 2021, tapi kalau masyarakat masih pasif kami akan perpanjangan sosialisasi. Untuk tilang belum diberlakukan," ungkap Fahri baru-baru ini. 

>>> Apa Untungnya Uji Emisi Kendaraan?

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. 
Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 
Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
  • Geneva International Motor Show 2017
  • Tokyo Auto Salon 2019

 
back to top