SPK Mobil Daihatsu Naik 233% Berkat Diskon PPnBM

18/03/2021

Pasar mobil

3 menit

Sebagai dampak dari kebijakan relaksasi PPnBM jumlah pemesanan mobil Daihatsu naik hingga lebih dari 2 kali lipat atau secara presentase 233 persen...

Seperti yang sudah diprediksi, kebijakan relaksasi PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) dari pemerintah akan merangsang minat konsumen untuk membeli kendaraan baru. Hal itu sudah dialami sejumlah pabrikan. Tak terkecuali PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang 'panen' pesanan. Bahkan secara presentase, pemesanan mobil Daihatsu naik di atas 200%.

Pemesanan Mobil Baru Daihatsu Naik 2 Kali Lipat

"Berdasarkan data internal kami pemesanan mobil Daihatsu naik hingga dua kali lipat, pasar otomotif di bulan Maret juga diprediksi akan meningkat. Ingat yang naik itu baru pemesanan ya, bukan penjualan," ujar Hendrayadi Lastiyoso selaku Division Head Marketing & Customer Relation, Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) dalam konferensi pers virtual, Kamis (18/3/2021).

Gambar dampak relaksasi PPnBM terhadap pemesanan kendaraan Daihatsu

Pemesanan mobil Daihatsu meningkat

Bila melihat data yang disajikan, total kenaikan pemesanan karena kebijakan relaksasi PPnBM ini hingga 233%, dengan Terios yang mencatatkan jumlah pemesanan tertinggi. Sebagai informasi secara total ada empat model Daihatsu yang menikmati kebijakan pemerintah ini, yaitu Daihatsu Xenia, Daihatsu Terios, Daihatsu Gran Max Minibus, dan Daihatsu Luxio.

>>> 5 Rekomendasi Pilihan Mobil Bekas Seukuran Panjang Daihatsu Rocky

Daihatsu Gran Max Minibus Juga Catat Kenaikan

Salah satu hal yang mengejutkan adalah pemesanan Daihatsu Gran Max model minibus. Secara presentase, pemesanan mobil ini meningkat hingga 194%. Data itu didapat bila dibandingkan dengan bulan Februari tahun 2021. Hal ini cukup luar biasa, mengingat model ini sama sekali belum mendapatkan penyegaran apapun sejak diniagakan di Indonesia tahun 2007.

Gambar Daihatsu Gran Max D

Gran Max jadi salah satu mobil Daihatsu yang naik SPK-nya

Meski kenaikan pemesanan Gran Max maupun Luxio cukup baik, tetapi Daihatsu juga menegaskan belu berencana untuk menyegarkan tampilannya. 

"Belum akan ada penyegaran (apapun) baik itu Daihatsu Gran Max maupun Luxio," ucap Hendrayadi lagi.

Itu artinya dalam beberapa tahun kedepan tidak ada Gran Max maupun Luxio facelift bahkan generasi baru.

>>> Gran Max Pick Up Antar Market Share Daihatsu Naik 17,8%

Potensi Masalah

Kendati pemesanan kendaraan naik dan akan membawa revenue yang baik untuk perusahaan. Tetapi ada sejumlah potensi masalah akibat kebijakan relaksasi PPnBM ini yang harus dihadapai oleh pabrikan.

"Bikin mobil itu enggak seperti bikin roti, dalam mekanisme pembuatan mobil ada ribuan item, vendor, yang masing-masing sudah punya mekanisme forecast (order ke pihak ketiga)," ujar Amelia Tjandra, selaku Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di saat yang sama.

Gambar perakitan mobil Daihatsu Gran Max

Bikin mobil enggak kayak bikin roti, banyak komponennya

"Saat ini mekanisme forecast yang bisa dicover hanya 20%, kenaikannya lebih dari 120%, kenaikan ini tak bisa serta merta dipenuhi oleh vendor. Customer akan komplain, padahal untuk kenaikan yang sebesar itu stok tidak akan banyak contoh stok Terios, Xenia itu sangat limited, tidak serta merta mendapatkan suplai, permintaan yang melonjak luar biasa itu butuh waktu untuk memenuhi demandnya," tutup Amel.

Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top