Armada Taksi Pakai MPV, Pamor Sedan Kian Meredup

30/07/2018

Pasar mobil
Share this post:
Armada Taksi Pakai MPV, Pamor Sedan Kian Meredup
Tak hanya ditinggal konsumen individu, sedan juga makin ditinggal konsumen fleet seperti perusahaan-perusahaan taksi.

Deretan sedan bekas taksi siap dijual ke konsumen

Pasar sedan di Indonesia kurang menggembirakan juga berpengaruh di sektor fleet

Dalam beberapa tahun terakhir sedan seperti kehilangan asa. Orang Indonesia tak lagi menjadikan sedan pilihan utama sarana transportasi. Daripada membeli sedan mereka lebih memilih mobil model lain seperti SUV, MPV hingga LCGC. Harga mahal, daya tampung sedikit, serta pajak besar jadi alasan yang tak bisa dipungkiri. Apalagi segmen non sedan sekarang juga berlomba menawarkan kemewahan dan kenyamanan yang tak kalah dari sedan.

Di era tahun tahun 90-an sedan adalah barang mewah dan cukup jadi simbol status sosial. Mobil ini jadi barang buruan utama dan sangat booming. Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan sedan di tahun 90-an pernah mencapai 50.000 dalam setahun.

Hampir tiga dekade berlalu, penjualan sedan terseok-seok. Di semester I 2018 tercatat hanya 4.103 unit. Kalah dibandingkan dengan tahun 2017 yang terjual sebanyak 5.198 unit pada periode yang sama. Tak hanya konsumen individu saja yang beralih dari sedan, pengusaha transportasi macam taksi pun mulai beralih armada dan tidak lagi terpaku pada sedan.

Beberapa perusahaan taksi mulai beralih menggunakan mobil low MPV sebagai armada baru seperti Blue Bird dengan Transmover/Avanza dan Express dengan Wuling Confero.

>>> Deal, Taksi Express Tambah Ratusan Armada Dengan Wuling Confero

Gambar low MPV Transmover jadi armada taksi Blue Bird

Deretan mobil Wuling Confero jadi armada taksi Express

Beberapa perusahaan taksi sudah menggunakan low MPV sebagai armada taksi

Jumlahnya juga tak bisa dibilang sedikit. Semester I 2018 permintaan Transmover taksi sudah mencapai 5.292 unit. Sedangkan Wuling Confero yang digunakan sebagai armada baru taksi Express beberapa waktu lalu sudah dikirim sebanyak 150 unit.

"Setelah tempo hari pengenalan Transmover, kelihatannya pengusaha taksi masih fokus pengadaan dengan menggunakan Limo. Nah sekarang mereka mulai melakukan pengadaan Transmover sesuai dengan kuota yang mereka dapatkan baik untuk peremajaan atau pengadaan baru," tutur Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT Toyota Astra Motor kepada media, Kamis (26/7/2018).

Mendatang, kalau sampai MPV lebih menguntungkan perusahaan taksi dibanding sedan, bukan tak mungkin akan terjadi rombakan besar-besaran secara perlahan tapi pasti. Itu artinya pamor sedan bakal makin meredup dan kian padam.

Lalu sebenarnya, enak mana sih taksi yang menggunakan MPV atau Sedan dimata konsumen? "Wah, kalau buat ramai-ramai mendingan sekelas Avanza yang jadi armada taksinya, 7 hingga 8 orang pun muat," papar Dwi Saputra yang Cintamobil.com temui di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. Lain lagi dengan Firlana Dwi, gadis 24 tahun ini malah lebih suka sedan daripada MPV. "Lebih nyaman yang jelas, pun begitu ketika buru-buru harus ke bandara, sedan enggak bikin penumpang takut jika dibawa ngebut," tutupnya. Well, hanya masalah selera sih.

>>> Beragam berita pasar mobil yang lain bisa Anda dapatkan di sini

Gambar Honda Mobilio taksi Kosti Semarang

Taksi low MPV diharapkan bisa lebih menarik minat konsumen karena daya tampung penumpang lebih banyak

>>> Dapatkan berita mobil baru hanya di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top