Dapatkan Hasil Positif, Kebijakan Ganjil Genap akan Dikaji untuk Depok

09/08/2018

Pasar mobil
Share this post:
Dapatkan Hasil Positif, Kebijakan Ganjil Genap akan Dikaji untuk Depok
Keberhasilan kebijakan ganjil genap di Jakarta akhirnya mulai diikuti oleh daerah lain. Untuk mengatasi kemacetan, Pemerintah Kota Depok juga mempertimbangkan untuk mengadopsi kebijakan ini.

Bisa dibilang, Jalan Margonda di Depok merupakan langganan paling setia dari kemacetan yang terjadi di kota Depok. Tingkat kemacetan yang cukup tinggi pada akhir pekan seringkali tidak bisa dihindari karena jalan ini merupakan akses penghubung menuju Jakarta. Karena itu, Pemerintah Kota Depok berencana untuk menerapkan kebijakan ganjil genap untuk ruas jalan ini.

Gambar yang menunjukan jalan Margonda yang ada di Depok

Jalan Margonda akan mengadopsi kebijakan ganjil genap (foto: Depok.go.id)

Ketika dihubungi oleh Kompas Selasa (7/8) lalu, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono membenarkan rencana tersebut. "Betul menang, karena saat weekend di sana cenderung terjadi kepadatan lalu lintas yang signifikan. Tapi dalam pelaksanaannya sampai saat ini BPTJ masih menunggu hasil kajian dari pemerintah kota Depok dulu."

>>> 5.303 penilangan terjadi selama lima hari kebijakan ganjil genap di Jakarta

Kebijakan ganjil genap untuk Jalan Margonda saat ini masih dalam tahap kajian dari pemerintah setempat. Bila hasil kajian sudah ada, jelas Bambang, pihak pemerintah kota Depok akan bertemu dengan pihak BPTJ untuk mendiskusikan penerapan regulasi ini.

Gambar yang menunjukan arus lalu lintas yang cukup lancar di Jakarta

Keberhasilan ganjil genap meredam kemacetan Jakarta akan diadopsi oleh koa Depok (foto Okezone)

>>> Dapatkan berita lalu lintas terkini dari Cintamobil di sini

"Kewenangan ada di pemerintah Depok, namun kebijakan apapun yang mereka lakukan harus melalui koordinasi BPTJ, kenapa karena harus sinkron agar kebijakan tidak berbeda dengan yang sudah kita terapkan. Contoh mulai dari masalah waktu penerapan, strategi sosialisasi, dampak secara keseluruhan, dan lainnya," lanjutnya.

Akses utama dari Depok menuju Jakarta

Jalan Margonda, bersama dengan Jalan Kartini, merupakan beberapa ruas jalan yang sering menjadi biang keladi keterlambatan pengemudi akibat kemacetan. Parahnya, butuh waktu hingga dua jam untuk melintas di Jalan Margonda ketika berangkat kerja pada pagi hari dan pulang kerja di sore hari.

>>> Ingin membeli mobil baru dan bekas? Dapatkan informasi lebih lanjut di sini

Gambar yang menunjukan kemcaetan yang terjadi pada jalan Margonda di Depok

Kemacetan disebabkan Jalan Margonda menjadi akses utama Jakarta - Depok (foto: Tempo)

Kemacetan parah pasti ditemukan setiap hari kerja mulai dari pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB dimana pengendara berbondong-bondong melintas di jalan utama menuju Jakarta Selatan. Kemacetan juga terjadi pada pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB pada saat jam pulang kerja.

Bahkan, kemacetan lebih parah terjadi pada akhir pekan karena Jalan Margonda menjadi tempat bagi pusat perbelanjaan dan kuliner yang ramai. Karena itu, kebijakan ganjil genap saat ini direncanakan pada hari Sabtu dan Minggu untuk mencegah kemacetan yang terjadi pada ruas Jalan Margonda di akhir pekan.

>>> Semua berita terbaru dunia otomotif Indonesia hanya ada di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.
 
back to top