Aston Martin Konfirmasi Valkyrie WEC Tak Akan Pakai Mesin Hybrid

09/09/2019
Menjadi bagian dari kategori Hypercar WEC musim 2020/2021, Aston Martin memastikan Valkyrie WEC yang akan diturunkan tidak mengadopsi konsep hybrid.

Berbarengan dengan akhir pekan Le Mans 24 Jam 2019, FIA dan ACO merancang regulasi baru kelas Hypercar WEC, yang akan memulai debutnya 2020 mendatang. Sampai saat ini, sudah ada dua pabrikan yang mengonfirmasi keikutsertaanya di kelas Hypercar, yaitu Toyota dan Aston Martin.

>>> Aston Martin Valkyrie incar rekor Nurburgring

Berbeda dari Toyota GR Super Sport yang dikonfirmasi menggunakan konsep Hybrid, Aston Martin justru akan menggunakan mesin konvensional pada Valkyrie WEC yang akan memulai debutnya tahun depan.

Sebagai catatan, Aston Martin Valkyrie yang juga melibatkan desainer kondang Adrian Newey dalam proses perancangannya, akan menggunakan mesin Cosworth V12 dipadukan dengan sistem Hybrid KERS (Kinetic Energy Recovery System), yang digunakan oleh mobil F1 generasi saat ini.

Mesin yang digunakan prototype Aston Martin Valkyrie

Mesin V12 yang digunakan Aston Martin Valkyrie menyemburkan tenaga sampai 1000 HP

Mobil tersebut diklaim memiliki tenaga 1160 HP, dengan 1000 HP berasal dari mesin. Mengingat ada batasan tenaga sekitar 750 HP pada mobil Hypercar yang akan berlomba, maka Aston Martin Valkyrie tidak akan menggunakan konsep hybrid seperti mobil jalanannya.

>>> Temukan mobil pilihan dengan harga terbaik di sini

“Kombinasi motor listrik dan mesin pembakaran internal bisa dipadukan, namun harus sesuai dengan batas (tenaga) yang telah ditentukan. Kami memiliki mesin V-12 yang sangat besar, dan itu harus diturunkan tenaganya agar sesuai untuk balapan,” ujar Presiden Aston Martin Racing, David King.

“Mobil (Aston Martin Valkyrie) versi jalanannya akan menggunakan sistem hybrid, sementara mobil balap (Hypercar WEC) nya tidak."

>>> Simak berita terbaru seputar pasar mobil di sini

Prototype Aston Martin Valkyrie

Berbeda dari versi jalanannya, Aston Martin Valkyrie WEC tidak menerapkan teknologi hybrid

Namun demikian, perdebatan tentang sistem penggerak empat roda juga masih jadi pembicaraan hangat dalam penyusunan regulasi WEC Hypercar. Karena baik Toyota ataupun Aston Martin belum memastikan konsep mobil yang mereka gunakan, baik itu penggerak dua ataupun empat roda.

“Anda tidak akan memiliki mesin dengan dimensi dan berat seperti itu (V12), kemudian menambahkannya dengan sistem hybrid dan penggerak elektrik. Oleh karena itu, diskusi perihal persamaan antara mobil penggerak dua dan empat roda sangatlah penting dalam finalisasi regulasi Hypercar WEC,” tutup King.

>>> Berita otomotif terlengkap ada di Cintamobil.com

Derry Munikartono

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
1

berita lain