New Normal, Inikah Solusi Transportasi Umum Aman dari Virus Covid-19?

29/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Shanghai Sunwin Bus Corporation (SUNWIN), penyedia angkutan umum di China luncurkan Healthcare Bus penangkal virus Covid-19. Bisa diterapkan di Indonesia?

Penyedia transportasi umum berbasis di Shanghai, Sunwin Bus Corporation (SUNWIN) luncurkan Healthcare Bus penangkal virus Covid-19. Diluncurkan pada Maret lalu, Healthcare Bus diyakini sebagai solusi terintegrasi yang dirancang khusus untuk mengurangi risiko infeksi dan membuat transportasi umum lebih aman.

>>> Mobil Baru Hyundai Akan Unjuk Gigi di Film Spider-Man Far From Home 2021

Gambar menunjukan alat pengenal wajah

Sistem pengukuran suhu cerdas dari SUNWIN Healthcare Bus

Bus yang dipakai SUNWIN ini dibekali dengan alat pengenal wajah, pemindai suhu tubuh, pencahayaan UV dan sistem deteksi gas. Semua peralatan tersebut menimalisir penumpah terinfeksi dari virus Covid-19. Penumpang yang akan naik bus akan dipindai dengan alat pengenal wajah dan kamera inframerah pemindai suhu tubuh yang terpasang di sebelah mesin pengecekan tiket.

Sistem terintegrasi tersebut akan memberi tahu pengemudi jika ada penumpang yang demam dan mengidentifikasi penumpang menggunakan masker atau tidak. Karena proses penyaringan benar-benar otomatis dan non-kontak, sistem ini dinilai sangat cocok sebagai solusi transportasi umum di tengah pandemi virus Covid-19.

>>> 1.085 Kendaraan Menuju Jakarta dari Jateng Dipaksa Putar Balik

Gambar menunjukan Seterilasi sinar UV

Peralatan sterilisasi sinar UV penangkal virus Covid-19

Tidak hanya itu saja, ada juga peningkatan keamanan tambahan dengan penggunaan pencahayaan UV di dalam saluran udara untuk mensterilkan dan membunuh virus secara efektif steril sepenuhnya dalam waktu 20 menit. Terakhir ada sistem deteksi otomatis terhadap barang yang mudah terbakar dan meledak. Sistem deteksi pintar ini secara otomatis memberi tahu pengemudi dan otoritas kepolisian setempat tentang segala kemungkinan benda mudah terbakar berada di dalam bus.

"Sebagian besar aktivitas di China kembali bekerja, sebab itu kami hadirkan solusi teknis inovatif untuk menciptakan nilai sosial, Sunwin didedikasikan untuk menegakkan keselamatan publik. Melalui memanfaatkan pengenalan wajah, pembacaan suhu cerdas, pencahayaan UV dan sistem deteksi gas otomatis, kami telah meluncurkan solusi 'Healthcare Bus' untuk memastikan keselamatan penumpang dengan cara non-invasif." kata Kepala Insinyur SunWin, WeiFeng Kan.

Dengan strategi bergerak menuju masa depan mobilitas yang terotomatisasi, berbagi, dan terhubung pada platform tenaga listrik, Sunwin bertujuan untuk membangun kehidupan kota yang lebih cerah dengan menempatkan kesehatan masyarakat dalam prioritas tinggi sambil berkomitmen pada terobosan teknologi untuk transportasi umum. 

>>> Berita terbaru seputar otomotif dari dalam dan luar negeri bisa Anda simak di sini

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top