Awas! Lengah di Jalan Tol dengan Median Terbuka, Mobil Bisa 'Disate'

02/09/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Berkendara memang butuh konsentrasi tinggi. Jangan sampai lengah apalagi saat melintas di jalan tol dengan median terbuka. Lengah sedikit mobil bisa 'disate'.

Angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih mengkhawatirkan. Bahkan setiap 1 jam sekiranya ada 2-3 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Tentunya banyak faktor yang mempengaruhi. Mulai dari kesalahan pengendara itu sendiri hingga permasalahan teknis di jalan yang tak dapat terhindarkan. 

Kondisi median jalan tol yang terbuka pun menjadi salah satu faktornya. Kalau Anda perhatikan, masih ada sejumlah jalan tol yang menerapkan median terbuka. Tol Cipali salah satunya. 

jalan tol Cipali
Ruas Tol Cipali merupakan salah satu yang punya median jalan terbuka

>>> Setiap Hari Kecelakaan Terjadi di Tol Cipali, Ini Penyebabnya

Sejumlah Jalan Tol di Indonesia Punya Median Terbuka

Kondisi median jalan terbuka ini membutuhkan perhatian khusus dari sopir. Artinya, sopir tak bisa lengah ketika berkendara. Kecepatan harus dijaga agar tak melebihi batas. Di samping itu, pastikan kondisi tubuh prima saat mengemudi. Pengendara yang lengah sedikit saja bisa berakibat fatal. 

"Kondisi beberapa tol di kita, medianya terbuka. Sehingga kalau ada tiang tengah jembatan itu sasaran empuk bagi kendaraan yang akan berpindah ngantuk dan lain sebagainya. Karena guard rail kita bentuknya sirip ikan ketika dia lengah bisa masuk ke dalam dan disate," ungkap Senior Investigator KNKT Wildan dalam Webinar baru-baru ini. 

Lebih lanjut Wildan menjelaskan kondisi guard rail alias pagar pelindung di sejumlah jalan tol itu tidak dicor. Akibatnya, bila dihantam mobil dengan kecepatan tinggi kendaraan pun bisa tertusuk di tengah-tengahnya. 

"Guard rail nggak dicor hanya ditanam-tanam sehingga mudah ditembus sebuah mobil. Nggak heran ketika sebuah mobil bisa masuk ke bagian pagar pengaman jalan 5-10 meter menghantam pos-pos yang terhantam oleh kecepatan," sambung Wildan. 

>>> Wadaw! Ada Toyota Avanza Terbalik di Depan Rumah Makan Padang

Upaya Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas Terus Ditempuh

KNKT dan sejumlah pemangku kepentingan juga telah melakukan banyak upaya untuk mengurangi angka kecelakaan tersebut. Mulai dari mendesain chevron marking yang diharap bisa mengendalikan kecepatan kendaraan.

Foto Razia truk ODOL

Truk ODOL nantinya tak boleh masuk tol

Diharapkan juga pihak kepolisian bisa memasang kamera CCTV di banyak ruas tol di Indonesia untuk memantau kecepatan kendaraan. 

Truk Over Dimension Over Loading (ODOL) pun tak luput dari sorotan. Ini sejalan dengan rencana Kementerian Perhubungan menertibkan truk ODOL melintas di jalan tol guna menekan angka kecelakaan lalu lintas. 

"Truk ODOL itu nggak mungkin lari 40 km/jam, lebih baik dia di jalan non-tol karena fatalitasnya nggak tinggi," sebut Wildan. 

>>> Airbag Tak Mengembang, Jeep Grand Cherokee Ringsek Tabrak Truk di Tol Kanci

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top