Bakal Diproduksi Lokal, Harga Mobil Hybrid Toyota Bisa Rp 300 Jutaan?

04/11/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Toyota bakal memproduksi mobil hybrid dalam negeri mulai tahun 2022. Akankah dengan rencana produksi lokal harga mobil hybrid Toyota bisa Rp 300 jutaan?

Toyota telah mengumumkan rencana elektrifikasinya di Indonesia. Salah satunya adalah memproduksi mobil berjenis hybrid di dalam negeri. Di Indonesia, Toyota merupakan produsen yang paling banyak menawarkan model mobil hybrid. Adapun deretan mobil hybrid yang dijual Toyota di Indonesia yakni Camry Hybrid, Corolla Cross Hybrid, Corolla Altis Hybrid, dan C-HR Hybrid.

Dari keseluruhan model itu, belum ada satupun yang diproduksi di Tanah Air melainkan didatangkan secara utuh dari Thailand dan Jepang. Walhasil harga jual mobil hybrid Toyota masih terbilang jauh dari jangkauan kebanyakan orang Indonesia. 

Toyota C-HR

C-HR Hybrid masih diimpor dari Thailand

>>> Toyota Avanza Hybrid dan Innova Hybrid Hadir di Indonesia Tahun 2022?

Mobil Hybrid Toyota Bisa Dijual Rp 300 Jutaan?

Perlu diketahui, harga mobil hybrid Toyota saat ini paling murah dibanderol Rp 506,1 juta yakni pada model Corolla Cross. Kemudian termahal Rp 767 juta pada Camry hybrid. Harga tersebut sudah mengalami penyesuaian dan turun dengan besaran berbeda berkat penerapan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) berdasarkan emisi serta konsumsi BBM. 

Harapannya, dengan memproduksi mobil hybrid dalam negeri harga jualnnya tentu bisa lebih terjangkau dan perlahan tapi pasti membuat masyarakat mau beralih. 

"Harapan kami dengan local produk bisa lebih sesuai dan harganya kompetitif. Tapi detail harganya nanti ya kalau sudah lebih jelas," ungkap Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy belum lama ini. 

Setidaknya agar bisa lebih terjangkau oleh masyarakat harga mobil hybrid bisa dijual paling mahal Rp 300 jutaan. Mengapa tak lebih dari Rp 300 juta? Ya, berdasarkan catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mobil di kisaran Rp 200-300 jutaan masih menjadi incaran utama orang Indonesia.

Camry Hybrid

Aturan PPnBM baru bikin harga Camry merosot, harganya tak lagi tembus Rp 800 juta

Oleh sebab itu, bila ingin mobil hybrid populer layaknya mobil konvensional selisih harganya tak bisa terlampau jauh. Sejauh ini, kontribusi kendaraan elektrifikasi memang masih kecil dari keseluruhan penjualan Toyota. Namun tiga tahun belakangan jumlahnya terlihat meningkat.  

Kalau membandingkan dengan situasi sekarang, masih ada selisih Rp 200 jutaan antara mobil konvesional yang paling banyak diburu dengan mobil hybrid. Peluang menghadirkan mobil hybrid Toyota dengan harga Rp 300 jutaan memang terbuka lebar. Mengingat Toyota pernah berujar bahwa model hybrid yang akan dihadirkan merupakan mobil massal.

"Apalagi kalau model-model tersebut sudah diterima di pasar ekspor, jadi sekaligus kan untuk domestik dan pasar ekspornya, ya teman-teman bisa baca lah kira-kira arahnya ke mana," beber Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT TMMIN Bob Azam beberapa waktu lalu. 

>>> Toyota Camry Hybrid Makin Canggih, Harganya Tak Sampai Rp 800 Juta

Mobil Elektrifikasi Lain Bakal Menyusul

Pernyataan itu sontak menyorot pada dua mobil MPV andalannya yang terbilang sukses mengisi pasar Indonesia sekaligus ekspor. Adalah Innova dan juga Avanza yang memenuhi 'syarat' tersebut. Tapi Toyota masih merahasiakan itu semua. Yang jelas, produksi mobil hybrid Toyota pertama kali akan lahir mulai tahun 2022.

Toyota Avanza

Akankah Toyota menghadirkan Avanza versi hybrid?

Toyota sendiri memang menargetkan akan ada 10 mobil listrik beragam jenis yang akan lahir hingga tahun 2025. Kabarnya Toyota Avanza Hybrid dan Innova hybrid juga termasuk di dalamnya. Untuk mendukung hal itu, Toyota telah menyiapkan investasi senilai USD 2 Miliar dalam 5 tahun ke depan. Toyota juga memperkirakan konsumsi bahan bakar akan mengalami penurunan hingga 126 juta liter bahan bakar pada tahun 2025.

>>> Harga Mobil Hybrid di Indonesia Turun hingga Rp 120 Jutaan!

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top