Bagaimana Cara GIIAS 2020 Tetap Terselenggara di Tengah Pandemi Covid-19?

15/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Pameran otomotif tahunan GIIAS 2020 dipastikan tetap dihelat mulai akhir Oktober mendatang. Lalu bagaimana cara GIIAS tetap terselenggara di tengah pandemi?

Mewabahnya virus corona atau Covid-19 sejak awal tahun ini menggagalkan dihelatnya berbagai pameran otomotif dunia. Meski begitu ajang pameran pameran otomotif tahunan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2020 optimis akan tetap dihelat Oktober mendatang.

>>> GIIAS 2020 Dijadwalkan Tetap Dihelat pada 22 Oktober

Gambar menunjukan Kerumunan orang

Banyak langkah preventif yang akan dihadirkan pada GIIAS 2020

Lalu bagaimana cara GIIAS tetap terselenggara di tengah pandemi Covid-19? Berdasarkan asumsi bahwa pandemi Covid-19 akan mereda di bulan Juli, membuat GIIAS Surabaya dijadwal akan dihelat awal September dan GIIAS Jakarta pada akhir Oktober mendatang tentunya dengan mengutamakan langkah preventif pencegahan Covid-19.

"Jadi saat ini kita memang sedang mengumpulkan semua referensi mengenai prosedur tetap mengenai penyelenggaraan pameran di tengah pandemi. Kita sudah dapat dari Asosiasi Perusahaan Pameran Seluruh Dunia dan tentunya kita akan tambahkan lagi untuk di GIIAS, sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini.” kata Agus Riyadi Project Director Seven Event selaku Event Organizer GIIAS dalam sebuah konferensi video, Kamis (14/5/2020).

>>> Auto2000 Gandeng Komunitas Toyota Ciptakan Konten Edukasi di Sosial Media

Gambar menunjukan Mobil dalam kerumunan

GIIAS 2020 akan memaksimalkan penjualan tiket secara online

Agus menambahkan sebagai gambaran GIIAS 2020 akan meminimalisir penjualan tiket one the spot. Selain itu juga akan memperbanyak akses masuk untuk mencegah terkumpulnya banyak pada suatu tempat.

"Kalau kita refleksikan dengan pameran GIIAS, berkaca pada tahun lalu dari 10 hari pameran jumlah pengunjung mencapai 472.000 orang. Berarti dalam satu hari 40.000-an orang hadir setiap hari. Mungkin sebagai salah satu gambarannya kita akan meminimalisir adanya antrian tiket dengan cara lebih banyak menjual tiket secara online. Kemudian juga memperbanyak akses masuk misalnya supaya orang tidak antri di pintu masuk. Selain itu kita juga bisa buat akses jalan lebih lebar agar tidak ada kerumunan orang.” sambung Agus.

>>> Nissan Leaf Sudah Bisa Dipesan, Tapi Ada Syaratnya...

Selain itu GIIAS 2020 juga berencana untuk siapkan protokol tetap untuk APM dengan memberikan jarak lebih antara satu mobil dengan mobil lainnya. Tak hanya itu saja penyemprotan disinfektan juga akan dilakukan.

"Kita juga bisa siapakan protokol tetap untuk APM jika sebelumnya di GIIAS yang normal jarak 1 mobil dengan mobil lainnya hanya 2 mater mungkin kita bisa kasih jarak lebih jauh supaya tidak ada penumpukan pengunjung. Terus ada juga protokol tetap ketika orang masuk melihat mobil sesudahnya di semprotkan disinfektan begitu juga dengan proses test driver kendaraan. Itu semua diharapkan dapat menjamin keselamatan dan kesehatan dari pengunjung pameran." tandasnya.

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada di sini

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top