Bugatti Akan Terus Pakai Mesin W16 Sampai Akhir Dekade Ini

29/01/2020

Pasar mobil

3 menit

Bugatti Akan Terus Pakai Mesin W16 Sampai Akhir Dekade Ini
Jadi salah satu mesin ikonik yang menghidupi berbagai model ikonik dan legendaris, Bugatti belum mau mengubah identitasnya dengan mempertahankan mesin W16 setidaknya sampai 10 tahun ke depan.

Memulai debut tahun 2000 ketika dipakai pertama kali oleh Bugatti Veyron yang saat itu masih berstatus mesin konsep, mesin W16 8.000cc telah jadi jantung bagi berbagai mobil Bugatti selama 20 tahun terakhir. Sebut saja mobil baru termahal yang pernah diproduksi, La Voiture Noire, dan juga mobil street-legal terkencang yang pernah dibuat, Chiron Super Sport 300+, ataupun Veyron yang jadi ikon hypercar tahun 2000-an.

>>> Luncurkan Hypercar baru tahun ini, Bugatti beri teaser via Instagram

Bagaimana tidak, mesin quad-cam yang memakai empat turbocharger itu dapat menghasilkan tenaga 1.577 HP. Jika Anda menganggap mesin W16 Bugatti sudah menjadi sebuah identitas dan posisinya tak bisa digantikan, maka Anda patut bergembira karena mesin tersebut tidak akan dipensiunkan dalam waktu dekat.

Bugatti Chiron Super Sport 300, mobil road legal tercepat di dunia

Bugatti Chiron Super Sport 300+ juga memakai mesin W16

Meski mesin tersebut sangat jauh dari predikat ramah lingkungan, dan akan sulit memenuhi regulasi emisi yang semakin ketat, CEO Bugatti mengatakan kepada Autocar bahwa mesin W16 Bugatti akan digunakan setidaknya sampai 10 tahun ke depan. Terlebih dengan perusahaan induk VW Group yang memahami nilai mesin 16 silinder tersebut.

>>> Temukan banyak mobil berkualitas di Cintamobil.com

“Menurut saya, mesin W16 adalah kesempatan di masa depan. Mesin ini adalah daya tarik yang tidak akan turun nilainya, bos VW Group (Herbert Diess) juga mengetahui nilai sebuah mesin W16,” ujar Stephan Winkelmann, CEO Bugatti kepada Autosport.

Mesin ikonik Bugatti dengan konfigurasi W16

Mesin ini akan tetap dipakai setidaknya sampai 10 tahun ke depan

>>> Kabar terbaru seputar pasar mobil bisa Anda lihat di sini

Hal ini seakan mengonfirmasi bahwa suksesor Chiron akan memakai mesin W16 Bugatti, namun tidak untuk mobil kedua di line-up Bugatti yang diprediksi berbentuk SUV. Di mana pabrikan asal Molsheim itu justru akan mempertimbangkan mobil yang lebih manusiawi untuk pemakaian sehari-hari, dan dengan elektrifikasi.

Suksesor Bugatti Chiron juga tak akan hadir dalam waktu dekat, di mana produksi Chrion masih berlangsung sampai akhir 2021, di mana masih ada 100 unit masih bisa dibeli dengan banderol masing masing $3 juta (setara Rp 41 miliar rupiah).

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada di Cintamobil.com

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top