Citroen DS Mobil yang Sarat Inovasi Pada Masanya

23/04/2021

Pasar mobil

5 menit

Citroen DS Mobil yang Sarat Inovasi Pada Masanya
Citroen DS sangat jauh meninggalkan merek mobil lainnya pada masa itu dalam hal inovasi teknologi otomotif, penampilan dan performa secara keseluruhan

Majalah Classic & Sports Car menobatkannya  sebagai “the most beautiful car ever made” setelah melakukan  polling yang melibatkan 20 desainer mobil kelas dunia antara lain Giorgetto Giugiaro, Ian Callum, Roy Axe, Paul Bracq, dan Leonardo Fioravanti. Faktanya, Citroen DS 1955 bukan hanya sekadar cantik. Menurut tim Cintamobil.com, bahkan secara teknis, mobil bersosok unik ini sangat jauh meninggalkan mobil lainnya pada masa itu dalam hal teknologi, tampilan dan performa secara keseluruhan.

gambar citroen ds

"The most beautiful car ever made"

Memang, ada beberapa mobil yang menonjol dan mengalahkan yang lainnya karena keunggulan salah satu faktor seperti teknologi, penampilan atau performa. Namun hanya Citroen DS 1955 yang mampu memadukan tiga pilar tadi secara simultan. Setelah  60 tahun kemudian, nyatanya tetap saja sulit untuk mengalahkan berbagai inovasi yang diwariskannya.  
>>> Mempengaruhi Kenyamanan dan Handling, Ini Jenis Suspensi Mobil

Sang Dewi Nan Cantik

Citroen DS – DS berasal dari serapan kata  deesse (Dewi atau goddess dalam bahasa Prancis) – tampil perdana dalam gelaran  Paris Salon de l’Automobile (Paris Motor Show) yang berlangsung pada 5  Oktober  1955. Saat itu pengunjung Paris Motor Show langsung terpesona melihat sosok mobil unik ini dengan  beragam inovasi yang jauh melampaui masanya. Tidak heran menjelang penutupan Paris Motor Show 1955,  booth Citroen mencatat sebanyak 80.000 SPK. Sebuah rekor yang bertahan 60 tahun sebelum akhirnya dilampaui oleh  Tesla Model 3 dengan 180.000 SPK pada  Maret 2016.

gambar citroen ds

Tampil perdana dalam gelaran Paris Motor Show 1955

Salah satu faktor penting bagi kecantikan Citroen DS adalah sentuhan tangan dingin  Flaminio Bertoni dan  André Lefèbvre (aeronautical engineer Prancis). Sebelum menjadi desainer mobil, Flaminio Bertoni yang lahir pada  10 Januari 1903 adalah pematung. Bekerja untuk Citroen selama bertahun-tahun, Flaminio Bertoni memanfaatkan kemampuan imajinasinya sebagai pematung sehingga menghasilkan beberapa karya legendaris antara lain  Traction Avant (1934), 2CV (1948),  H van (1947), DS (1955),  dan Ami 6 (1961).  

Bodi Aerodinamis

Secara teknis, Citroen  DS mempunyai hambatan udara berupa Cd  sebesar 0,34 yang baru dapat disaingi oleh mobil sedan era 1980-an. Untuk mencapai Cd 0,34, para engineer Citroen  menerapkan desain bodi yang serba mulus dan minim tonjolan. Tidak lupa, para engineer Citroen menyembunyikan saluran udara, memasang panel penutup roda belakang, membuat lekukan bodi yang “mengalir” dan kaca jendela minim hambatan udara.

gambar bodi citroen ds

Cd 0,34 menjadi salah satu keunggulan sedan kreasi  Flaminio Bertoni dan  André Lefèbvre

Sistem penggerak Citroen DS serupa dengan Citroen Traction Avant berupa mesin  longitudinal dan transmisi di depan serta sistem penggerak roda depan (front wheel drive). Terkait bodinya,  para engineer Citroen  memanfaatkan material campuran berupa aluminium  (kap mesin), serat kaca (atap), baja (panel bodi, rangka). Satu hal lagi, rangka monocoque baja sudah mengadopsi crumple zone dengan desain khusus.

Sistem Hidraulik 

Pada kebanyakan kendaraan konventional di masa itu, sistem hidraulik hanya dipakai untuk sistem rem dan  power steering. Pada Citroen  DS, sistem hidraulik diterapkan untuk  suspensi, kopling, dan transmisi. Agar sistem hidraulik dapat berfungsi optimal pada suspensi, kopling, dan transmisi, digunakan  sebuah pompa hidraulik yang digerakkan oleh mesin (engine-driven hydraulic pump) dan menghasilkan tekanan 17,2 MPa (2.490 psi).

gambar sistem hidraulik citroen ds

Sistem hidraulik untuk operasional suspensi, kopling dan transmisi 

Penggunaan sistem suspensi hidraulik (hydropneumatic) juga berfungsi sebagai  automatic self-levelling system dan variable ground clearance yang saat itu tergolong inovatif dan membantu Citroen DS untuk  melakukan manuver ekstrem, menghasilkan pengendalian istimewa dan memberikan kenyamanan  suspensi yang luar biasa (sering disebut "magic carpet").  Sebelum Citroen DS, suspensi  hydropneumatic sudah berdinas dan dirintis lebih dahulu oleh Citroen Traction Avant 15CV-H. Suspensi hydropneumatic hasil kreasi Paul Magès  memungkinkan Citroen DS untuk melaju cepat di atas jalan kasar yang saat itu  banyak dijumpai di Prancis.

Sistem Pengereman

gambar rem citroen ds

Inboard disc brake, memudahkan perawatan dan meminimalkan potensi masalah

Citroen DS menjadi salah satu mobil pertama di dunia yang menerapkan sistem rem cakram pada roda depan dan rem tromol pada roda belakang. Sementara mobil lain pada masa itu masih mengandalkan sistem rem tromol untuk semua roda. Yang unik, rem cakram depan Citroen DS ditempatkan di dalam ruang mesin (in-board disc brake), bukan disatukan dengan roda seperti mobil konvensional pada umumnya. Dengan demikian memudahkan perawatan dan meminimalkan potensi masalah. Sekian tahun kemudian, inovasi tersebut digunakan (kembali) oleh kendaraan militer seperti HMMWV (Humvee) dan Toyota Mega Cruiser.

Lampu Depan Directional

Sejatinya bukan Citroen yang menjadi pelopor directional headlight, melainkan  Tucker 48 'Torpedo' 1948. Tetapi, Citroën adalah pabrikan mobil yang pertama kali memasarkan  adaptive headlight menjadi produk massal. Pada akhir tahun 1967, Citroen merilis DS model tahun 1968 versi facelift hasil kreasi  Robert Opron (juga mendesain  Citroen SM 1970  dan Citroen CX 1974). Citroen  DS 1968 mempunyai desain empat unit lampu depan yang lebih  streamline karena berada di dalam kanopi kaca.

gambar lampu citroen ds

Lampu depan high beam 'melirik' sesuai sudut putar kemudi 

Lampu depan jenis high beam (pada bagian dalam) disambungkan dengan kemudi melalui kabel dan bisa melirik hingga 80o. Sementara lampu  depan jenis low beam (pada bagian luar) tidak bersifat adaptif namun dilengkapi fitur self-leveling untuk mereduksi gejala  pitching yang disebabkan oleh akselerasi dan pengereman sehingga pencahayaan selalu stabil. Lampu depan adaptif  memungkinkan pengemudi untuk melihat kondisi di seputar mobil saat melalui jalan berliku sambil  melaju kencang pada malam hari.   

Penyelamat  Charles de Gaulle

gambar citroen ds kepresidenan

Presiden Charles de Gaulle bersama Citroen DS 

Pada 22 Agustus 1962 di  Le Petit-Clamart dekat  Paris, terjadi upaya pembunuhan terhadap Presiden Prancis, Charles de Gaulle, yang direncanakan oleh veteran perang kolonial Aljazair  bernama Jean-Marie Bastien-Thiry. Charles de Gaulle berhasil lolos dari upaya pembunuhan tersebut walau Citroen DS kepresidenan  (versi standar) ditembus belasan peluru kaliber 9 mm yang menyebabkan bodi berlubang dan ban kempis.

gambar citroen ds kepresidenan

Lubang peluru di bodi Citroen DS

Sempat mengalami four wheel skid, pengemudi berhasil memacu kencang mobil kepresidenan untuk menjauh dari lokasi kejadian. Tanpa suspensi hydropneumatic, bisa dipastikan Citroen DS kepresidenan akan mengalami roll-over setelah ban kempis akibat tembakan peluru SMG. Setelah peristiwa tersebut,  Charles de Gaulle bersumpah hanya  bersedia memakai Citroen.    

>>>Bagaimana Jadinya Jika Citroen DS Hadir Sebagai Sedan Modern?

Penulis
Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.
 
back to top