Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi Sepakat Mitsubishi Pimpin ASEAN

28/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi umumkan strategi terbaru. Perihal geografis, Renault pimpin pasar Eropa, Nissan di Tiongkok dan Mitsubishi di Asia Tenggara.

Salah satu aliansi otomotif terkemuka dunia Renault-Nissan-Mitsubishi dilaporkan telah menyiapkan strategi baru untuk meningkatkan daya saing dan keuntungan dari ketiga mitra perusahaan. Strategi baru ini tentunya menutup isu perpecahan yang terjadi diantara ketiganya.

Renault-Nissan-Mitsubishi berencana untuk membangun manfaat Aliansi yang ada di berbagai bidang seperti pembelian bersama dengan memanfaatkan posisi kepemimpinan masing-masing dan kekuatan geografis untuk mendukung pengembangan bisnis bersama. Strategi baru ini akan memfokuskan Nissan untuk pasar China, Amerika Utara dan Jepang, sedangkan Renault di Eropa, Rusia, Amerika Selatan dan Afrika Utara, sedangkan Mitsubishi Motors di ASEAN dan Oceania.

>>> Mobil Bekas Bakal Dilirik pada Era New Normal, Asal Perekonomian Stabil

Gambar menunjukan Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi

Mitsubishi dipercaya untuk pimpin Pasar Asia Tenggara 

"Aliansi adalah kemitraan strategis dan operasional yang unik di dunia otomotif dan memberi kami keunggulan kuat dalam lanskap otomotif global yang terus berubah." kata Jean-Dominique Senard, Ketua Dewan Operasi Aliansi dalam keterangan resminya, seraya menambahkan bahwa strategi baru Renault-Nissan-Mitsubishi akan meningkatkan daya saing dan profitabilitas ketiga perusahaan.

"Model bisnis baru Renault-Nissan-Mitsubishi akan memungkinkan aliansi untuk mengeluarkan sebagian besar aset dan kemampuan kinerja masing-masing perusahaan, sambil membangun budaya dan warisan masing-masing. Tiga perusahaan aliansi akan mencakup semua segmen dan teknologi kendaraan, di semua geografi, untuk kepentingan setiap pelanggan, sambil meningkatkan daya saing, profitabilitas berkelanjutan, dan tanggung jawab sosial dan lingkungan masing-masing." tutupnya.

>>> Geneva Motor Show 2021 Terancam Batal karena Alasan Finansial

Gambar menunjukan Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi

Nissan pimpin pasar China dan Renault pimpin pasar Eropa

Gabungan pengiriman global untuk aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi turun 5,6 persen menjadi 10,2 juta kendaraan pada tahun lalu, berada di bawah 10,7 juta penjualan kendaraan Toyota dan 10,9 juta penjualan tahun lalu oleh Volkswagen Group. Penjualan Toyota sendiri secara keseluruhan naik 1,4 persen dan VW naik 1,3 persen.

Melihat dari sejarah aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi ini, mulanya dimulai ketika Renault menyelamatkan Nissan dari kebangkrutan pada tahun 1999 silam dan akhirnya memiliki 43 persen saham pengendali di Nissan sementara Nissan memiliki 15 persen, saham tanpa hak suara di Renault. Tujuh belas tahun berselang, Nissan mengambil alih 34 persen saham Mitsubishi di tahun 2016.

>>> Berita mobil terbaru dan terlengkap ada di Cintamobil.com

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top