Begini Cara Mobil Murah Mendukung Ekonomi Kerakyatan

27/07/2021

Pasar mobil

5 menit

Share this post:
Begini Cara Mobil Murah Mendukung Ekonomi Kerakyatan
Artikel ini merupakan pendapat pribadi dari tim kami Purwananda 'Nanda' Budyandaka terhadap mobil murah yang dapat menjadi pendukung ekonomi kerakyatan

Artikel di bawah ini merupakan pendapat pribadi dari tim Cintamobil.com yakni Purwananda 'Nanda' Budyandaka terhadap mobil murah yang dapat menjadi pendukung ekonomi kerakyatan. Bagaimana caranya?

Industri Otomotif Indonesia Adalah Pelopor Ekonomi Kerakyatan

Sejak era 90’an rasanya Indonesia telah memulai lebih dulu untuk menjadi pelopor di Industri Otomotif global. Bukan dalam hal teknologi memang, tapi bagaimana pabrikan mobil di Indonesia dapat menciptakan mobil yang dikhususkan untuk pasar di Indonesia.

Foto Toyota Kijang 1977

Toyota Kijang 1977 adalah salah satu pelopor mobil murah di Indonesia

Sebut saja Toyota Kijang sampai ke era Toyota Avanza bekas. Mobil-mobil ini tidak hanya berperan sebagai alat transportasi, tapi juga menunjang bahkan menjadi penopang kehidupan banyak orang. Ada yang menggunakannya untuk berdagang, tak luput juga yang memanfaatkannya sebagai sarana transportasi massal berbayar, bahasa mudahnya mobil sewaan.

Kisah LCGC Sebagai Mobil Murah Selanjutnya

Tak hanya Toyota, deretan merek mobil lain seperti Suzuki dengan line-up Carry juga banyak mengubah kehidupan masyarakat Indonesia yang menggantungkan pendapatannya pada produk-produk mobil ini. Begitu hebatnya kerja sama berbagai pabrikan mobil dengan Indonesia, bahkan mobil murah berpolusi rendah muncul. Ya! LCGC (Low Cost Green Car) yang lahir berkat kontribusi dan “tanda tangan” dari seorang Presiden yang menjabat saat itu, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

Saya begitu kagum bagaimana keputusan seorang pemimpin negara di tahun 2013 dapat berdampak untuk menggerakkan kembali ekonomi warganya. Ingat ya, saya bukan seorang politisi yang berkampanye saat ini, bahkan saya tidak terafiliasi atau bergabung dengan partai mana pun.

Tapi jika Anda ingat betul saat kebijakan LCGC disetujui, saat itu juga muncul berbagai sumber pendapatan baru untuk masyarakatnya. Ada yang sekadar membeli LCGC karena memang terjangkau harganya, tapi tak sedikit yang menginvestasikan sebagian hartanya untuk membeli mobil ini dan membangun armada taksi online.

Gambar Datsun GO+ Panca T Active

Datsun GO+ Panca jadi mobil murah 7-penumpang pertama di kelas LCGC

Tidak langsung seketika memang, ada tahap saat Datsun memiliki Go+ Panca sebagai senjata andalannya yang menawarkan akomodasi untuk 7 orang penumpang seharga LCGC. Laris manis saat itu, sayangnya tak bertahan lama.

Beberapa tahun kemudian pabrikan terbesar Indonesia mengeluarkan produk yang seketika melibas habis pangsa pasar di kelas LCGC 7 penumpang, Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Tak dapat disangkal soal betapa hebatnya pabrikan mobil yang satu ini ketika menciptakan produk yang ‘cocok’ untuk pasar Indonesia.

Saat itu produk hasil kolaborasi ini membawa sangat banyak kelebihan dibanding rivalnya Datsun Go+ Panca yang sudah melenggang lebih dulu. Sebut saja seperti transmisi otomatis yang belum tersedia di rivalnya, desain lebih mudah diterima, ground clearance lebih tinggi, ruang kabin yang lebih lapang dan yang utama adalah konsumsi bahan bakar yang efisien.

Foto Toyota Calya G 2017

Toyota Calya jadi penantang serius di kelas mobil murah 7-seater

Belum lagi inovasinya dengan memanfaatkan kipas ekstra untuk kabin belakang yang berfungsi layaknya AC double blower di mobil yang lebih mahal. Jangan dilupakan juga soal brand image Toyota yang benar-benar melekat kuat di kepala orang Indonesia. Tidak kalah penting juga soal penggunaan komponen lokal sebanyak lebih dari 80% dan sekarang mungkin mencapai 90%. Artinya harga suku cadang murah dan stoknya pasti melimpah.

 

Diciptakannya mobil LCGC seperti Toyota Calya dan Daihatsu Sigra ini juga seperti bisa memprediksi pandemi yang terjadi di tahun 2020. Pada akhirnya saat kondisi ekonomi memburuk, seperti apapun kemampuan finansial rakyatnya pasti akan memilih barang yang lebih terjangkau tapi tetap dapat memenuhi kebutuhan yang sama dan dapat diandalkan.

Salah satu contohnya adalah tetangga saya yang sebelumnya bimbang untuk membeli Toyota Avanza atau Wuling Confero, akhirnya memutuskan untuk memilih Toyota Calya dengan harga yang lebih terjangkau.

>>> PPKM, Akronim yang Paling Meresahkan Tahun 2021

Mobil Murah Gerakan Perekonomian Dengan Taksi Online

Pada akhirnya pilihan mobil LCGC 7 penumpang seperti ini akan tetap menguntungkan saat memilih dengan rasional dan sesuai dengan kondisi. Mobil seperti ini juga seperti mendukung akselerasi perkembangan profesi baru, seperti taksi online yang dapat menjadi trend mendatang ketika lebih banyak masyarakat yang memilih untuk tidak memiliki mobil setelah pandemi berakhir.

Foto KOL Cintamobil.com

Terbuki mobil murah bisa mendukung ekonomi kerakyatan

Mengingat sebelum pandemi ada banyak wacana yang akan menyulitkan kita semua untuk memiliki mobil. Regulasi emisi gas buang, naiknya tarif parkir di kota, baru dua yang terlihat. Apa lagi yang akan datang? Hanya pemerintah dan Tuhan yang tahu.

>>> Mobil Murah Tetap Dihati, Ini Alasannya!

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Head of Content di Cintamobil.com   About Arfian Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebe
 
back to top