Isi BBM Lebih Mudah Berkat 207 Outlet Pertashop di Jateng dan DIY

30/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Pertamina MOR IV Jawa Bagian Tengah (JBT) melaporkan sebanyak 207 outlet Pertashop beroperasi di Jawa Tengah dan DIY dalam setahun sejak pertama diperkenalkan.

Program pemerataan energi melalui Pertashop atau Pertamina Shop terus berlanjut dan diperluas. Outlet-outlet pengisian bahan bakar (BBM) berskala kecil beroperasi seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ratusan outlet Pertashop telah beroperasi di kedua wilayah tersebut..

207 outlet

Laporan teranyar menyebutkan jumlah outlet Pertashop beroperasi di Jateng dan DIY mencapai 207 outlet. Angka tersebut dihitung sejak diperkenalkan setahun lalu, di Holy Stadium, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (18/2/2020). Jumlahnya bakal meningkat seiring permintaan yang masih diproses dan banyak wilayah belum terjamah SPBU.

“Angka tersebut akan terus bertambah, mengingat masih banyak desa atau kecamatan yang belum tersedia SPBU,” kata Unit Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho, dalam keterangannya di laman resmi Pertamina, (28/4/2021).

>>> Ini 4 Program Utama Pertamina untuk Perluasan Layanan Energi

Foto menunjukkan outlet Pertashop di desa Candirejo Borobudur

Pertashop hanya menjual Pertamax

Peluang menjanjikan

Pertashop merupakan salah satu program Pertamina untuk layanan pemerataan energi bertajuk One Village One Outlet. Selain mempermudah masyarakat mendapatkan BBM berkualitas dengan harga sama seperti di SPBU. Program Pertashop menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, baik bagi kelompok masyarakat seperti BUMDes, Koperasi, Usaha Dagang (UD), maupun masyarakat perorangan.

“Kami telah membuka peluang investasi bagi para pengusaha untuk mengelola SPBU mini atau Pertashop. Walau nilai investasi lebih rendah dari SPBU reguler,  prospek bisnisnya sangat menjanjikan,” kata Brasto.

“Dengan adanya Pertashop, konsumen yang tinggal di pedesaan tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke SPBU reguler hanya untuk mengisi bahan bakar. Selain itu Pertashop juga bisa menjadi bisnis tersendiri yang memberikan keuntungan usaha, baik yang berbasis kelompok masyarakat seperti BUMDes maupun pengusaha swasta,” lanjutnya

>>> Pengemudi Mobil Tak Perlu Turun Saat Isi BBM di SPBU

Foto peresmian Pertashop Bergas Kidul Kabupaten Semarang

Harga BBM di Pertashop sama dengan di SPBU

3 Paket investasi

Pertamina menawarkan 3 paket investasi bagi siapapun yang minat bermitra mengelola outlet Pertashop, yaitu:

  1. Paket Gold, dengan investasi minimal Rp 250 juta (luas lahan minimal 210 meter persegi)
  2. Paket Platinum, dengan investasi minimal Rp 400 juta (luas lahan minimal 300 meter persegi)
  3. Paket Diamond; dengan investasi minimal Rp 500 juta (luas lahan minimal 500 meter persegi)

Selain biaya investasi, yang perlu dipersiapkan oleh pemohon yaitu lahan sesuai kriteria serta ketersediaan jaringan listrik. Adapun peluang keuntungan yang didapat mulai dari Rp 435 / liter hingga Rp 850 / liter dengan estimasi pengembalian modal maksimal 5 tahun.

>>> Tambah Lagi Pertashop di Magelang, Dekat Candi Borobudur

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top