BMW Melakukan Recall Terhadap 11.700 Mobil Mereka Karena Masalah Perangkat Lunak

26/02/2018

Pasar mobil
BMW Melakukan Recall Terhadap 11.700 Mobil Mereka Karena Masalah Perangkat Lunak
Produsen mobil mewah asal Jerman, BMW, mengatakan pada hari Jumat lalu (23/2) bahwa pihaknya akan melakukan penarikan kembali untuk 11.700 unit mobil untuk memperbaiki masalah manajemen software mobil mereka.

BMW mengeluarkan pernyataan tersebut setelah sebuah laporan di berita mingguan Der Spiegel mengabarkan bahwa BMW telah memasang perangkat lunak yang memanipulasi emisi gas berbahaya seperti nitrogen oksida berbahaya (NOx).

Gambar yang menunjukan perangkat lunak pada mobil BMW yang ada pada bagian dasboard

BMW mendapatkan aduan masalah manipulasi perangkat lunak

Dalam laporannya, otoritas lisensi kendaraan KBA menyatakan bahwa beberapa mobil BMW sudah memasang alat tersebut. Pesaing Volkswagen tersebut sudah menyelesaikan perundingan yang bernilasi jutaan dollar setelah mengakui memasang “perangkat pengalah” pada mobil diesel mereka yang dirancang untuk tes emisi mobil.

>>> Baca juga Review BMW X5 2017

Kecurigaan muncul di seluruh industri mobil Jerman setelah perusahaan induk Volkswagen dari pesaing BMW mengakui pada bulan September tahun 2011 bahwa pihaknya telah dengan sengaja membangun perangkat lunak pada 11 Juta unit mobil di seluruh dunia.

Gambar yang menunjukan bagian pembuangan pada sebuah mobil Volkswagen

Masalah pengaturan perangkat lunak juga pernah menimpa Volkswagen

Seperti yang diketahui, VW telah digoncang oleh skandal emisi “Dieselgate”, yang telah memaksa produsen mobil asal Jerman tersebut membayar sebesar 25.8 Milliar Euro (setara dengan Rp. 433 Triliun) untuk menutupi denda dan biaya terkait. Volkswagen diberitakan sudah membayar sekitar 20 Miliar Euro dari denda yang mereka dapatkan.

>>> Baca juga berita pasar mobil lainnya disini

Setelah KBA baru-baru ini tidak menemukan masalah pada mobil seri-3 BMW yang disarankan oleh aktivis lingkungan, Kepala pengembangan Klaus Froehlich mengatakan bahwa kendaraan BMW tidak dimanipulasi.

Namun, BMW mengatakan bahwa pihaknya melihat selama pengujian internal, program yang dipasang pada mobil mereka telah salah digunakan dalam beberapa model yang tidak kompatibel. Untuk itu, perusahaan yang berbasis di Munich ini mengkonfirmasikan kepada otoritas yang relevan untuk melakukan penarikan terhadap 11.700 unit kendaraan di seluruh dunia.

Gambar yang menunjukan sistem mesin pada bagian kap mesin dengan logo BMW ditengah mesin

Penarikan ini akan mempengaruhi mobil seri-5 dan seri-7 tahun 2012-2017

Menurut BMW, varian yang terpengaruh oleh penarikan ini adalah varian mobil dari generasi yang sudah dihentikan prodiksinya, yaitu seri-5 dan seri-7 yang dibuat antara tahun 2012 sampai dengan 2017.

“Perangkat lunak yang dikoreksi akan tersedia untuk kendaraan ini setelah mendapat persetujuan dari pihak berwenang terkait.” kata BMW.

>>> Baca juga berita otomotif lainnya disini

 
back to top