Begini Cara McLaren Buat Supercar Paling Ringan di Kelasnya

02/10/2020

Pasar mobil

2 menit

Share this post:
Begini Cara McLaren Buat Supercar Paling Ringan di Kelasnya
Sebagai salah satu produsen kendaraan berperforma tinggi, McLaren bahkan mampu memproduksi McLaren Elva, supercara paling ringan di kelasnya. Bagaimana caranya?

Penggunaan bahan serat karbon menjadi fundamental bagi pabrikan yang ingin mengurangi bobot kendaraan untuk mendapatkan kecepatan maksimal. Begitu pula dengan yang dilakukan oleh McLaren yang meresmikan pabrikan produksi bodi serat karbon sendiri. Inilah yang membuat pabrikan asal Inggris tersebut mampu memproduksi supercar paling ringan di kelasnya.

Memproduksi bodi berbobot ringan

Dengan membuat tabung produksi bekerja lebih cepat, lebih murah, dan dengan spesifikasi lebih ringan dibandingkan sebelumnya, McLaren bisa memasuki fase produksi mobil listrik dengan efisien. Sebagaimana dijelaskan oleh CEO McLaren, Mike Flewitt, kelebihan ini merupakan kunci kesuksesan perusahaan di tahun 2020.

>>> McLaren Pangkas Produksi Elva, Tak Sampai 150 Unit

"Massa kendaraan adalah musuh performa, apakah mobil memiliki mesin pembakaran internal konvensional atau powertrain yang sepenuhnya dialiri listrik. Jadi memiliki mobil dengan bobot yang lebih kecil adalah prioritas mutlak bagi kami — dan salah satu alasan McLaren Automotive berinvestasi besar-besaran di McLaren Composites Technology Center, fasilitas produksi dan inovasi material komposit Inggris kami sendiri,” jelas Mike.

McLaren mulai mengembangkan bodi berbahan dasar karbon, termasuk MonoCage yang digunakan pada McLaren 765LT. Evolusi terbaru dari sasis MonoCell milik McLaren sekarang didesain dan diproduksi sendiri. Sebelumnya, McLaren menggunakan bodi serat karbon monokok dari perusahaan asal Austia, Carbo Tech, ketika memproduksi supercar McLaren MP4-12C puluhan tahun lalu.

>>> Markas McLaren di Woking Inggris Akan Dijual

Pabrikan penghasil supercar paling ringan

Dengan McLaren Composites Technology Centre sudah bisa dijalankan, McLaren memiliki pabrikan produksi yang lebih dekat dibandingkan ketika menggunakan jasa Carbo Tech. Terlebih setelah memperbaharui teknologi dry-shaping dari pembuatan mesin yang lebih tinggi, McLaren memiliki proses manufaktur yang efisien.

generasi terbaru McLaren Elva supercar teringan
McLaren Elva, supercar berbobot tingan nan kencang dari McLaren

Dilansir dari The Drive, 1 meter persegi bahan serat karbon dipotong dengan laser dengan bentuk persegi hingga memiliki berat yang sangat ringan, seperti dua lembar kertas A4. Setiap milimeter membutuhkan tujuh lapisan serat karbon. Satu bagian MonoCell memiliki ketebalan hingga 20 milimeter. Serat karbon dibuat tebal, namun tetap ringan untuk digunakan pada mobil produksi.

Secara keseluruhan, pencetakan resin dan mesin CNC milik McLaren mampu menghasilkan serat karbon 45% lebih ringan dari alumunium, dan sekitar 80% lebih ringan dari baja. Pengurangan bobot kendaraan ini sangat bermanfaat bagi McLaren yang ingin meningkatkan performa kendaraan, sebagaimana yang digunakan pada supercar paling ringan terbaru milik McLaren, McLaren Evla.

>>> Review McLaren Elva 2020: Tanpa Atap. Tanpa Kaca, Tapi Kencang dan Diproduksi Terbatas

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Berita lain

McLaren Pangkas Produksi Elva, Tak Sampai 150 Unit

24/09/2020

Mobil baru

4 menit

Akibat pasokan spare part dan produksi yang terhambat karena pandemi Covid-19, McLaren memangkas produksi hypercar atap terbuka Elva, yang kini tak sampai 150 unit.

Lihat juga

Lil Wayne Dapat Kado Ulang Tahun McLaren 720S

23/09/2020

Event - Promosi

5 menit

Lil Wayne memang terkenal sebagai koletor mobil sport dan mobil mewah. Dan belum lama ini rapper yang juga sekaligus produser laber rekaman itu mendapat kado ulang tahun berupa satu unit McLaren 720S 2020.

Lihat juga

McLaren Senna GTR Dapatkan Edisi Khusus Pemenang Le Mans 1995

21/09/2020

Mobil baru

4 menit

Tepat 25 tahun setelah kemenangan legendaris Le Mans 1995, MSO menghadirkan lima unit McLaren Senna GTR dengan livery yang terinspirasi dari F1 GTR LM pemenang balapan ketahanan 24 jam itu.

Lihat juga

Markas McLaren di Woking Inggris Akan Dijual

11/09/2020

Pasar mobil

3 menit

Markas McLaren di Woking Inggris yang merupakan pusat penelitian dan pengembangan mobil perusahaan akan dijual. Upaya ini dilakukan untuk menstabilkan keuangan.

Lihat juga

McLaren Rilis Platform Baru, Jadi Basis Supercar Hybrid

27/08/2020

Mobil baru

3 menit

McLaren tengah menyiapkan sasis baru yang akan jadi basis dari line-up McLaren generasi berikutnya, termasuk supercar hybrid yang akan dirilis tahun 2021.

Lihat juga