Aston Martin Punya Bos Baru, Andy Palmer Dipecat

27/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Turunnya permintaan dan dampak dari pandemi virus corona membuat manajemen Aston Martin gantikan CEO Andy Palmer dengan bos Mercedes-AMG, Tobias Moers.

Aston Martin dilaporkan telah menggantikan CEO Andy Palmer dengan Tobias Moers bos dari Mercedes-AMG. Keputusan itu diambil di tengah menurunya penjualan akibat dampak dari pandemi Covid-19.

>>> Penjualan Mobil di Indonesia Jauh Lebih Baik Dibandingkan Malaysia

Gambar menunjukan Andy palmer

Masa bakti Andy Palmer akan berakhir di bulan ini

Tobias Moers telah bersama Mercedes-AMG sejak 1994. Pria berusia 54 tahun itu akan bergabung dengan Aston Martin pada 1 Agustus mendatang menggantikan Palmer yang telah memegang posisi CEO sejak 2014.

"Manajemen telah memutuskan bahwa sekarang adalah saatnya bagi kepemimpinan baru untuk mewujudkan rencana kami." kata Lawrence Stroll, ketua eksekutif Aston Martin, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

>>> Ini Sederet Modus Pemudik Supaya Bisa Balik ke Jakarta

Gambar menunjukan bos AMG Tobias

Tobias Moers akan mengisi CEO baru Aston mulai Agustus mendatang

Saham pembuat mobil asal Inggris ini telah melonjak 38% sejak kabar ini muncul di kota London. Tetapi sejatinya perusahaan telah jatuh bangun bertarung di industri otomotif sejak tahun 2018 akibat permintaan yang lemah untuk beberapa modelnya dan ketidakpastian Brexit.

Pandemi virus Corona atau Covid-19 juga memperkeruh keadaan, memaksa pabrik dan showroom ditutup di seluruh dunia. Aston Martin mencatat kerugian $ 94,4 juta pada kuartal pertama tahun ini, melonjak jauh dibandingkan dengan kerugian sebesar $ 3,9 juta pada periode yang sama tahun lalu.

>>> Facelift Mercedes-Benz E-Class Meluncur dengan Jok Anti-Sinar Matahari

Meski begitu Stroll mengatakan bahwa di bawah kepemimpinan Palmer, ia berhasil memperbarui jajaran mobil sport perusahaan dan membawa SUV pertamanya DBX ke pasar otomotif.

"Saya ingin berterima kasih kepada Andy atas kerja keras, komitmen pribadi, dan dedikasinya kepada perusahaan sejak 2014," kata Stroll, seraya menambahkan bahwa Moers adalah pemimpin yang tepat untuk perusahaan.

"Semua energi saya dan Tobias akan didedikasikan untuk membangun kekuatan yang melekat pada perusahaan, kecakapan tekniknya dan keterampilan orang-orangnya untuk memungkinkan kami menjadi salah satu merek mobil mewah terkemuka di dunia." tutupnya.

>>> Jangan lewatkan kabar terupdate seputar mobil baru di sini

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top