
Covid19 diprediksi akan dijadikan endemic, berarti ada harapan jika pasar otomotif Indonesia bakal naik lagi dan jaya seperti di tahun-tahun sebelum pandemic (2019 ke belakang). Daihatsu Indonesia pun punya pandangan agar pasar mobil nasional semakin berkembang.
Pasar Otomotif Tanah Air Naik Jika...
"Kalau kita benchmark, China berapa mereka punya GDP (Gross Domestic Product), pada waktu dia 4.500-an itu dia pasarnya 25-an juta, kita ini GDP-nya kan agak turun ya ke 3.500 dari 4.000," ujar Amelia Tjandra, yang menjabat sebagai Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).
Wanita yang akrab disapa Amel ini pun melanjutkan, "Asumsi sepertiganya China kalau dia 24 (juta) aja sepertiganya itu kan 8 juta pasarnya, (itupun) kalau ada daya belinya, sekarang ini kita pasarnya 1 juta aja belum," lanjut Amel sapaan akrab Amelia Tjandra.
Line Up Daihatsu kian diterima di Pasar Mobil Nasional
"Oleh karena itu mereka melihat, kalau pemerintah Indonesia bisa meningkatkan GDP (daya beli), maka pasar mobil Indonesia akan berkembang atau bisa lebih berkembang," yakin Amel.
"Walaupun sekarang diinstabilkan karena melawan Covid, incomenya mulai naik (sudah mulai), pada dasarnya yang diperlukan adalah ekonomi yang stabil dan daya beli, kalau itu ada pasar pasti naik, dan Indonesia masih punya potensi growth (pertumbuhan) yang luar biasa," kata alumni Universitas Trisakti jurusan Akuntansi itu.
>>> 1,1 Juta 'Mobil Murah' Lahir di Pabrik Daihatsu Indonesia Selama 8 Tahun
Pasar Bakal Naik Terus
Hal yang sama pun diamini oleh Hendrayadi Lastiyoso, selaku Marketing and CR Division Head PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO). "Bulan April ini saya memprediksi karena mudik sudah mulai boleh," kata pak Hend sapaan karib Hendrayadi Lastiyoso.
Pasar Otomotif Indonesia diyakini makin berkembang
"Itu saya memprediksi pasar otomotif akan naik lagi bulan April ini minimal 10% itu akan terjadi, kita juga di Daihatsu melihat dari hari ke hari ini tren nya juga meningkat. Masuk ke kuartal kedua mudah-mudahan trennya naik dan trennya terus tumbuh," tutup pak Hend.
>>> Mudik 2022 Naik Mobil Daihatsu Enggak Perlu Khawatir, Ini Sebabnya