Aturan TKDN Mobil Listrik Dijadwalkan Selesai Agustus 2020

11/03/2020

Pasar mobil

3 menit

Aturan TKDN Mobil Listrik Dijadwalkan Selesai Agustus 2020
Aturan mobil listrik di Indonesia sedang didiskusikan antar Kementerian. Aturannya dijadwalkan keluar semester kedua tahun ini tepatnya Agustus mendatang.

Mobil listrik dianggap sebagai salah satu masa depan industri otomotif di Indonesia. Bukan hanya mobilnya saja, aturan mobil listrik juga banyak jadi perbincangan karena pemerintah Indonesia sampai saat ini belum sepenuhnya menetapkan aturan untuk kendaraan ramah lingkungan tersebut.

Gambar menunjukan mitsubishi charging point

Anda bisa mengisi mobil listrik milik Mitsubishi di Plaza Senayan

>>> Kemenhub Siapkan Aturan Adanya Suara untuk Mobil Listrik

Guna mempercepat perkembangannya, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian pastikan bahwa aturan akan selesai awal semester kedua tahun ini atau paling lambat Agustus mendatang.

“Konsep regulasinya sudah mulai didiskusikan antar kementerian, memang ada hal-hal yang perlu didiskusikan lebih mendalam yaitu terkait dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kaitannya dengan kemampuan kita produksi baterai listrik.” ungkap Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan, Putu Juli Ardika akhir pekan lalu di Jakarta (6/3).

Putu memaparkan bahwa pemerintah sebelumnya sudah mengeluarkan sejumlah aturan terkait mobil listrik. Sebagai contoh ia menjelaskan bahwa DKI Jakarta telah berikan diskon untuk biaya balik nama kendaraan listrik.

“Selain Jakarta, di Bali dan Jogja sudah ada aturan terkait mobil listrik. Sekarang tinggal kita (Kemenperin) bisa mencapai TKDN mobil listrik sehingga kita bisa jadi lebih mudah memberikan insentif untuk mobil listrik.” sambungnya.

Ketika ditanya kapan keluar aturan mobil listrik, Putu mengungkapkan bahwa aturannya akan keluar sebelum semester kedua tahun ini.  “Kalau ditanya kapan pastinya sesegera mungkin untuk bisa diterbitkan, kita dikasih waktu satu tahun, paling lambat bulan Agustus kita akan terbitkan.” pungkasnya

>>> Review Hyundai Ioniq Electric 2020: Godaan Mobil Listrik Termurah di Indonesia

 

Gambar menunjukan Pengisian daya mobil listrik

Mobil listrik diyakini sebagai salah satu masa depan industri otomotif

>>> Biar Mudah Dikenali, Kemenhub Usul Pelat Nomor Kendaraan Listrik Dibikin Beda

Menilik Perpres No.55/2019, pengembangan untuk aturan mobil listrik di Indonesia harus disertai juga dengan aturan minimum TKDN yang meningkat setiap tahun hingga tahun 2030. Dari tahun lalu hingga 2023 TKDN minimum sebanyak 35 persen.

Aturan ini harus dipenuhi jika pabrikan ingin dapatkan insentif pajak yang diatur dalam PP No 73/2019. Fasilitas yang diberikan adalah PPnBM sebesar 15 persen dengan Dasar Pengenaan Pajak (DPP) sebesar 0 persen dari harga jual mulai 2021. Aturan ini juga merupakan perwujudan insentif fiskal yang disebutkan dalam Perpres No.55/2019.

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap bisa Anda temukan di sini

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top