Aston Martin Batalkan Produksi Rapide E?

15/01/2020

Pasar mobil

3 menit

Aston Martin Batalkan Produksi Rapide E?
Aston Martin merencanakan produksi Rapide E mulai 2019. Namun sampai saat ini belum ada mobil yang keluar dari lini produksi, apakah pabrikan Inggris itu membatalkan produksi mobil listrik pertamanya?

Saat memamerkan konsep Aston Martin Rapide E 2017 lalu, Aston mengatakan sportscar listrik pertamanya akan mulai diproduksi pada 2019. Tahun tersebut telah berlalu, dan belum ada update terbaru sejak Juni, yang terbaru Autocar mengabarkan bahwa produksi Rapide E secara diam-diam dibatalkan.

>>> Aston Martin siapkan pabrik baru untuk perakitan DBX

Detail dari pembatalan produksi Rapide E memang tidak banyak, namun beberapa informasi mengatkan bahwa mobil tersebut dialihkan menjadi proyek riset, yang akan membantu peralihan Aston Martin menuju elektrifikasi dengan merek Lagonda.

Aston Martin Rapide E melakukan demo run di Sirkuit jalanan Monaco

Selain di Shanghai Auto Show 2019, Rapide E juga sempat beraksi di sirkuit F1 Monako

Sebelumnya, Aston Martin Rapide E yang sudah siap produksi sudah dipamerkan di Shanghai Auto Show 2019, April tahun lalu. Mobil tersebut menggunakan dua motor elektrik yang menghasilkan tenaga 602 HP dan torsi 950 Nm, dengan baterai lithium-ion berkapasitas 65 kWh.

>>> Pilihan mobil terlengkap ada di sini

Dengan spesifikasi di atas, Aston Martin Rapide E dapat melesat dari 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari empat detik dengan kecepatan puncak 250 km/jam. Untuk jarak tempuh, Rapide E dapat menempuh jarak lebih dari 322 km dalam sekali pengisian baterai penuh.

Aston Martin Rapide E sedang dicharge

Aston Martin Rapide E dapat menempuh jarak 322 km untuk sekali pengisian baterai penuh

Mengingat proses desain dan pengembangan Aston Martin Rapide E sudah selesai, keputusan membatalkan produksi mobil listrik Aston Martin tersebut terbilang mengejutkan. Hal ini memicu banyak pertanyaan, salah satunya sudah berapa unit dari 155 yang direncanakan terjual dan apakah Aston merugi dengan proyek tersebut. Tampaknya, alasan pabrikan Inggris itu menghentikan produksi adalah soal finansial.

>>> Kabar terbaru pasar mobil nasional dan internasional dapat dilihat di sini

Baru-baru ini, CEO Aston Martin, Andy Palmer menggunakan Trading Statement untuk mengungkapkan “2019 adalah tahun yang mengecewakan, dan kinerja yang mendasarinya gagal memberikan keungungan yang kami rencanakan.”

Palmer juga mengumumkan program pemangkasan anggaran, namun tidak secara terperinci. Namun, bisa jadi Aston Martin Rapide E batal diproduksi karena Aston Martin ingin lebih fokus pada SUV DBX, yang sampai saat ini sudah mendapatkan setidaknya 1.800 pemesan sejak November 2019.

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada di Cintamobil.com

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top