Cek Mobil Mercedes-Benz Anda, Siapa Tahu Harus Ikut Recall Airbag Takata

19/03/2021

Pasar mobil

3 menit

Airbag Takata yang mengembang tabung inflatornya dikatakan dapat meledak dan serpihan-serpihannya bisa membahayakan, terutama pada bagian wajah penghuni kabin.

Persoalan kampanye recall airbag Takata telah terjadi sejak tahun 2014 silam. Total 57 merek yang terdata menggunakan airbag dari Takata di pasar Amerika Serikat.

>>> Tak Mau Recall Airbag  Takata, Ford Kena Somasi

Gambar menunjukan Airbag takata

Serpihan-serpihannya bisa membahayakan

Bahaya yang Mungkin Terjadi

Airbag Takata yang mengembang tabung inflatornya saat terjadi kecelakaan dikatakan dapat meledak dan serpihan-serpihannya bisa membahayakan, terutama pada bagian wajah penghuni kabin. Tentunya hal ini sangat membahayakan pemilik kendaraan yang menggunakan airbag  Takata.

Puluhan merek yang termasuk kampanye recall ini di AS termasuk Audi, BMW, Mercedes, Ford, Ferrari, Nissan, MINI, Mitsubishi, Chevrolet, Suzuki, Volvo, Hyundai dan masih banyak lagi. Hal ini dikarenakan Takata sudah memproduksi airbag sejak tahun 1987 silam.

Persebaran airbag  takata juga telah mendunia. Takata telah mendominasi pasar airbag dan menjadi tiga besar tiga besar produsen airbag, di samping Autoliv dan TRW Automotive.

Maka tak heran jika inflator Takata yang ditarik mencapai total 100 juta unit di seluruh dunia. Persaingan harga  yang lebih murah dari kompetitornya menjadi satu alasan mengapa mereka Takata berhasil mendominasi pasar.

Dari catatan di atas bijak rasanya bagi masyarakat untuk bijak memeriksakan airbag kendaraannya ke bengkel resmi. Terlebih merek mobil yang digunakan telah menyediakan program kampanye airbag Takata untuk perbaikan. 

>>> Ternyata Ini Penyebab Airbag Tidak Mengembang saat Kecelakaan

Gambar menunjukan Takata airbag

Takata Airbag Recall

Kampanye Layanan Recall Airbag Takata untuk Mobil Mercedes-Benz

Sebagai bagian dari komitmennya untuk memastikan standar tertinggi bagi keselamatan pelanggannya, Mercedes-Benz telah memutuskan untuk melaksanakan kampanye global untuk seluruh kendaraan mobil penumpang dan van Mercedes-Benz di seluruh dunia. 

Pelanggan dan pemilik kendaraan Mercedes-Benz di Indonesia dapat melihat dan mengikuti Kampanye Layanan VIN-Checker online melalui situs berikut: https://www.mercedes-benz.co.id/passengercars/being-an-owner/servicecampaign.html
 
Situs tersebut memberikan informasi kepada pemilik kendaraan tertentu yang disarankan untuk mengikuti Kampanye Layanan. Dalam kasus tindakan yang diperlukan, bengkel resmi Mercedes-Benz siap untuk melakukan tindakan pencegahan serta memastikan keselamatan kendaraan secara gratis.
 
Untuk informasi lebih lanjut, para pelanggan dan pemilik kendaraan dapat menghubungi Customer Care Center Mercedes-Benz Indonesia melalui 1-5000-50.

>>> Bukan Barang Baru, Mobil Mercedes-Benz Sudah Pakai Airbag 40 Tahun Silam

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top