Merasa Tidak Melanggar Tapi Dapat Surat Tilang Elektronik? Ini yang Harus Dilakukan

09/03/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Merasa Tidak Melanggar Tapi Dapat Surat Tilang Elektronik? Ini yang Harus Dilakukan
Bagi Anda yang merasa tidak melanggar lalu lintas tapi mendapatkan Surat Tilang Elektronik sebaiknya lakukan hal di bawah ini.

Penindakan hukum pelanggaran lalu lintas melalui tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) disebut mampu meningkatkan disiplin berkendara. Ancaman blokir kendaraan bermotor yang abai terhadap tilang terkait disebut sangat efektif. Selain itu pengawasan atas pajak kendaraan bermotor (PKB) juga lebih baik.

>>> Polisi Targetkan Tilang Elektronik Berlaku Maret 2021 di 19 Provinsi

Gambar menunjukan Tilang elektronik

Electronic Traffic Law Enforcement

Melakukan Konfirmasi Terkait Penyanggahan Surat Tilang Elektronik

Tetapi penerapan tilang elektronik tidak menutup kemungkinan terjadi salah sasaran. Sebab bisa jadi ada yang menggunakan pelat nomor palsu atau kendaraannya sudah pindah tangan. Lantas bagaimana jika mendapat tilang elektronik padahal merasa tidak melakukan pelanggaran?

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar mengatakan, dalam kondisi seperti itu, orang yang dikirimi surat masih bisa menyanggah bukti surat tilang elektronik. Konfirmasi bukan berarti pemilik kendaraan mengakui kesalahan dan ditilang. Tapi pemilik kendaraan belum tentu ditilang, melainkan hanya sebagai penjelasan mengenai dugaan pelanggaran.

“Bagi pemilik kendaraan yang mendapatkan surat konfirmasi dipersilakan untuk melakukan konfirmasi terkait pelanggaran tersebut. Kita kirim surat konfirmasi, maka pemilik kendaraan silakan konfirmasi dan hadirkan kendaraannya ke kantor untuk kita periksa fisiknya,” jelas Fahri seperti dikutip dari laman NTMC Polri.

Konfirmasi berkaitan dengan data kepemilikan kendaraan sekaligus pengemudi kendaraan saat tertangkap melakukan pelanggaran. Konfirmasi bisa dilakukan melalui website resmi https://etle-pmj.info/ Pemilik kendaraan diberikan batas waktu hingga 8 hari untuk melakukan konfirmasi terkait pelanggaran yang terjadi.

“Untuk melakukan konfirmasi, pemilik kendaraan tidak perlu datang langsung ke kantor. Dengan melakukan konfirmasi dan memberikan info pengendara baru, maka Anda sudah berpartisipasi dalam usaha menertibkan kepemilikan kendaraan. Dalam skenario terburuk di mana kendaraan terkait digunakan untuk tindakan kriminal, maka Anda sudah membantu mempermudah penyelidikan,” sambung Fahri.

>>> Kenali Perbedaan Surat Tilang Biru dan Merah

Gambar menunjukan Tilang elektronik

Tilang Elektronik mulai berlaku Maret 2021 dipuluhan provinsi di Indonesia

Fungsi Lain Kamera E-TLE

E-TLE sangat berguna di lapangan karena memudahkan pengawasan pelanggar lalu lintas dengan memberikan surat tilang elektronik. Selain mampu menangkap pelanggaran lalu lintas, ternayata kamera E-TLE juga mempunyai fungsi lain yaitu bisa membantu mencari pelaku kriminal di jalan.

Fahri menambahkan bahwa kamera E-TLE juga dapat digunakan untuk mencari dan mengungkap identitas pelaku.

“Di samping pelanggaran lalu lintas, kamera ini bisa juga dimanfaatkan untuk mencari dan mengungkap identitas tindak kejahatan yang dapat memicu tindak pidana,” tutupnya.

>>> Pertengahan Bulan Maret, Tilang Elektronik Akan Diterapkan di Bekasi

Share this post:
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top