Dampak Pandemi Implementasi Emisi EURO 4 Mundur Hingga 2022

28/06/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Dampak Pandemi Implementasi Emisi EURO 4 Mundur Hingga 2022
Pemberlakuan wajib standar emisi EURO 4 mundur hingga tahun 2022 dari sebelumnya 2021 diakibatkan adanya pandemic virus COVID19 yang melanda Tanah Air

Pemberlakuan wajib standar emisi EURO 4 mundur hingga tahun 2022 dari rencana sebelumnya yang akan dilaksanakan tahun 2021. Hal ini diakibatkan oleh adanya pandemic virus COVID19 yang melanda Tanah Air. Cintamobil.com kutip dari situs Bisnis.com, Jongkie D. Sugiarto, selaku  Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah mengonfirmasi bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menerbitkan surat penundaan.

Gambar menunjukkan Isuzu Panther Grand Touring 2020

Isuzu Panther masih bisa dijual sebelum kebijakan Euro 4 ini diterapkan

Surat penundaan tersebut merupakan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, No S 786/MENLHK-PPKL/SET/PKL.3/5/2020 tanggal 20 Mei 2020. Jadi secara otomatis pemberlakuan wajib standar emisi EURO 4 mundur hingga tahun 2022. "Karena adanya Covid-19, maka persiapan-persiapan dari pihak prinsipal ataupun agen pemegang merek [APM] mengalami sejumlah hambatan, sehingga jadwal uji coba menjadi mundur semua," ujar Jongkie.

Tanggapan Agen Pemegang Merek

Gambar pabrik Isuzu

PT IAMI menanggapi berita penerapan EURO 4 yang mundur

"Kami (Isuzu) sudah mendapatkan informasi bahwa Gaikindo telah menerima surat dari KLHK yang menyatakan bahwa implementasi Euro4 untuk kendaraan diesel itu di tunda smapai dengan april 2022. Jadi di tunda satu tahun karena mendegarkan berbagai macam pertimbangan juga termasuk audiensi dengan Gaikindo," papar Attias Asril, selaku General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI).

BBM EURO 4 Harus Rendah Sulfur

Foto katalis mesin 4JA-1L Common Rail Blue Power Isuzu Traga atau Travis

Selain BBM mesin juga harus siap Euro 4

Sekadar informasi, pada mesin Euro 4 Diesel, itu terdapat dua komponen utama yang berfungsi untuk mengurangi emisi gas buang, yaitu Exhaust Gas Recirculation (EGR) dan Diesel Oxidation Catalyst (DOC). Fungsi EGR adalah mensirkulasi gas buang sehingga temperature intake tidak terlalu tinggi (NOx tidak tinggi), sedangkan DOC berfungsi untuk menurunkan NOx dan PM (NOx dan PM adalah satuan nilai batas emisi).

Foto turbocharger 4JA1L Common Rail Blue Power Isuzu Traga atau Travis

Mesin 4JA-1L Isuzu Traga ekspor sudah siap Euro 4

Bahan bakar yang digunakan untuk mesin EURO 4 Diesel juga harus rendah sulfur, kadarnya tidak boleh melebihi 50 PPM, sebab EFR dan DOC sangat rentan mengalami kerusakan akibat dari bahan bakar dengan sulfur tinggi. Sulfur yang terkondensat menjadi asam sulfat yang akan mengakibatkan dinding silinder (liner) mudah berkarat. Sulfur juga dapat teroksidasi saat pembakaran dan bereaksi dengan katalis sehingga menimbulkan asap putih.

>>> Ingin cari Isuzu Traga bekas? Coba cek pilihannya di sini

Share this post:
Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi andalan Cintamobil dalam menguji mobil baru di Indonesia
 
back to top