Anies Tegaskan Tak Ada Lockdown Jakarta, PSBB Bakal Berlanjut

06/02/2021

Pasar mobil

3 menit

Anies Tegaskan Tak Ada Lockdown Jakarta, PSBB Bakal Berlanjut
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut tak pernah mempertimbangkan opsi untuk melakukan lockdown Jakarta di akhir pekan guna menekan angka penyebaran corona.

Beberapa hari terakhir, berkembang isu yang menyebut bahwa Ibu Kota Jakarta akan menerapkan lockdown di akhir pekan.

Rupanya usulan lockdown Jakarta berasal dari anggota DPR RI Saleh Daulay, mengacu pada kebijakan yang diterapkan di Turki. Dirinya berharap, Jakarta bisa menerapkan lockdown pada akhir pekan sebagai salah satu langkah menekan angka penyebaran virus corona di Jakarta.  Tak mau bola bergulir terlalu jauh, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membantah hal tersebut.

>>> Ingat! Kapasitas Mobil Pribadi saat PSBB Jakarta Dibatasi

Lockdown Jakarta Hanya Sekadar Wacana

Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Anies menyebut bahwa pihaknya tak pernah berencana menerapkan lockdown Jakarta di akhir pekan. 

"Kami tidak di dalam posisi mempertimbangkan apalagi menetapkan bahwa akan ada lockdown di akhir pekan di Jakarta. Saat ini kami masih terus menajalankan kebijakan PSBB sesuai arahan PPKM pemerintah pusat yang kembali diperpanjang," ungkap Anies dalam tayangan video yang diunggah Pemprov DKI Jakarta, Jumat (5/2/2021). 

Menurutnya, penyebaran virus corona tak mengenal waktu dan tidak ada urgensi untuk menerapkan lockdown Jakarta di akhir pekan. 

Tak lupa Anies juga mengingatkan mengingatkan warga untuk menjaga 3M, terus memakai masker, terus menjaga jarak, dan sering mencuci tangan dengan sabun, serta atas kesadaran sendiri berdiam di rumah saja bila tidak ada keperluan esensial. 

Sementara itu, Pemerintah akan terus bekerja keras meningkatkan 3T, yaitu kapasitas testing, kapasitas tracing, dan kapasitas faskes (treatment) untuk perawatan.

“Pembatasan kegiatan dan segala protokol kesehatan yang berlaku di dalamnya harus kita jalankan bersama secara tertib setiap saat, bukan hanya di akhir pekan, dan bukan hanya di malam hari. Virusnya menyebar terus tanpa mengenal waktu,” tambah Anies. 

>>> PSBB Jakarta Berlaku Lagi, Transportasi Umum Cuma Sampai Jam 8 Malam

Masyarakat Diimbau di Rumah Saja

PSBB

Sejumlah kegiatan dibatasi saat PSBB diterapkan

Anies juga menegaskan bahwa berkaca pada kasus lonjakan sebelumnya di mana setiap selesai akhir pekan panjang, kasus selalu naik dalam waktu 1-2 minggu sesudahnya.

Terlebih, pada Minggu depan, kita memasuki akhir pekan panjang perayaan Imlek. Maka dari itu, masyarakat pun diimbau tetap berada di rumah meski ada tanggal merah pekan depan. Di samping itu, masyarakat juga harus mematuhi sejumlah aturan yang diberikan pemerintah termasuk saat berkendara. Mulai dari penggunaan masker di dalam kendaraan dan juga imbauan tak saling berbicara sepanjang perjalanan. 

“Saya imbau, kita semua jangan bepergian ke luar kota, tahan diri untuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian, dan sebisanya di rumah saja bila tidak ada keperluan esensial. Ini penting untuk menjaga kasus aktif tidak terus bertambah. Mari jaga terus diri dan lingkungan kita dengan menegakkan 3M,” pungkas Anies. 

>>> PSBB Diperpanjang Lagi, Begini Tips Menyimpan Mobil di Rumah

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top