Catat! Memakai Masker Tak Sesuai Standar saat Nyetir Bisa Didenda Rp 250 Ribu

11/01/2021

Pasar mobil

3 menit

Penggunaan masker saat pandemi menjadi satu hal wajib yang harus diterapkan masyarakat. Kalau memakai masker tak sesuai standar maka akan dikenakan denda.

Sanksi tegas bakal dikenakan bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat di Jakarta kembali diterapkan. Langkah ini diambil agar angka penyebaran Covid-19 di Ibu Kota benar-benar bisa ditekan. 

Mengabaikan penggunaan masker salah satunya. Di masa pandemi ini, masker menjadi satu barang wajib yang harus dipakai. Masyarakat diminta memakai masker saat melakukan aktifitas, tak terkecuali kala berkendara.

menggunakan masker

Masker harus selalu dikenakan saat sedang berkendara

>>> Sanksi Tak Memakai Masker saat Naik Mobil pada Masa PSBB Jakarta

Berkendara Wajib Memakai Masker

Tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta No.3 tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 Pasal 6 mereka yang pelanggar aturan memakai masker akan mendapatkan sanksi. 

Perlu dicatat, penggunaan masker yang disebutkan dalam pasal tersebut tak bisa asal-asalan. Melainkan harus mengikuti standar kesehatan yang ditetapkan.

"Setiap Orang yang tidak menggunakan Masker sesuai dengan standar kesehatan yang menutupi hidung, mulut, dan dagu, ketika berada di luar rumah, saat berkendara, tempat kerja dan/atau tempat aktivitas lainnya dikenakan sanksi berupa:  
a. kerja sosial dengan membersihkan fasilitas umum; atau
b. denda administratif paling banyak sebesar Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah)," sebut Pasal 6 terkait Pengenaan Sanksi dan Upaya Paksa. 

Nantinya pengenaan sanksi PSBB Jakarta akan dilakukan oleh Satpol PP dengan adanya pendampingan oleh Perangkat Daerah terkait, dan dapat didampingi oleh unsur Kepolisian dan/atau TNI. 

>>> Ingat! Naik Mobil Sendiri Wajib Memakai Masker, Ini Penjelasannya

Ketentuan Masker Sesuai Standar

Penggunaan masker saat berkendara sempat menuai polemik tersendiri. Saat itu ada seorang wanita yang mengaku tengah menurunkan masker sesaat di dalam mobil yang dikendarainya sendiri. Dalam aturan tersebut, menurunkan masker dianggap tak menggunakannya sesuai standar.

menggunakan masker

Memakai masker bedah diizinkan untuk masyarakat beraktifitas

Adapun standar masker yang diizinkan untuk digunakan adalah masker bedah dan juga masker kain. Untuk standar masker bedah harus memiliki kriteria sebagai berikut: 

a. Bacterial Filtration Efficency ≥ 98;
b. Particle Filtration Effiency ≥ 98; dan
c. Fluid Resistance Minimal 120 mmHg

Sedangkan, untuk masker kain juga tak bisa asal-asalan. Masker kain yang diizinkan sesuai standar harus memenuhi kriteria: 

a. menggunakan bahan katun dan memiliki lapisan paling sedikit 2 (dua) lapis;
b. menggunakan pengait telinga dengan tali elastis, atau tali non elastis yang panjang untuk diikatkan kebelakang kepala sehingga Masker bisa pas di wajah dan tidak kendur;
c. kedua sisinya berbeda warna agar dapat diketahui mana bagian dalam dan bagian luar
d. mudah dibersihkan dan dicuci tanpa berubah bentuk dan ukuran; dan
e. mampu menutupi area hidung, mulut dan bawah dagu dengan baik

>>> Ingat, Jangan Sembarang Simpan Masker di Mobil

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. 
Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 
Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
  • Geneva International Motor Show 2017
  • Tokyo Auto Salon 2019
 
back to top