40 Tahun Memimpin, CEO Suzuki Osamu Suzuki Pensiun

26/02/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Pimpinan Suzuki Motor Corp yang berusia 91 tahun Osamu Suzuki mengundurkan diri dari jabatannya mulai Juni 2021. Posisinya akan digantikan oleh Toshihiro.

Pimpinan Suzuki Motor Corp Osamu Suzuki akan pensiun setelah memimpin produsen mobil Jepang itu selama lebih dari 40 tahun. Pria berusia 91 tahun itu akan mundur Juni 2021 mendatang.

>>> Mumpung Masih Ada! Suzuki Ignis VIN 2020 Diskon Rp 19 Juta

Gambar menunjukan Bos Suzuki

Sosok dari Osamu  Suzuki

Osamu Suzuki Berkarir Sejak 1978

Osamu Suzuki akan meninggalkan jabatannya setelah rapat pemegang saham yang dijadwalkan pada akhir semester pertama tahun ini. Osamu telah menjabat sebagai presiden, ketua atau CEO perusahaan yang terkenal dengan mini vehicles dan sepeda motornya, sejak tahun 1978 silam.

Pemimpin bisnis karismatik itu akan mundur setelah meletakkan dasar bagi pembuat mobil untuk bergabung dengan tren baru elektrifikasi dan mengemudi otonom. Pada konferensi pers online, Osamu mengatakan manajemen perusahaan akan dirombak untuk memberi jalan bagi generasi muda, karena perusahaan perlu mempertahankan pertumbuhan di tengah lingkungan bisnis yang berubah dengan cepat. Putra tertua Osamu yakni Toshihiro akan mengambil alih kepemimpinan setelah ayahnya pensiun.

>>> Begini Cara Modifikasi APV Biar Penampilannya Jadi Keren

Gambar menunjukan Suzuki Ignis

Suzuki dikenal sebagai pabrikan kendaraan kecil terbesar di dunia

Sepak Terjang Osamu Suzuki 

Hampir setengah abad di pucuk pimpinan, Osamu secara luas telah mengubah pembuat mobil menjadi seperti sekarang ini sebagai salah satu pabrikan kendaraan kecil terbesar di dunia. Alih-alih bersaing dengan raksasa otomotif terbesar Jepang seperti Toyota Motor Corp secara langsung, Suzuki bekerja untuk menumbuhkan perusahaan dengan menemukan pasar baru di seluruh dunia untuk mobil kompaknya, membangun pangsa dominan di India selama dua masa jabatan pertamanya dari 1978 hingga 2000. 

Dalam karirnya Osamu juga pernah mencoba mengarahkan Suzuki ke aliansi dengan dua pembuat mobil terbesar dunia, Volkswagen AG dan General Motors Co, meskipun akhirnya gagal.

Selain mengumumkan mundurnya Osamu Suzuki, produsen mobil dan motor asal Jepang itu juga telah mengumumkan rencana jangka menengah perusahaan yang secara detail mencakup elektrifikasi semua modelnya pada waktu yang tepat dan mengurangi emisi karbon terkait manufaktur menjadi nol pada tahun 2050. Keputusan tentang perubahan manajemen akan mempercepat kecepatan perusahaan.

"Saya puas dengan rencana jangka menengah serta kemampuan manajemen untuk melihatnya dan saya akan terus dapat dimintai nasehat dengan mudah di masa mendatang," kata Osamu seperti dikutip dari laman Bloomberg (24/2).

>>> Suzuki GSX 250 Tengah Bersiap Masuk Indonesia

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top