Bus Listrik Transjakarta Diharap Tak Senasib dengan Versi CNG

08/09/2020

Pasar mobil

4 menit

Share this post:
Bus Listrik Transjakarta Diharap Tak Senasib dengan Versi CNG
Transjakarta belum lama ini tengah melakukan pengujian bus listrik untuk mengangkut penumpang. Diharapkan nasibnya tak sama dengan bus berbahan bakar CNG.

PT Transjakarta diketahui telah melakukan uji coba bus listrik untuk mengankut penumpang pada rute Blok M-Balai Kota sejak Juli 2020. Hal ini pun disambut baik oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memang tengah berkomitmen untuk mempercepat pengadaan kendaraan listrik di Ibu Kota. 

Diharapkan bus listrik Transjakarta ini tak bernasib seperti versi Compressed Natural Gas (CNG) yang kini justru perlahan-lahan ditinggalkan lantaran minimnya infrastruktur pengisian.

Bus listrik Transjakarta

Armada bus listrik Transjakarta

>>> Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Gratis! Ini Rutenya

Berharap Nasibnya Tak Seperti Bus CNG

Walhasil, banyak armada bus Transjakarta yang kembali menggunakan bahan bakar fosil. 

"Kita ingat beberapa waktu lalu kita meluncurkan bus dengan bahan bakar CNG tapi dukungan yang didapatkan Jakarta kepada implementasi ini hanya 'hanget-hangat tai ayam'. Padahal untuk ke CNG sudah banyak sumber daya yang dikeluarkan termasuk mendorong BUMD untuk suplai CNG," jelas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam webinar yang disiarkan langsung oleh Youtube InfoKPPB, Selasa (8/9/2020). 

Syafrin menambahkan, bus berbahan bakar CNG kurang mendapat sambutan di tingkat nasional. Hal itu pula yang memicu pengembangannya justru tersendat. 

Maka dari itu, adanya uji coba bus listrik Transjakarta ini amat disambut baik oleh Pemprov Jakarta. Namun, kata Syafrin perlu adanya implementasi yang serius agar keberlangsungan bus listrik Transjakarta bisa panjang. 

"Belajar dari CNG, kita belajar suplai listriknya. Bagaimana daya yang tersambung pada jaringan SPLU, ini harus diidentifikasi dengan baik supaya tidak terulang," tegas Syafrin. 

>>> Transjakarta Pasang 236 Mesin Isi Ulang Kartu Uang Elektronik di 100 Halte

Ditargetkan Tahun 2030 Seluruh Armada Transjakarta adalah Bus Listrik

Pemprov DKI Jakarta sendiri menargetkan pada tahun 2030 seluruh armada Transjakarta sudah menggunakan bus listrik. Sayangnya, implementasi tersebut harus sedikit tertunda lantaran adanya pandemi Covid-19. 

"Memang pandemi Covid ini membuat kita mengalami kontraksi ekonomi termasuk Jakarta dan berpengaruh pada APBD, maka kami lakukan relaksasi menyesuaikan dengan kondisi ekonomi Jakarta tapi target itu bukan berarti dihilangkan," sebut Syafrin. 

"Target tetap tapi ada relaksasi. Misalnya tahun ini harus ada 100 unit bus listrik tapi karena Covid kita fokuskan APBD untuk penanganan Covid, transportasinya setelah kita selesai menangani Covid-19," pungkas Syafrin. 

Sebagai informasi, ada dua bus listrik BYD yang disediakan Bakrie Autoparts, yakni tipe single low entry K9 yang hanya untuk 25 orang duduk dan berdiri serta bus medium C6 yang memiliki kapasitas 11 orang duduk.

bus listrik Transjakarta

Rute pengoperasian bus listrik oleh Transjakarta

Layanan ini akan beroperasi setiap hari, mulai pukul 10.00 WIB - 22.00 WIB dengan jarak keberangkatan setiap 45 menit sekali dan berhenti di halte-halte Non-BRT di sepanjang rute Blok M hingga Balai Kota Jakarta.

Sebelumnya, bus listrik Transjakarta yang menggunakan produk BYD sudah diuji coba pada 2019. Pada masa pra uji coba itu bus listrik hanya dioperasikan dengan mengangkut galon air dan masyarakat di tempat-tempat wisata. Tercatat ada 13 ribu masyarakat yang sudah menjajal bus listrik pada masa pra uji coba itu.

>>> Klik sini untuk baca berita otomotif terbaru lainnya

Share this post:
Dina Rayanti
Penulis
Dina Rayanti
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020

Berita lain

Volkswagen Dan Hino Gandeng Tangan Kembangkan Truk Dan Bus Listrik

16/04/2018

Pasar mobil

Volkswagen (VW), produsen otomotif asal Jerman bakal berkolaborasi dengan Hino Motors guna mengembangkan bisnis kendaraan komersial di masa depan. Walaupun induk perusahaan keduanya Volkswagen dan Hino selalu terlibat dalam persaingan sengit, namun beberapa unit bisnis yang berada dibawah mereka saling berjabat tangan menguatkan satu sama lain khususnya di industri kendaraan niaga dan komersial.

Lihat juga

Bus Listrik Diperkirakan akan Beroperasi di Seluruh Dunia pada 2025

13/02/2018

Pasar mobil

Dalam tujuh tahun ke depan, diperkirakan hampir setengah dari bus yang digunakan oleh distrik transit kota akan menjadi bus listrik. Dalam pergantian ini, Cina dipastikan akan memainkan peran utama sebagai pelopor, atau setidaknya, penyumbang terbesar bus listrik dunia.

Lihat juga

Bus Listrik Dipersiapkan sebagai Armada Pariwisata di Kota Oxford

12/02/2018

Pasar mobil

Bukan hanya dalam mobil penumpang, kendaraan listrik sepertinya sudah menjadi primadona baru dalam industri otomotif dunia. Setelah produsen mobil berlomba-lomba memperbarui armada listrik mereka, salah satu kota bersejarah di dunia, Oxford, saat ini juga menggunakan layanan bus listrik bagi para turis.

Lihat juga

GIIAS 2018: Bus Listrik Hino Poncho EV Bakal Hadir Menemani Model Hino Yang Lain

16/07/2018

Event - Promosi

Sekitar 40 merek kendaraan dipastikan bakal tampil di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 bulan depan, salah satunya adalah Hino. Merek kendaraan asal Jepang yang fokus pada kendaraan niaga komersil ini bakal memamerkan bus listrik Hino Poncho EV.

Lihat juga

Mengintip Cerita Perjalanan Rute Bus Terpanjang di Dunia

31/08/2020

Pasar mobil

2 menit

Merasa bosan dengan perjalanan dua hari menggunakan bus? Rute bus terpanjang di dunia bahkan membutuhkan 48 hari berjalan pulang pergi dari London ke India.

Lihat juga