Bos BMW Prediksi Kesuksesan Tesla Tak Bakal Bertahan Lama

25/02/2021

Pasar mobil

5 menit

Tesla mungkin saat ini menjadi produsen mobil lsitrik paling suskes di dunia, namun menurut CEO BMW, kondisi tersebut tidak akan sanggup bertahan lama sebab akan ada gempuran dari berbagai produsen otomotif yang lain.

Tesla saat ini menjadi brand otomotif paling sukses saat ini. Ditangan Elon Musk, ia bukan hanya memimpin perusahaan, namun menjadikan perusahaan yang dipimpinnya menguasai segmen kendaraan listrik di dunia.

Tentu saja keberadaan Tesla maupun Elon Musk "tidak disukai" oleh kompetitiornya. Mengingat dengan usia yang masih terhitung muda, perusahaan yang berbasis di California, Amerika Serikat (AS) itu sudah "mengganggu" perusahaan raksasa otomotif yang telah lebih dulu ada sejak puluhan tahun lalu. Tak terkecuali BMW yang juga merasa terganggu dengan Tesla.

>>> Jadi Rival Abadi, BMW dan Mercedes-Benz Saling Promosi Mobil Rivalnya

Tesla Diprediksi Akan Kewalahan Menghadapi Pesaingnya

Mobil Listrik BMW

BMW juga semakin banyak menggelontorkan mobil listrik

Saat ini Tesla memang fokus pada pengembangan kendaraan listrik yang membuatnya tampil berbeda dan menempati segmen tersendiri. Bahkan Elon Musk pun kerap dicap sebagai tokoh otomotif dengan pemikiran paling maju saat ini.

Namun tentunya kondisi itu tidak akan berlaku dalam jangka waktu panjang, mengingat produsen otomotif lain juga akan melakukan hal yang sama untuk memproduksi kendaraan listrik. Setidaknya itulah yang dikatakan Oliver Zipse, CEO BMW.

Dalam sebuah wawancara dengan media di Jerman, Automobilwoche, Zipce yakin para produsen otomotif raksasa pada akhirnya akan bisa melampaui apa yang Tesla dan Elon Musk lakukan.

"Tidak akan mudah bagi Tesla untuk mengikuti kecepatan industri, karena industri ini selalu bergerak maju dan cepat," kata dia.

>>> Mengintip Cara hingga Biaya Perawatan Mobil Listrik

Bukan Cuma Elon Musk yang Bisa Ciptakan Mobil Listrik

Mobil Listrik GM

Produsen lain seperti GM juag sudah siap dengan deretan mobil listriknya

>>> Review Lexus UX 300e 2020: The Most Perfect Urban EV

Lebih lanjut Zipse menjelaskan jika keunggulan utama pada Tesla hanya sebagai pabrikan yang fokus dengan EV (Electric Vehicle). Sementara semua produsen mobil lainnya kini mulai bergerak ke arah yang sama, namun dengan pendekatan yang berbeda.

Menurut Zipse, jika Tesla membangun lebih banyak pabrik baru untuk memproduksi kendaraan listrik lebih banyak, termasuk di Cina dan Jerman, maka produsen lain mencoba cara lain. Yaitu untuk memproduksi kendaran listrik dengan baterai atau sumber energi ciptaan sendiri, serta memikirkan proses produksi hingga ke elemen lainnya.

"Kami pun memiliki ambisi untuk membangun kendaraan paling hijau di industri ini, dan kami memikirkan mulai dari bahan mentah, rantai pasokan komponen, proses produksi, sampai daur ulang," tambahnya.

BMW saat ini memang tengah menggodok Project Artemis yang diklaim akan menjadi mobil masa depan mereka. Sementara Volkswagen (VW) juga punya Project trinity. Dari negara lain ada General Motors (GM) yang sudah siap mengganti seluruh lini produknya dengan mobil listrik. Jadi apakah Tesla mampu menahan gempuran pesaingnya itu?

Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top