Catat! Ini Titik Penyekatan di Bekasi dan Tangerang

04/05/2021

Pasar mobil

3 menit

Belasan titik penyekatan di Bekasi dan Tangerang siap digunakan saat larangan mudik lebaran 2021, sekaligus menjadi lokasi putar balik kendaraan ke daerah asal.

Larangan mudik akan dimulai Kamis, 6 Mei 2021 dan berlangsung hingga Senin, 17 Mei 2021. Ratusan pos penyekatan sudah disiapkan di seluruh wilayah pulau Jawa untuk memastikan tidak ada warga yang nekat mudik, termasuk juga di wilayah aglomerasi Jabodetabek.

Dalam buklet Rencana Penyekatan dan Pengamanan Mudik Lebaran Tahun 2021 yang diterbitkan Ditlantas Polda Metro Jaya disebutkan sebanyak 14 titik penyekatan di Bekasi dan Tangerang Jawa Barat disiapkan dengan personel pengaman sebanyak 1.010 personel.

Titik Penyekatan di Bekasi dan Tangerang

  • Bekasi Kota; 2 titik, yaitu di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Gerbang Tol Bekasi Timur.
  • Kabupaten Bekasi; 6 titik, yaitu Kedung Waringin, Cibeet, Gerbang Tol Tambun, Gerbang Tol Cibitung, Gerbang Tol Cikarang Pusat, dan Gerbang Tol Cibatu.
  • Tangerang Kota; 1 titik, yaitu di Jati Uwung.
  • Tangerang Selatan; 2 titik, yaitu di Gerbang Tol Cibitung dan Pos Bitung.
  • Polda; 3 titik, yaitu Cikarang Barat, putaran Gerbang Tol Cikarang Barat, dan Gerbang Tol Cikupa.

>>> Cegah Pemudik, Ini 3 Titik Penyekatan Kota Depok

Foto Kapolda Banten Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto Adi Nugroho, SH, MH, MBA, dan jajarannya meninjau pos penyekatan di GT Cikupa

Kapolda Banten meninjau pos penyekatan Gerbang Tol Cikupa, Senin (3/5/2021).

Di titik penyekatan di atas dilakukan penegakan protokol kesehatan, pemeriksaan surat izin perjalanan atau Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), sekaligus menjadi lokasi putar balik kendaraan ke daerah asal jika tidak memenuhi kriteria yang diizinkan.

Untuk kendaraan pemudik yang terjaring penyekatan di gerbang tol akan langsung diputarbalikkan mengarah kembali ke Jakarta. Misalnya, di Gerbang Tol Cikupa Tol Jakarta-Merak dan Gerbang Tol Cikarang Barat 3 Tol Jakarta-Cikampek.

Sedangkan untuk pemudik yang terjaring di luar tol bakal langsung diarahkan putar balik. Misalnya di Jati Uwung, di Pos Bitung, dan di Kedung Waringin, pemudik langsung diputarbalikkan di jalan raya Pantura.

Sanksi bagi yang nekat mudik

Belajar dari pengalaman musim mudik 2020, banyak modus dilakukan warga agar bisa mudik. Namun seperti disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono, pihaknya memastikan tidak ada yang lolos pada musim mudik tahun ini.

"Semua sinergi kompak untuk melakukan penyekatan secara menyeluruh. Baik, penyekatan di perbatasan provinsi antar provinsi, kabupaten, antar kabupaten semua kita lakukan penyekatan. Termasuk travel gelap, saya pastikan akan saya tindak tegas,” ungkap Istiono dalam konferensi pers yang ditayangkan Sekretariat Negara, Kamis (8/4/2021).

>>> Nekat Mudik, Siap-Siap Diputarbalikkan di Pos Penyekatan

Foto Sosialisasi larangan mudik di terminal

Sosialisasi larangan mudik terus dilakukan

Bagi warga yang kedapatan nekat mudik bakal dikenakan sanksi sebagai berikut:

  • Putar balik. Berlaku bagi pemudik menggunakan kendaraan pribadi/keluarga. Termasuk juga pemudik yang menggunakan sepeda motor.
  • Putar balik ditambah denda Rp 500 ribu atau kurungan 2 bulan. Berlaku bagi mobil pribadi/keluarga, angkutan penumpang, maupun travel gelap yang tidak memiliki izin trayek, angkutan barang khusus, atau yang menyalahgunakan izin yang ditentukan.
  • Putar balik ditambah denda Rp 250 ribu atau kurungan 1 bulan. Berlaku untuk mobil angkutan barang yang mengangkut pemudik.

>>> Mudik Dilarang, Jalin Silaturahmi Dengan 4 Cara ini!

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

 
back to top