Catat Ya! Masyarakat Tak Direkomendasikan Mudik Sebelum Tanggal 6

16/04/2021

Pasar mobil

3 menit

Catat Ya! Masyarakat Tak Direkomendasikan Mudik Sebelum Tanggal 6
Kakorlantas Polri menarik ucapannya. Kali ini masyarakat tak direkomendasikan untuk mudik sebelum tanggal 6 Mei dan seterusnya mengikuti aturan pemerintah.

Mudik secara resmi sudah dilarang oleh pemerintah sepanjang tanggal 6-17 Mei. Tapi di luar periode itu pun masyarakat tak direkomendasikan pulang ke kampung halaman. Sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono menyebut bahwa masyarakat masih boleh mudik sebelum tanggal 6 Mei.

Tapi pernyataan tersebut diralat. Istiono menegaskan bahwa mudik sebelum 6 Mei bukan satu hal yang diizinkan.

>>> Pengumuman! Masyarakat Dilarang Mudik 6-17 Mei 2021

Mudik Sebelum 6 Mei Tetap Tidak Boleh

korlantas

Mudik sebelum 6 Mei tak direkomendasikan

Pihaknya pun bakal berjaga untuk mengantisipasi masyarakat yang melakukan mudik colongan.

"Pada hakekatnya sebelum tanggal 6 tidak direkomendasikan untuk mudik mendahului karena wilayah tujuan mudik menyiapkan karantina selama 5 hari sesuai SE no.13 Satgas Covid-19," kata Istiono. 

Saat ini, pihak kepolisian tengah menggelar Operasi Keselamatan 2021 yang tujuannya adalah membujuk masyarakat agar tidak mudik ke kampung halaman. Istiono menegaskan bahwa operasi Keselamatan 2021 ini merupakan operasi kemanusiaan, dengan tindakan dilapangan secara persuasif dan humanis.

Terkait larangan mudik, petugas dilapangan hanya memberikan sanksi putar balik arah saja.

“Saya sangat berharap kesadaran masyarakat untuk tidak mudik Lebaran, cukup di rumah saja, silaturahmi sudah cukup.

Sejumlah titik sudah dijaga oleh petugas yang berjaga. Ini dilakukan agar tak ada masyarakat yang bisa lolos mudik karena adanya larangan dari pemerintah tersebut. 

>>> Kata Polisi Soal Masyarakat Mudik Sebelum Tanggal 6 Mei

Penjagaan Dilakukan 24 Jam

Polisi Pastikan Tak Ada Masyarakat yang Bisa Lolos Mudik Tahun Ini

Mereka yang kedapatan mudik bakal diputarbalik

Untuk memastikan hal itu, Istiono bersama Dirut Jasa Raharja Budi Rahardjo, kembali menyusuri ruas jalan arteri Jawa Tengah hingga Jawa Barat melalui jalur-jalur perbatasan kabupaten diantaranya Cilacap, Majenang, Banjar, Ciamis. 

“Kita survey penyekatan jalur. Kita lihat kesiapan dari Polres Banjar di titik penyekatan ini sudah mantap,” kata Kakorlantas di Pos penyekatan perbatasan Jabar-Jateng-Cijolang, Polres Banjar.

Lanjutnya, ini merupakan jalur penting. Jalur Selatan penting yang dari Bandung-Jakarta biasanya melalui di jalur ini. Penjagaan pos penyekatan akan dilakukan all out selama 24 jam penuh dengan dibagi 8 Jam pertugas.

“Kemudian tidak kalah pentingnya juga jalur Selatan-selatan. Banjar menuju Pangandaran, itu juga harus kita buat sekat-sekat supaya tidak ada celah masyarakat untuk mudik pada tanggal 6 sampai tanggal 17 Mei 2021,” ungkap Istiono.

“Kita pastikan bahwa teman-teman di jajaran semuanya, kemarin dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah sampai jalur Selatan Jawa Barat, jalur Selatan-selatan sudah siap semua,” pungkasnya.

>>> Duh! 27,6 Juta Orang Indonesia Nekat Mudik Meski Ada Larangan

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top