Cegah Pemudik, Ini 3 Titik Penyekatan Kota Depok

25/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Sejumlah ruas jalan disekat untuk mencegah kendaraan melintas di masa larangan mudik. Dan berikut 3 titik penyekatan Kota Depok yang disiapkan Polrestro Depok.

Upaya mencegah pemudik dilakukan serius di berbagai wilayah seiring makin dekatnya lebaran Idul Fitri 1442. Kendaraan yang melintas di jalur-jalur utama jalan, jalur alternatif hingga jalur tikus bakal mendapat pengawasan ketat.

Titik Penyekatan Kota Depok

Di Kota Depok, ada 3 titik penyekatan yang disiagakan Polres Metro Depok, yaitu:

  1. Jalan Raya Parung Ciputat di depan Perumahan BSI Sawangan,
  2. Jalan Raya Cilangkap Tapos di depan SPBU,
  3. Simpang Bambu Kuning, Bojonggede.

Ketiganya diyakini akan menjadi jalur alternatif pemudik yang tidak bisa melewati jalan tol.

“Semuanya ini jalur alternatif non tol yang nantinya kalau disekat di tol, mereka (pemudik) akan gunakan jalur ini,” kata Kasatlantas Polres Metro Depok, AKBP M Andi Indra Waspada, dikutip dari Korlantas Polri.

>>> Mudik Dilarang, Jalin Silaturahmi Dengan 4 Cara ini!

Foto Bus di Terminal Jatijajar

Aktivitas angkutan umum dibatasi selama larangan mudik

Pengendara yang nekat mudik melalui jalur tersebut bakal diputar balikkan ke daerah asal oleh petugas gabungan yang berjaga. Sedangkan bagi travel bakal dikenakan sanksi dan diamankan kendaraannya. Sanksi putar balik dan pengamanan kendaraan berlaku dua arah, baik yang keluar kota maupun ingin masuk ke dalam kota.

“Jadi begini, kalau untuk pribadi kita akan putar balik, kalau travel kita akan kenakan sanksi tilang dan kita amankan juga unit kendaraannya,” kata AKBP Andi. “Dua duanya (luar dan dalam kota), karena nanti disana juga kan disekat juga,” imbuhnya.

Selain 3 titik penyekatan, Polrestro Depok juga menyiagakan 5 pos cek poin protokol kesehatan Covid-19.

“Kalau cek poin seperti protokol kesehatan, pemantauan arus lalu lintas, di kita ada delapan titik pos yang akan kita dirikan, tiga pos penyekatan, dan lima pos cek poin,” pungkasnya.

Larangan Mudik Tambah Lama

Seperti diketahui pemerintah resmi melarang kegiatan mudik lebaran 2021 ini untuk mencegah penyebaran Covid-19. Larangan berlaku mulai 6-17 Mei 2021. Pada perkembangannya pengetatan perjalanan dilakukan lebih dini dan lebih panjang setelah diterbitkan Surat Edaran Satgas Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H dan Upaya Pengendalian Penyebaran COVID-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 H.

Adapun periode pengetatan dimulai pada H-14 menjelang masa peniadaan mudik yakni tanggal 22 April-5 Mei 2021, dan H+7 pasca masa peniadaan mudik yakni tanggal 18-24 Mei 2021.

>>> Larangan Mudik Jadi Tambah Lama, Ini Aturannya!

Foto polisi mengatur lalu lintas di Jalan Tole Iskandar Depok

Polisi melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Tole Iskandar Depok

>>> Pengumuman! Masyarakat Dilarang Mudik 6-17 Mei 2021

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top