Bukan Sekadar Mobil, BMW M Bisa Jadi Investasi Buat Para Sultan

19/09/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Dalam acara peluncuran virtual BMW M5 Competition, kami menemukan fakta menarik mengenai jajaran produk BMW M. Ia diklaim bisa menjadi sebuah investasi.

Umumnya, mobil yang Anda beli akan mengalami depresiasi seiring waktu dan pemakaian. Tetapi, ada beberapa kasus di mana mobil-mobil tersebut mampu mempertahankan nilainya, bahkan justru bisa lebih bernilai dibanding saat Anda pertama kali meminangnya.

BMW Indonesia mengklaim bahwa jajaran produk BMW M merupakan salah satu kasus langka tersebut. Mereka bahkan punya data yang didasari oleh riset untuk mendukung pernyataan tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Bayu Rianto, Vice President Director of Sales BMW Group Indonesia pada acara peluncuran M5 Competition terbaru yang dilakukan secara virtual.

>>> BMW Indonesia Resmi Luncurkan M5 Competition, Dijual Rp 4,7 Miliar

Gambar BMW M5 Competition

M5 Competition jadi mobil 'M' terbaru yang diluncurkan di Tanah Air

Apa Yang Membuatnya Jadi Sebuah Investasi?

Selain meluncurkan Sports Saloon terbaru mereka, BMW Indonesia juga banyak berbagi mengenai penjualan BMW M di pasar mobil baru maupun mobil bekas.

Di pasar mobil baru, jajaran produk divisi M di Indonesia masih sangat diminati hingga saat ini. Bahkan, selama pandemi penjualan mobil yang harganya sudah mencapai miliaran tersebut justru mengalami kenaikan. Sebuah pencapaian fantastis mengingat masyarakat banyak yang memilih untuk menyimpan uang tunai mereka untuk berjaga-jaga.

"Pada tahun 2017 hingga 2019, penjualan BMW M hanya mengalami kenaikan sebesar 9%. Tetapi justru saat pandemi kenaikannya mencapai 68%," ungkap Bayu.

Gambar BMW M3 dan M4

Saking tingginya permintaan M3 dan M4 terbaru, para konsumen yang memesan baru bisa dapat unitnya di tahun depan

Ia menilai bahwa peluncuran BMW M3 dan M4 terbaru menjadi faktor utama terhadap kenaikan tersebut. Ia pun berterima kasih kepada awak media yang terus memberitakan hal positif mengenai jajaran produk BMW, dan komunitas M Owners Club Indonesia yang dinilai punya peran besar dalam memasarkan mobil-mobil BMW dengan logo M.

M3 dan M4 terbaru direspon sangat positif oleh masyarakat dan akhirnya membuat BMW Indonesia bahkan kewalahan untuk melayani permintaan konsumen terhadap kedua model tersebut. Saat ini, waktu tunggu para konsumen yang memesan mobil tersebut bahkan mencapai 1 tahun!

>>> Punya Kartu BMW Astra Card Bisa Nginep di Hotel Bintang 5

Karena populasinya di Tanah Air yang tidak banyak, permintaan yang tinggi, serta waktu tunggu terbilang lama, akhirnya mobil-mobil 'M' di pasar mobil bekas pun menjadi alternatif.

Akibat permintaan yang tak sebanding dengan ketersediaan, akhirnya mobil-mobil bekas tersebut pun dibanderol dengan harga yang mahal. Dibanding harga barunya, mobil itu cenderung mempertahankan nilai jualnya.

Gambar BMW M4 2015

Mobil bekas yang sudah berusia 6 tahun lebih ini hanya mengalami penurunan harga sebesar 25%

"Pada tahun 2015, BMW M4 kami jual Rp 2 miliar, dan hari ini harga bekasnya masih Rp 1,5. Pemakaian 6 tahun harganya hanya terdepresiasi sebesar 25%," ujar Bayu.

Resale value yang sangat baik itu membuat jajaran produk BMW M tak hanya sekadar mobil yang digunakan untuk berkendara, tapi juga bisa jadi sebuah investasi bagi para sultan yang berkantung tebal.

Model Apa Saja Yang Diminati?

Lantas, model apa saja yang diminati oleh para konsumen di Indonesia? Bayu menyebut bahwa M3, M4, dan M2 menjadi mobil-mobil yang sangat diincar di pasar mobil bekas.

Biasanya, model edisi terbatas bahkan dibanderol lebih mahal dibanding harga barunya. Contohnya seperti M4 GTS, M3 GTS atau model-model legendaris yang sudah termasuk sebagai mobil klasik seperti E30 M3. Ia menambahkan bahwa semakin langka mobil tersebut di Tanah Air, maka harganya akan jauh lebih mahal.

Gambar BMW E30 M3

Mobil langka seperti E30 M3 bahkan harganya jauh lebih mahal dibandingkan saat masih baru

"Perlu diingat bahwa mobil-mobil tersebut tak hanya didiamkan dan disayang-sayang di dalam garasi. M cars juga dinikmati oleh para pemiliknya. Bahkan tak jarang pemilik yang menggunakannya sebagai mobil harian," tutup Bayu.

>>> Dapatkan harga mobil baru BMW dan promo menarik lainnya di sini

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top