China Recall 48 Ribu Unit Tesla Model S dan Model X

24/10/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
China Recall 48 Ribu Unit Tesla Model S dan Model X
Tesla Motors China bakal melakukan recall terhadap 48.442 unit Tesla Model S dan Model X produk impor setelah ditemukannya masalah pada sistem suspensi.

Tesla tidak hanya mempersembahkan produk dengan kualitas tinggi, tapi juga pelayanan untuk menjamin kepuasan pelanggan. Termasuk di dalamnya garansi produk saat ditemukan cacat produksi.

Recall Model S dan Model X

Dari China dilaporkan, Tesla Motors (Beijing) Co., Ltd. berencana melakukan recall terhadap 48.442 unit Tesla Model S dan Model X yang diimpor dari Gigafactory lain. Hal ini dilakukan setelah Administrasi Negara untuk Peraturan Pasar China (China's State Administration for Market Regulation / SAMR) menemukan masalah teknis yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

Foto menunjukkan booth Tesla di Beijing Auto Show 2020

Mobil listrik Tesla cukup diminati di pasar China

Dikutip dari harian otomotif China, GasGoo Auto News, (23/10/2020) dari jumlah di atas terperinci sebagai berikut:

  • Sebanyak 29.193 unit adalah Model S dan Model X impor yang diproduksi antara 17 September 2013 hingga 16 Agustus 2017, dan
  • Sebanyak 19.249 unit lainnya yaitu Model S impor yang diproduksi selama periode mulai 17 September 2013 hingga 15 Oktober 2018.

>>> Pabrik Tesla di China Hasilkan 5.000 Mobil per Minggu

Masalah pada komponen suspensi

Seluruh model di atas terindikasi bermasalah pada komponen suspensi depan dan belakang. Untuk menghilangkan risiko keselamatan Tesla bakal melakukan penggantian pada linkage suspensi serta melakukan pengaturan ulang.

Seluruh perbaikan dan penggantian komponen dilakukan secara gratis. Diharapkan kepada para pemilik untuk membawa kendaraannya ke dealer terdekat agar segera mendapatkan pelayanan.

Foto menunjukkan Suspensi Tesla Model X/S

Tesla Model S/X direcall, ada masalah pada suspensi

Tesla China

Ekspansi Tesla di China telah dilakukan sejak beberapa tahun belakangan. Tesla semakin serius dengan memutuskan membangun Gigafactory 3 di Shanghai yang mampu memproduksi hingga 250.000 unit kendaraan per tahun. Hanya saja model yang diproduksi untuk saat ini baru satu, yakni Model 3. Sementara untuk model lain seperti Model S dan Model X yang saat ini dipasarkan seluruhnya masih impor dari Gigafactory lain.

Gigafactory 3 tidak hanya memenuhi permintaan pasar lokal, tapi juga dipasok ke negara lain. Yang terbaru mulai 19 Oktober 2020, Tesla Model 3 buatan China diekspor ke lebih dari 10 negara Eropa, termasuk Jerman, Prancis, Italia, dan Swiss.

Ke depan, Gigafactory 3 bakal memproduksi Model Y yang dimulai awal 2021. Persiapan pabriknya sedang berlangsung dan semuanya berjalan dengan baik.

>>> Dapatkan mobil yang kamu cari di sini!

Foto menunjukkan Pabrik Tesla di China

Pabrik Tesla di China capai kapasitas maksimum

>>> Berita otomotif terbaru hanya ada di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top