Daimler AG Ganti Nama Jadi Mercedes-Benz Group AG

08/08/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Dewan Manajemen dan Dewan Pengawas telah setuju untuk menetapkan Daimler AG untuk berganti nama menjadi Mercedes-Benz Group AG mulai awal tahun depan.

Dewan Manajemen dan Dewan Pengawas Daimler AG (simbol ticker DAI) telah menyetujui penyusunan kembali perusahaan dalam sejarah serta peta jalan yang sedang berjalan. 

>>> Daimler Berencana Jual Pabrik Perakitan Smart di Prancis

Gambar menunjukan Daimler

Perubahan nama akan efektif awal tahun depan

Berganti Mercedes-Benz Group AG Mulai Februari 2022

Setelah rencana spin-off Daimler Truck pada akhir tahun ini, pemegang saham Daimler AG akan memegang 65% saham Daimler Truck Holding AG yang baru, yang kemudian akan dicatatkan di bursa sebagai perusahaan independen.  

Pemegang saham Daimler akan menerima satu saham tambahan di Daimler Truck Holding AG, pemimpin pasar global untuk kendaraan komersial, untuk setiap dua saham yang mereka miliki di Daimler AG. Daimler akan mempertahankan kepemilikan minoritas sebesar 35% di Daimler Truck Holding AG dan bermaksud untuk memindahkan 5% ke Daimler Pension Trust e.V., sebuah asosiasi terdaftar menurut hukum Jerman.

Para pemegang saham Daimler akan memutuskan penataan kembali susunan perusahaan mereka pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 1 Oktober tahun ini. Dalam konteks ini, keputusan juga akan diambil untuk mengubah nama Daimler AG menjadi Mercedes-Benz Group AG mulai 1 Februari 2022. Langkah ini bertujuan untuk menekankan fokus masa depan perusahaan pada bisnis mobil dan van dibawah brand Mercedes-Benz serta sub-brand Mercedes-AMG, Mercedes-Maybach dan Mercedes-EQ.

“Hari ini merupakan tonggak sejarah penting selama hampir 140 tahun berdirinya perusahaan ini. Sepanjang sejarah Daimler, keberanian untuk secara fundamental menemukan kembali perusahaan telah menjadi kunci keberhasilannya. Melalui spin-off ini, kedua perusahaan independen yang terdaftar akan dapat berkonsentrasi penuh pada kelompok pelanggan mereka yang berbeda dan oleh karena itu menjadi lebih efisien dan lebih sukses,” kata Bernd Pischetsrieder, Chairman of the Supervisory Board of Daimler AG.

>>> Program Kendaraan Niaga Mercedes-Benz di Masa Transisi

Gambar  menunjukan truk

Truk Listrik Mercedes-Benz eActros

Mercedes-Benz Mobility AG

Divisi Daimler pada saat ini Mercedes-Benz Cars & Vans, yang merupakan bagian inti dari Daimler Group di masa depan, telah sukses menghasilkan pendapatan sebesar €55,0 miliar dan EBIT sebesar €7,5 miliar pada paruh pertama tahun fiskal 2021. 

Setelah pemisahan Daimler Truck Financial Services, hari ini Daimler Mobility AG akan berganti nama menjadi Mercedes-Benz Mobility AG. Hal ini mencerminkan fokus pada pelanggan mobil dan van Mercedes-Benz di sekitar 40 pasar di seluruh dunia, menyediakan solusi pembiayaan, leasing, dan mobilitas yang disesuaikan untuk memperkuat kepuasan dan loyalitas pelanggan.

>>> Cara Menghentikan Laju Mobil saat Ban Pecah

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top