Bus Listrik Rupanya Sudah Ada Sejak 50 Tahun Silam 

12/08/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Sebenarnya bus listrik sudah ada sejak lebih dari 50 tahun silam namun teknologinya masih sederhana sehingga belum menghasilkan kinerja yang optimal saat itu

Kini banyak kalangan yang menuding sektor transportasi sebagai biang kerok penyumbang polusi  untuk  lingkungan terutama melalui emisi gas buang. Tidak heran jika banyak pabrikan otomotif yang saat ini saling berlomba memproduksi kendaraan listrik. Sebenarnya, kesadaran pabrikan otomotif terkait lingkungan sudah lama ada, salah satunya berupa bus listrik. 

>>> Pengusaha Wajib Catat! Truk Listrik Lebih Efisien Dari Truk Diesel

MAN

gambar bus listrik

MAN Electrobus, bus baterai perdana keluaran MAN 

13 Februari 1970, bermitra dengan RWE, Bosch dan Varta, MAN meluncurkan  bus listrik yang dinamai  MAN Electrobus. Bus MAN Electrobus model 750 HO-M10 E hasil riset selama dua tahun itu kemudian ditampilkan ke hadapan para jurnalis domestik dalam acara di test track 1 yang terbaru di pabrik MAN Munich, Jerman.   

gambar bus listrik

Trailer berisi baterai cadangan untuk berjaga-jaga dalam kondisi darurat 

Usai menjalani pengujian internal, akhirnya pada  Januari 1971, prototipe bus setrum diserahkan MAN kepada operator  di  Koblenz untuk test drive selama setahun. Bus listrik Route 7 itu mampu menampung  99 penumpang dengan  jarak tempuh 50 km dan kecepatan 60 km/jam. Baterai berkapasitas 108 kWh  bisa dipakai hingga tiga jam dan penggantian dengan baterai baru hanya butuh waktu 7 menit. O iya penumpang masih boleh “ngebul” dalam bus karena waktu itu belum ada zona bebas asap rokok. Hingga  Juni 1971, MAN Electrobus mencatat jarak tempuh  sekitar 6.000 km tanpa masalah dan 0 emisi di Koblenz.

Mercedes-Benz

gambar bus listrik

Mercedes-Benz OE 302, bus baterai andalan sang tiga bintang  

Selain MAN, pabrikan sesama Jerman yang bermarkas di Stuttgart ini juga punya bus setrum baterai. Pada tahun 1969, Mercedes-Benz merilis bus setrum baterai Mercedes-Benz OE 302 yang dilengkapi genset diesel 65 hp di belakang sebagai pembangkit listrik cadangan dalam kondisi darurat. Ya untuk berjaga-jaga kalau baterai mendadak tekor dalam perjalanan.    

gambar bus listrik

Dilengkapi genset sebagai pembangkit listrik cadangan 

Bus listrik Mercedes-Benz OE 302 dibekali  motor listrik DC (direct-current, arus searah)  dengan continuous output sebesar 115 kW (156 hp) dan peak output  150 kW (205 hp) yang sudah lebih dari cukup pada masa itu. Baterai seberat 3.500 kg terdiri atas lima blok dengan total 189 sel, menghasilkan tegangan listrik sebesar 380 Volt DC dan memiliki kapasitas  91 kWh. Top speed-nya mencapai 70 km/jam dan jarak tempuh sejauh  55 km. 

>>> Bidik Pasar Eropa, Hyundai Jajal Bus Listrik Di Jerman   

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top