Corona, dulu kita mengenal kalimat ini sebagai sebuah sedan keluaran Toyota yang sempat dijual di Indonesia sebelum akhirnya diganti Camry. Namun, saat ini telah menjadi momok global sepanjang awal tahun 2020.
>>> Selain Geneva Motor Show, ajang ini juga dibatalkan karena pandemi Corona
Virus yang berasal dari Cina itu telah menjadi sebuah pandemi, di mana 395.579 orang terjangkit dan menewaskan 17.234 jiwa selama tiga bulan terakhir. Penyebarannya sangat cepat, bahkan saat ini sudah sampai Italia dan Amerika Serikat yang jadi negara dengan kasus Virus Corona aktif terbanyak saat ini.
Geneva Motor Show jadi ajang pertama yang dibatalkan karena Corona
Dampak penyebaran virus Corona terhadap otomotif tak bisa diremehkan, mulai dari penundaan atau pembatalan gelaran motor show, peluncuran mobil dengan konsep tak biasa, sampai kacaunya jadwal kompetisi balap 2020.
Berbagai kejuaraan balap dunia, mulai dari Formula 1, Formula E, WRC, MotoGP, sampai kejuaraan balap dalam negeri seperti ISSOM harus mengatur ulang jadwalnya di tengah pandemi virus Corona yang masih jauh dari kata berakhir. Untuk lebih jelasnya, simak daftar ajang balap yang ditunda karena virus Corona di bawah ini.
Formula 1
F1 musim 2020 hampir saja bergulir di Australia
Dimulai dari balap mobil paling bergengsi, Formula 1. Awalnya, F1 bersiap untuk memulai musim sesuai jadwal di Albert Park, Australia, 15 Maret lalu. Namun satu hari jelang sesi latihan bebas, McLaren mundur dari balapan setelah salah satu anggota timnya positif Covid-19.
>>> Temukan pilihan mobil baru dan bekas berkualitas di sini
Dampak dari kejadian ini ternyata panjang, para promotor balapan meminta kepada FIA dan F1 untuk menunda atau membatalkan balapan. Sebelum awal musim, Cina meminta penundaan, lalu disusul Bahrain, Vietnam setelah GP Australia. Beberapa hari berselang, giliran Belanda, Catalunya, dan Monaco meminta balapan ditunda atau dibatalkan, yang terbaru Azerbaijan mengikuti langkah negara lain dengan meminta penundaan jadwal balap.
Berantakannya jadwal balap juga berdampak pada operasional tim, yang harus libur antara 3-4 pekan, yang mempengaruhi proses pengembangan mobil regulasi baru 2021. Alhasil, FIA dan F1 setuju untuk memundurkan regulasi teknis menjadi tahun 2022.
Balapan yang ditunda karena Virus Corona (F1):
GP Australian - Albert Park - 15 Maret
GP Bahrain - Sakhir - 22 Maret
GP Vietnam - Hanoi - 5 April
GP Cina - Shanghai - 19 April
GP Belanda - Zandvoort - 3 Mei
GP Spanyol - Barcelona - 10 Mei
GP Monaco - Monte Carlo - 24 Mei (dibatalkan)
GP Azerbaijan - Baku - 7 June
Formula E
Formula E musim 2019-2020 sudah berlangsung lima balapan sebelum dihentikan karena Corona
Sementara itu, musim balap Formula E telah berjalan sejak November 2019 dan telah melewati lima balapan sebelum virus Corona menyebar secara global, terakhir e-Prix Marrakesh yang digelar 29 Februari 2020.
Pekan lalu, FIA dan FEO (Formula E Operations) sepakat untuk meliburkan kompetisi selama dua bulan, yang berarti balapan pada bulan Maret sampai awal Juni akan ditunda, atau mungkin dibatalkan. Salah satu balapan yang terkena dampak penundaan ini adalah gelaran pertama e-Prix Jakarta, yang sedianya digelar 6 Juni mendatang.
Balapan yang ditunda karena Virus Corona (Formula E):
Sanya E-Prix - Cina - 21 Maret
Rome E-Prix - Italia - 4 April
Paris E-Prix - Prancis - 18 April
Seoul E-Prix - Korea Selatan - 3 Mei
Jakarta E-Prix - Indonesia - 6 Juni
MotoGP
Sebenarnya GP Qatar tetap berlangsung sesuai jadwal, tetapi tidak untuk kelas MotoGP
Dibandingkan Formula 1 dan Formula E, Dorna dan FIM bisa dibilang yang paling responsif dalam pengaturan jadwal. Pada putaran pertama di Qatar, para pembalap Moto2 dan Moto3 masih bisa balapan karena sudah berada di Losail satu pekan sebelum lockdown, alhasil GP Qatar tetap berjalan seperti biasa tanpa kelas MotoGP.
Pada saat bersamaan, GP Thailand yang sebelumnya digelar 22 Maret juga ditunda setelah Menteri Kesehatan Thailand, Anutin Charnvirakul, memutuskan untuk menunda balapan. Jadwal pengganti pun telah didapatkan, yakni pada bulan Oktober.
Tak lama berselang, giliran GP of The Americas dan GP Argentina yang meminta perubahan jadwal di tengah krisis yang diakibatkan virus Covid-19. Kedua balapan tersebut akan dihelat pada bulan November. Jika tak ada perubahan jadwal lagi, musim MotoGP 2020 akan berlanjut di Jerez, 3 Mei mendatang.
Balapan yang ditunda karena Virus Corona (MotoGP):
GP Thailand - 22 Maret ke 4 Oktober
GP Amerika - 5 April ke 15 November
GP Argentina - 12 April ke 22 November
World Rally Championship
Tiga putaran awal WRC 2020 berlangsung sesuai jadwal
Sejauh ini, mungkin hanya World Rally Championship 2020 saja yang belum ‘diacak-acak’ virus Corona. Dengan tiga putaran awal, Reli Monaco, Reli Swedia, dan Reli Meksiko berjalan sesuai jadwal.
Baru pada putaran keempat, reli Argentina, WRC harus menunda balapan. Ini dikarenakan pemerintah Argentina membatasi kegiatan olahraga internasional sampai akhir tahun. Jika tak ada penundaan lagi, kompetisi WRC akan berlanjut di Portugal, 21-24 Mei mendatang.
Balapan yang ditunda karena Virus Corona (WRC):
Reli Argentina - 30 April s/d 1 Mei
World Endurance Championship
Le Mans 24 jam akan diundur jadi September
Menyusul pembatalan Sebring 1000 Mil, FIA dan WEC langsung mengambil langkah cepat dengan menunda Spa 6 Jam yang awalnya dihelat pada 25 April.
Tak lama berselang, Automobile Club de l’Ouest (ACO), bersama dengan FIA menunda gelaran balapan ketahanan Le Mans 24 Jam 2020, yang sedianya dijadwalkan pada 13-14 Juni menjadi 19-20 September 2020. Saat ini, WEC sedang mencari alternatif tanggal agar balapan di Sirkuit Spa-Francorschamps dapat digelar sebelum Le Mans.
Balapan yang ditunda karena Virus Corona (WEC):
Sebring 1000 Mil (Dibatalkan)
Le Mans 24 Jam - diundur jadi 19-20 September 2020
Spa 6 jam - diundur
ISSOM
ISSOM juga akan menunda putaran pertama sampai waktu yang belum ditentukan
Tidak hanya balap internasional saja yang terkena dampak virus corona, putaran pertama International Sentul Series of Motorsport (ISSOM) juga terkena imbas dari penyebaran virus Covid-19.
>>> Baca berita lainnya dari dunia balap di sini
Pelarangan sejumlah aktifitas yang melibatkan keramaian massa ini sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus. Keputusan ini juga sejalan dengan ketetapan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang sudah menjadikan Virus COVID-19 sebagai pandemi global.
"Kami memutuskan untuk penundaan jadwal (reschedule) penyelenggaraan Kejurnas Balap Mobil ISSOM Put.1 tahun 2020," tulis keterangan resmi Tinton Soeprapto, Direktur PT Sarana Sirkuitindo Utama, yang diterima Cintamobil.com, Rabu (18/03/2020).
Untuk tanggal pengganti putaran pembuka ISSOM 2020 juga masih belum ditentukan, tentu saja hal ini disebabkan kondisi nasional yang belum kondusif di tengah pandemi Virus Corona.
Kapan musim balap akan kembali normal?
Mungkin, pertanyaan yang terlintas di benak para pecinta balap saat ini adalah sampai kapan kejuaraan balap harus ditunda akibat pandemi Covid-19?
Jika kita mengacu pada ketentuan yang dibuat FIA dalam menentukan jadwal balapan di tengah pandemi Corona, mereka membagi tanggalan menjadi tiga fase, yakni merah, kuning, dan hijau.
FIA membagi tanggalan menjadi tiga fase, dan diprediksi musim balap kembali bergulir Juni
Bulan yang masuk ke fase merah adalah Maret-April yang dimana tak ada balapan yang bisa digelar saat itu, sementara itu Mei sudah memasuki fase kuning di mana penyelenggara balapan harus melihat kondisi terkini seputar penyebaran virus covid-19, sementara itu Juni dan setelahnya masuk ke fase hijau.
Jika kondisi penyelenggara balapan sudah mulai kondusif pasca pandemi Corona, maka dinyatakan balapan bisa digelar. Namun, semuanya kembali lagi kepada kondisi negara masing-masing penyelenggara.
Jika mengacu pada kondisi di atas, rasanya musim balap akan kembali berjalan seperti pada bulan Juni-Juli, meski tak menutup kemungkinan akan molor sampai Agustus jika kondisinya belum memungkinkan. Kemungkinan terparahnya, kita akan melalui tahun 2020 tanpa balapan.







