Bentley Flying Spur Hybrid, Paling Irit Yang Pernah Mereka Luncurkan

08/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Bentley Flying Spur Hybrid hadir dengan mesin bensin V6 twin-turbocharged 2,9 liter yang dikawinkan dengan motor listrik untuk menghasilkan gabungan 536 HP.

Bentley Motors memperkenalkan varian terbaru dari Bentley Flying Spur berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), mobil ini merupakan salah satu bentuk tahapan transisi pabrikan asal Crewe, Inggris ini menuju era elektrifikasi.

Mobil ini merupakan Bentley kedua yang telah dielektrifikasi setelah Bentayga Hybrid yang diperkenalkan pada tahun 2019. Sama seperti Bentayga, resep elektrifikasi Bentley membekali mobil ini dengan mesin V6 twin-turbocharged, motor elektrik, dan baterai Lithium-ion.

Performa Setara Dengan Varian V8

Bergabung dengan model V8 dan W12 non-listrik dalam jajaran Flying Spur, plug-in hybrid baru ini menggunakan baterai 14.1 kWh untuk menawarkan jangkauan EV yang diproyeksikan lebih dari 40 km. Dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 4,3 detik dan kecepatan tertinggi 285km/jam, performanya serupa dengan Flying Spur V8.

>>> Lamborghini Aventador Pamit! Hadirkan Versi Pamungkas Dengan 796 HP

Gambar Charge Flying Spur Hybrid

Jika baterai terisi penuh, mobil ini bisa keliling kota hingga 40 km dengan mode EV

Mesin V6 turbo 2.984 cc Flying Spur Hybrid boleh kalah dalam jumlah silinder dan kapasitas, tapi diklaim menghasilkan tenaga 416 HP dan torsi puncak 550 Nm. Belum lagi tenaga hingga 100 kW atau setara 136 HP dan torsi 400 Nm dari motor elektrik yang membantu mengurangi delay akselerasi akibat turbo lag.

Apabila dua sumber tenaga tersebut bekerja bersama, mobil ini mampu memproduksi tenaga hingga 544 dk dan torsi 750 Nm. hanya kalah tenaga 6 HP dan torsi 20 Nm dibanding saudara V8-nya.

Kemampuan Berkendara Elektrik

Tentu yang tidak dimiliki oleh Flying Spur V8 adalah kemampuan berkendara elektrik secara penuh untuk masuk zona-zona rendah emisi. Sayangnya, mobil ini hanya dibekali dengan baterai Lithium-ion yang 14,1 kWh dan diklaim bisa terisi penuh dalam waktu 2 jam 30 menit saja.

>>> Tips Membersihkan Karpet Mobil Selama PPKM, Tak Butuh Peralatan Khusus

Gambar EV Mode Flying Spur Hybrid

Ada mode baru pada layar infotainment Flying Spur

Kapasitas baterai tersebut diklaim cukup untuk membawa Bentley ini keliling kota dengan senyap sejauh 40 kilometer dengan mode full elektrik atau EV Mode. Tapi, kelebihan utama mobil ini adalah efisiensi pada perjalanan jauh karena mobil ini diklaim bisa memberikan jarak tempuh hingga 700 km.

Flying Spur Hybrid adalah mobil teririt yang pernah diproduksi oleh Bentley. Jika Anda konglomerat yang masih pikir-pikir untuk membuang bensin, mungkin mobil seharga € 169.000 atau Rp 2,89 miliar untuk pasar Eropa ini cocok untuk Anda.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top