Cegah Pemudik, Ini 14 Lokasi Penyekatan Jalur Selatan Jawa

17/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Cegah Pemudik, Ini 14 Lokasi Penyekatan Jalur Selatan Jawa
Lewat jalan tol, jalur utara atau jalur selatan, polisi bakal menghadang para pemudik. Berikut 14 lokasi penyekatan jalur selatan Jawa yang bakal dijaga 24 jam.

Polisi sudah menyatakan bakal berjaga penuh mengawal larangan mudik lebaran yang ditetapkan pemerintah. Ratusan pos penyekatan dengan ribuan personel siap menghadang pemudik di hari larangan 6-17 Mei 2021. Tidak hanya di jalur utama, jalur-jalur alternatif dan jalur tikus juga bakal diawasi ketat. Personel bakal berjaga 1x24 jam dengan pembagian jaga 3 shift.

>>> Ada Larangan Mudik, Polisi Siap Jaga 24 Jam

Jalur Selatan Jawa

Pos penyekatan jalur selatan Jawa juga dalam kondisi siap. Kendaraan yang melintas bakal diperiksa secara ketat untuk mematikan tidak membawa pemudik.

“Hari ini kita cek ya pantauan jalur selatan dan jalur selatan-selatan. Ini jalur penting dari Tasikmalaya, Ciamis sampai Banjar sampai Majenang,” kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono dikutip dari laman resmi Korlantas Polri, (16/4/2021).

“Kesiapan dari teman-teman Kapolres Tasik, Ciamis, dan Banjar sudah all out sudah bagus sekali dan tinggal sekarang memanage aja,” lanjutnya.

Foto Pos Penyekatan Mudik di Tasikmalaya Kota

Polisi memastikan jalur selatan juga diawasi ketat untuk cegah pemudik

Berikut adalah 14 lokasi penyekatan jalur selatan Jawa, sebagaimana dirilis Korlantas Polri:

  1. Gunung Putri, Kabupaten Bogor
  2. Cileungsi, Kabupaten Bogor
  3. Gunung Butak, Palabuhanratu, Sukabumi
  4. Cileunyi
  5. Tasik
  6. Pertigaan Pancimas Kalipucang, Ciamis
  7. Cijolang, Banjar
  8. Patimuan, Cilacap
  9. Mergo, Cilacap
  10. Wanareja, Cilacap
  11. Bagelen, Purworejo
  12. Salam, Magelang
  13. Nambangan, Wonogiri
  14. Perbatasan Pacitan, Donorojo-Wonogiri

>>> Catat Ya! Masyarakat Tak Direkomendasikan Mudik Sebelum Tanggal 6

Foto keindahan salah satu Jalur Pantai Selatan Jawa

Jalur selatan Jawa, salah satu jalur favorit karena kondisi jalannya mulus dan lalu lintas tidak terlalu padat

Sanksi putar balik

Polisi memastikan operasi penyekatan jalur selatan Jawa maupun jalur yang lain dilakukan secara humanis. Pengendara yang kedapatan nekat mudik hanya akan dikenakan sanksi putar balik. Begitupun yang mengangkut pemudik baik rombongan atau perorangan bakal diputarbalikkan ke daerah asal perjalanan.

“Ya, sanksi operasi (penyekatan) ini adalah operasi kemanusiaan. Jadi tindakan kita tetap persuasif humanis. Tindakan sanksi hukum hanya putar balik arah saja dan kita mengandalkan kesadaran masyarakat untuk tidak mudik,” ucapnya.

Seperti diketahui, mulai 6-17 Mei 2020 berlaku larangan mudik lebaran ditetapkan pemerintah. Perjalanan orang dan sarana transportasi bakal dibatasi, hanya kriteria-kriteria tertentu yang boleh melakukan perjalanan. Meski penyekatan ketat dilakukan pada tanggal larangan yang ditetapkan, warga tetap tidak direkomendasikan mudik sebelum tanggal. Cukup silaturahim dengan warga sekitar dan silaturrahim secara daring dengan keluarga dan saudara di kampung halaman.

“Pada hakikatnya sebelum tanggal 6 (Mei 2021) tidak direkomendasikan untuk mudik mendahului, karena wilayah tujuan mudik menyiapkan karantina selama 5 hari sesuai SE Nomor 13 Satgas Covid-19,” jelasnya.

Foto Seseorang tengah melakukan komunikasi video call

Tidak boleh mudik, silaturahmi bisa dilakukan secara daring

>>> Mudik Dilarang, Jalin Silaturahmi Dengan 4 Cara ini!

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top